23/03/2020
Bismillahir Rahmanir Raheem
Sudahkah waktumu bermanfaat?
Ashr Dari segi bahasa berarti 'memeras'. Allah Ta'ala menunjuk masa pada keseluruhan, bahwa semua manusia merugi dunia dan akhirat-nya. Namun, Allah Ta'ala mengecualikan orang-orang yang Beriman & beramal sholeh, dan orang yang berwasiat dalam kebenaran & berwasiat dalam kesabaran.
1. Iman yang Dilandasi dengan Ilmu, adalah kriteria pertama. Keimanan ini tidak akan terwujud tanpa ilmu, karena keimanan merupakan cabang dari ilmu dan keimanan tersebut tidak akan sempurna jika tanpa ilmu.
2. Mengamalkan Ilmu, Fudhail bin Iyadh -rahimahullah- berkata, "seorang yang berilmu akan tetap menjadi bodoh sampai dia akan dapat mengamalkan ilmunya..." (kutipan husnul Al-ma'mul) Oleh karena itu, seorang yang berilmu tapi tidak beramal tergolong dalam kategori yang berada dalam kerugian, karena bisa jadi ilmu itu malah akan berbalik menggugatnya.
3. Mengajak Manusia kepada Allah Ta'ala, Seyogyanya seorang ketika telah mengetahui kebenaran, hendaklah dia berusaha menyelamatkan para saudaranya dengan mengajak mereka untuk memahami dan melaksanakan agama Allah dengan benar.
4. Kriteria keempat adalah bersabar atas gangguan yang dihadapi ketika menyeru ke jalan Allah ta’ala. Sebab, nilai seseorang tidaklah ditentukan di awal hidupnya, tidak juga di pertengahan hidupnya, tetapi justru di akhir hidupnya. Itulah makna istiqamah atau konsistensi. Imam syafi’iy juga mengatakan: “Apabila seluruh manusia mempelajari surat ini, maka cukuplah ia sebagai petunjuk”.Dengan konsep di atas kita berharap untuk bisa menjadi muslim yang komitmen dengan aqidahnya, yang membentuk komitmen metodologi kita kepada Islam, menjadikan Islam sebagai akhlak dan prilaku sehari-hari, sebagai pribadi, dalam keluarga dan dalam masyarakat. (Dikutip laman www.muslim.or.id).
Posted 2015 April 7
@ Indonesia