10/03/2024
Yayasan Pembinaan dan Pendidikan Islam (YPPI) AL-IKHLAS
ILMU ADALAH CAHAYA DAN KEBODOHAN ADALAH KEGELAPAN
Yayasan Pembinaan dan Pendidikan Islam (YPPI) AL-IKHLAS adalah suatu lembaga yang bergerak pada bidang pendidikan Islam
10/03/2024
25/11/2023
SELAMAT HARI GURU NASIONAL 2023
*10 Adab Murid terhadap Guru Menurut Imam al-Ghazali*
https://aswajanucenterjatim.or.id/10-adab-murid-terhadap-guru-menurut-imam-al-ghazali.html
Dalam proses pembelajaran, murid membutuhkan orang alim atau yang umum disebut dengan guru, ustadz, atau kiai. Murid dan orang alim perlu berinteraksi. Oleh karena itu ada adab-adab tertentu yang harus diperhatikan seorang murid terhadap gurunya sebagaimana dinasihatkan oleh Imam al-Ghazali dalam risalahnya berjdudul al-Adab fid Din dalam Majmu’ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, t.th., halaman 431) sebagai berikut:
آداب المتعلم مع العالم: يبدؤه بالسلام ، ويقل بين يديه الكلام ، ويقوم له إذا قام ، ولا يقول له : قال فلان خلاف ما قلت ، ولا يسأل جليسه في مجلسه ، ولا يبتسم عند مخاطبته ، ولا يشير عليه بخلاف رأيه ، ولا يأخذ بثوبه إذا قام ، ولا يستفهمه عن مسألة في طريقه حتى يبلغ إلى منزله، ولا يكثر عليه عند ملله.
Artinya, “Adab murid terhadap guru, yakni: mendahului beruluk salam, tidak banyak berbicara di depan guru, berdiri ketika guru berdiri, tidak mengatakan kepada guru, “Pendapat fulan berbeda dengan pendapat Anda”, tidak bertanya-tanya kepada teman duduknya ketika guru di dalam majelis, tidak mengumbar senyum ketika berbicara kepada guru, tidak menunjukkan secara terang-terangan karena perbedaan pendapat dengan guru, tidak menarik pakaian guru ketika berdiri, tidak menanyakan suatu masalah di tengah perjalanan hingga guru sampai di rumah, tidak banyak mengajukan pertanyaan kepada guru ketika guru sedang lelah.”
Dari kutipan di atas dapat diuraikan kesepuluh adab murid terhadap guru sebagai berikut:
*Pertama,* mendahului beruluk salam. Seorang murid hendaknya mendahului beruluk salam kepada guru. Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim bahwa yang kecil memberi salam kepada yang besar.
*Kedua,* tidak banyak berbicara di depan guru. Banyak berbicara bisa berarti merasa lebih tahu dari pada orang-orang di sekitarnya. Apa bila hal ini dilakukan di depan guru, maka bisa menimbulkan kesan seolah-seolah murid lebih tahu dari pada gurunya. Hal ini tidak baik dilakukan kecuali atas perintah guru.
*Ketiga,* berdiri ketika guru berdiri. Bila guru berdiri, murid sebaiknya lekas berdiri juga. Hal ini tidak hanya penting kalau-kalau guru memerlukan bantuan sewaktu-waktu, misalnya uluran tangan agar segera bisa tegak berdiri, tetapi juga merupakan sopan santun yang terpuji. Demikian p**a jika guru duduk sebaiknya murid juga duduk.
*Keempat,* tidak mengatakan kepada guru, “Pendapat fulan berbeda dengan pendapat Anda.” Ketika guru memberikan suatu penjelasan yang berbeda dengan apa yang pernah dijelaskan oleh orang lain, sebaiknya murid tidak langsung menyangkal penjelasan guru. Sebaiknya murid meminta izin terlebih dahulu untuk menyampaikan pendapat orang lain yang berbeda. Jika guru berkenan, murid tentu boleh menyampaikan hal itu.
*Kelima,* tidak bertanya-tanya kepada teman duduknya sewaktu guru di dalam majelis. Dalam majlis ta’lim atau kegiatan belajar mengajar di kelas, murid hendaknya bertanya kepada guru ketika ada hal yang belum jelas. Hal ini tentu lebih baik daripada bertanya kepada teman di sebelahnya. Lebih memilih bertanya kepada teman dan bukannya langsung kepada guru bisa membuat perasaan guru kurang nyaman.
*Keenam,* tidak mengumbar senyum ketika berbicara kepada guru. Guru tidak sama dengan teman, dan oleh karenanya tidak bisa disetarakan dengan teman. Seorang murid harus memosisikan guru lebih tinggi dari teman sendiri sehingga ketika berbicara dengan guru tidak boleh sambil tertawa atau bersenyum yang berlebihan.
*Ketujuh,* tidak menunjukkan secara terang-terangan karena perbedaan pendapat dengan guru. Bisa saja seorang murid memiliki pendapat yang berbeda dengan guru. Jika ini memang terjadi, murid tidak perlu mengungkapkannya secara terbuka sehingga diketahui orang banyak. Lebih baik murid meminta komentar sang guru tentang pendapatnya yang berbeda. Cara ini lebih sopan dari pada menunjukkan sikap kontra dengan guru di depan teman-teman.
*Kedelapan,* tidak menarik pakaian guru ketika berdiri. Ketika guru hendak berdiri dari posisi duduk mungkin ia membutuhkan bantuan karena kondisinya yang sudah agak lemah. Dalam keadaan seperti ini, murid jangan sekali-kali menarik baju guru dalam rangka memberikan bantuan tenaga. Ia bisa berjongkok untuk menawarkan pundaknya sebagai tumpuan untuk berdiri; atau sesuai arahan guru.
*Kesembilan,* tidak menanyakan suatu masalah di tengah perjalanan hingga guru sampai di rumah. Jika ada suatu hal yang ingin ditanyakan kepada guru, terlebih jika itu menyangkut pribadi guru, tanyakan masalah itu ketika telah sampai di rumah. Tentu saja ini berlaku terutama kalau perjalanan dengan menaiki kendaraan umum.
*Kesepuluh,* tidak banyak mengajukan pertanyaan kepada guru ketika guru sedang lelah. Dalam keadaan guru sedang lelah, seorang murid hendaknya tidak mengajukan banyak pertanyaan yang membutuhkan jawaban pelik, misalnya. Dalam hal ini dikhawatirkan guru kurang berkenan menjawabnya sebab memang sedang lelah sehingga membutuhkan istirahat untuk memulihkan stamina.
Demikian kesepuluh adab murid terhadap guru sebagaimana dinasihatkan oleh Imam al-Ghazali. Jika diringkas, maka pada intinya adalah seorang murid hendaknya berlaku hormat kepada guru baik dengan sikap-sikap tertentu maupun dengan pandai-pandai menjaga lisan. Ia hendaknya tahu kapan dan bagaimana sebaiknya ia berbicara kepada guru termasuk ketika hendak mengajukan pertanyaan. Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta
Sumber: https://islam.nu.or.id/post/read/109867/sepuluh-adab-murid-terhadap-guru-menurut-imam-al-ghazali
10 Adab Murid terhadap Guru Menurut Imam al-Ghazali - Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur Dalam proses pembelajaran, murid membutuhkan orang alim atau yang umum disebut dengan guru, ustadz,…
13/11/2023
Tanggal 1 Jumadil ula 1445 H bertepatan pada hari Rabu, 15 November 2023
29/09/2023
Launching & Sosialisasi Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama
اَاللّٰهُمَّ اغْفِرْلَنَا اِنَّكَ كُنْتَ غَفَّارًا
اَرْسِلِ السَّمَآءَ عَلَيْنَا مِدْرَارًا
وَاَمْدِدْنَا بِاَمْوَالِ وَبَنِيْنَ
وَاجْعَلْ لَّنَا جَنَّاتٍ وَّاجْعَلْ لَّنَا اَنْهَارًا
Gusti lautan hampura Hapunten abdi sadaya
Mugi enggal dilungsurkeun hujan anu sering tea
Mugi seueur anak incu, harta banda ngalaleya
Wahangan jeung kebon2 pararinuh salarea
27/06/2023
Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Hari Raya Idul Adha 1444 H / 2023 M jatuh pada Hari Kamis, 29 Juni 2023
27/11/2016
02/10/2016
Pawai obor santriwan/wati MDTA AL IKHLAS beserta MDTA lainnya se desa mekarmukti juga warga masyarakat dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1438 H
22/05/2016
Wisuda Santri MDTA AL-IKHLAS Tahun Pelajaran 2015/2016, minggu 22/5/2016 Cisarua Lembang KBB
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Jalan Cicalengka RT. 04 RW. 03 Desa Mekarmukti Kec. Cihampelas Kab. Bandung Barat
Bandung
40767