Zaidan Educare - Bandung

Zaidan Educare - Bandung Mengakrabi buah hati, mengawalnya dengan gembira, menyentuhnya dengan makna. Sekolah Ramah Anak Zaidan Educare
(Call Center : 081321113081)

Zaidan EduCare dengan visi : Menjadi Sekolah Unggul dan Terpercaya dalam Mendidik dan Membina Generasi Berkarakter.

Risalah Keluarga Ramah Anak Edisi 7 Maret 2022NAIK KELASOleh: Miarti Yoga ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆAllohumma sholli โ€˜alaa muhammad.Selawat ...
28/03/2022

Risalah Keluarga Ramah Anak
Edisi 7 Maret 2022

NAIK KELAS
Oleh: Miarti Yoga

๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ

Allohumma sholli โ€˜alaa muhammad.
Selawat dan salam terhatur untuk kekasih Allah, Muhammad Sholallaahu โ€˜alaaihi wasallam.

Terkisahkan, seseorang yang mengikutsertakan para muridnya dalam sebuah kontestasi atau sebuah ajang perlombaan. Dari sekian muridnya yang diikutkan dalam perhelatan seleksi tersebut, tak ada satu pun yang berhasil lolos. Alasannya pun sangat sederhana. Yakni, belum memenuhi kriteria.

Namun entah karena alasan apakah, pada akhirnya beliau โ€œbaperโ€ tersebab tak lolosnya sang murid dalam konestasi tersebut.

Adapun para panelis, telah berjuang seobjektif mungkin, melakukan takaran dan penimbangan yang hati-hati, mencerna โ€œtrack recordโ€ para kontestan, bahkan sampai melakukan konfirmasi langsung terhadap kemamampuan mereka masing-masing.

Namun tidak dengan beliau sang guru dari sekelompok kontestan yang tak lolos itu. Mengejar, memepertanyakan, berpersuasi dan โ€œkeukeuhโ€ minta diloloskan.

Tafakur dari subjektivitas cerita tersebut, bahwa ada yang jauuuuuuuh lebih berharga di atas sebuah capaian (baik prestasi maupun pestise), yakni PERJALANAN. Lebih tepatnya, perjalanan menempuh proses, perjalanan kebaikan diri, perjalanan amal, perjalanan kepahaman.

Jadi, jika hari ini kita bersikukuh untuk dapat lolos dari sebuah kontestasi atau dari sebuah kompetisi, lalu kita tidak mau tahu dengan segala kekurangan diri, ini sangat tidak adil.

Demikian juga dengan sebuah cerita. Seseorang dengan kondisi baru saja mendapatkan sebuah posisi di tempat kerjanya. Seketika, dirinya langsung berubah etika. Menjadi berkelebihan percaya diri, menjadi lebih berani berbicara, mendadak bergaya boss, berani perintah ini perintah itu, dan relatif menganggap subordinat terhadap orang di sekitarnya.

Sikapnya pun melahirkan reaksi dari sisi kanan kiri depan belakang. Karena memang banyak ketaknyamanan yang didapat dari sikap-sikapnya yang mengemuka.

Maka lagi-lagi menjadi sebuah renungan. Bahwa HAKIKAT dari NAIK KELAS adalah sebuah KESIAPAN. Kesiapan beramal lebih, kesiapan memiliki kemanfaatan lebih, kesiapan menanggung tanggung jawablebih, kesiapan melahirkan gagasan, kesiapan berpikir lebih mutakhir. Bukan sebaliknya, yakni sebagai ajang BERGAYA, atau kalau dalam istilah orang Sunda, โ€œgagayaanโ€.

Jika sebuah capaian yang didapat atau diharapkan itu untuk sebuah prestise, untuk sebuah konteks โ€œgagayaanโ€, maka sayang benar dengan konteks NAIK KELAS yang ada. Karena naik kelas itu sendiri bukanlah sesuatu yang sifatnya instan, bukan sesuatu yang sifatnya pragmatis, dan bukan sesuatu yang sifatnya โ€œasak dikarbitโ€ (matang karbitan).

Dan ini sangat filosofis dengan dunia pengasuhan. Sebuah dunia di mana kita menghadapi anak-anak dengan segala perniknya.

Maka betapa wajar bagi kita untuk memberikan sokongan ketangguhan bagi anak-anak. Anak-anak dengan bekal ketangguhan, dengan bekal kesabaran menempuh proses, minimal mereka mampu mengelola EKSPEKTASI. Mengelola agar harapan-harapannya berada dalam tujuan yang lurus.

Bayangkan. Sesederhana anak kita diancam โ€œNanti Papa marahโ€ saat dirinya sedang memainkan benda milik ayahnya, tanpa sadar, kita sedang mengantarkan rasa takut yang salah. Artinya, anak kita bukan diantarkan untuk khawatir jika bendanya rusak atau berbahaya, melainkan diantarkan untuk takut pada manusia. Dan rasa takut atau khawatir yang salah pun bagian dari tujuan yang salah.

Atau sesederhana kita mempersilakan (membolehkan) anak untuk mencontek saat tengah ujian, ini pun praktik pengawalan pola pikir yang tak ramah. Mengapa? Karena dengan konteks mereka boleh membawa dan melihat kertas contekan, itu setara dengan mengarahkan tujuan yang salah. Itu langkah pragmatis. Dan tentu saja tak diharapkan.

Jadi, ketika hari ini anak diarahkan sebuah tujuan yang salah, bukan tak mungkin bila kelak dewasa nanti mereka โ€œkeukeuhโ€ meraih sesuatu tanpa menimbang sisi-sisi kekurangan yang ada.

Terima kasih dan salam pengasuhan.

------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, silakan Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.

Risalah Keluarga Ramah Anak Edisi 21 Maret 2022YANG TERLENAKAN OLEH BUDAYA IKUT-IKUTANOleh: Miarti Yoga๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆAyah Bund...
21/03/2022

Risalah Keluarga Ramah Anak
Edisi 21 Maret 2022

YANG TERLENAKAN OLEH BUDAYA IKUT-IKUTAN
Oleh: Miarti Yoga

๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ

Ayah Bunda yang dirahmati Allah. Maish tentang ketangguhan. Konteks adversity quotient.

Di sebuah kampung antah berantah. Terdapat semacam persepsi pada sebagia besar anak-anak dan remaja tentang konteks โ€œkerenโ€, tentang konteks โ€œwahโ€, tentang konteks โ€œwowโ€. Rerata mereka, merasa keren manakala berpakaian bagus, manakala menggunakan merk tertentu, manakala bisa mengikuti gaya hidup orang lain, bahkan manakala sudah terlibat ke dalam โ€œkenakalan remajaโ€. Adapun fenomena tersebut terjadi secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Contohnya?

1. Sebagian besar anak laki-laki yang sudah lulus dari jenjang SMP, seolah-olah sudah mendapat โ€œkartu legitimasiโ€ untuk dapat bebas merokok. Terlepas, dari mana mereka mendapatkan biaya untuk membelinya. Dan dengan merokoknya itu, mereka merasa keren. Merasa โ€œwowโ€ dengan apa yang dilakukannya.

2. Sebagian besar anak perempuan dari mulai SD kelas 5 atau kelas 6, rerata sudah mempunyai teman dekat. Bahasa vulgarnya, โ€œsudah punya pacar. Fenomena ini menjadi rasa keren tersendiri, di mana gadis-gadis tersebut merasa dirinya cantik, pantas, terlepas urusan akademik seperti proses dan hasilnya. Yang terpenting bagi mereka, dengan punya pacar, mereka itu keren. Dengan kata lain, โ€œpunya pacar dulu, prestasi nomor sekian.

3. Sebagian anak sekolah, baik tingkat SD, SMP, SMA, rata-rata hidup secara berkelompok. Ada kelompok yang doyan sekali dengan urusan jalan-jalan hingga โ€œngaliwetโ€, ada p**a sebagian kecil para siswa yang fokus dan lebih banyak mengoptimalkan waktu untuk kerja kelompok. Ironisnya, anak-anak yang hanya menghabiskan waktunya untuk main, mudah sekali berkomentar hingga menertawakan. Bahkan mereka merasa sangat keren ketika mampu menertawakan keberadaan orang lain.

Rangkaian contoh di atas, betul-betul menggejala dan berlaku secara turun temurun. Artinya, fenomena merokok, fenomena berhenti mengaji saat sudah lulus SD, fenomena punya pacar, fenomena โ€œabring-abringanโ€, cukup kuat terwariskannya dari generasi ke generasi. Jika ditafakuri, fenemona social apakah ini? Fenomena pemahamankah yang masih kurang dari para orang tua dan tokoh terkemuka di wilayahnya? Fenomena minimnya edukasikah?

Semoga kita hadir sebagai orang tua yang lebih awas dan mawas. Hadir sebagai orang tua yang mampu meretas definisi dan persepsi tentang keren di mata anak-anak. Jangan biarkan mereka merasa keren saat mengenakan produk dari merk tertentu, di mana mereka tak paham bagaimana cara mendapatkannya. Jangan p**a mereka merasa bangga dan terlena sebagai anak dari keluarga berkecukupan. Karena hakikat dari perasaan bangga itu sejatinya diimbangi dengan produktivitas dan nilai-nilai perjuangan.

Mari hadirkan beban yang seimbang. Untuk kedewasaan yang mencerdaskan.

Terima kasih dan salam pengasuhan.

------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, silakan Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.

BismillaahirrahmaanirrahiimSemangat pagi โœŠSemangat mengawali pekan dengan energi positif. ๐Ÿ’Semangat untuk kelas 1, 2 dan...
14/03/2022

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Semangat pagi โœŠ
Semangat mengawali pekan dengan energi positif. ๐Ÿ’

Semangat untuk kelas 1, 2 dan 3 melaksanakan kegiatan "Qur'an Day" 2022.

Risalah Keluarga Ramah AnakEdisi 14 Maret 2022BELAJAR ADAB DARI FILOSFI JAGA JARAKoleh: Miarti Yoga๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜Ayah Bunda yan...
14/03/2022

Risalah Keluarga Ramah Anak
Edisi 14 Maret 2022

BELAJAR ADAB DARI FILOSFI JAGA JARAK
oleh: Miarti Yoga

๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜

Ayah Bunda yang dirahmati Allah. Sejenak kita berkenalan dengan beberapa istilah dalam Bahasa Sunda, yang makna umumnya adalah *santun*.

Contohnya adalah:
1๏ธโƒฃ _madep_
2๏ธโƒฃ _ajrih_
3๏ธโƒฃ _rengkuh_
Ketiganya cukup familier di kalangan para orang tua di tatar Sunda.

Lalu apa hubungannya dengan konteks *jaga jarak* yang mengemuka pada sejak kemunculan fenomena pandemi COVID-19?

Artinya, para orang tua kita terdahulu, telah banyak mengajarkan kita tentang adab melalui filosofi jaga jarak. Seperti apakah contoh konkretnya?

1๏ธโƒฃ Menakar sikap dan cara bicara saat berhadapan dengan orang yang lebih tua, baik tua dari sisi usia maupun tua dari sisi keluhungan dan posisi. Termasuk di dalamnya, merendahkan volume suara.

2๏ธโƒฃ Mengatur jarak alias tidak bebas bercampur sehingga jauh dari kesan "sok akrab" atau "perasaan sepadan".

3๏ธโƒฃ Berupaya memilah antara gurauan dengan diplomasi yang apik, sehingga semua konteks kebutuhan tidak disamaratakan pola komunikasinya.

Sekelebat, hal demikian terkesan berbau feodalisme. Atau bisa jadi orang tuanya dipandang tipikal otoriter bahkan diktatoris.

Namun yang penting dipahami adalah bahwa kesantunan tetap harus dijunjung. Ini yang kemudian perlu kita ajarkan kepada anak-anak kita untuk berkomunikasi dengan mengukur jarak (baca: usia).

Pun untuk kita. Jangan-jangan kita bagian dari orang dewasa yang sudah terlupa dengan filosofi *jaga jarak*, sehingga kadang-kadang atau seringkali tak menakar adab.

Terima kasih dan salam pengasuhan.

------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk manfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp https://wa.me/+6282126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.

Semangat pagi Ayah Bunda yang berbahagia.๐Ÿ’Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta dan semoga selalu berada dalam kea...
11/03/2022

Semangat pagi Ayah Bunda yang berbahagia.๐Ÿ’

Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta dan semoga selalu berada dalam keadaan yang sehat, Aamiin.

Pagi ini Sekolah Zaidan Educare akan memberikan tips parenting dengan tema:
"Supaya Anak Kita Terhindar dari Sifat Penakut"

Sumber: Buku Pendidikan Anak Dalam Islam-Dr. Abdullah Nashih Ulwan.

Semoga bermanfaat ๐Ÿ’
--------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk manfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.







Semangat pagi di hari Jumat ๐Ÿ’Tidak lupa untuk membaca surat Al-Kahfi dan sedekah terbaiknya. ๐ŸคAda dua hal yang harus kit...
11/03/2022

Semangat pagi di hari Jumat ๐Ÿ’
Tidak lupa untuk membaca surat Al-Kahfi dan sedekah terbaiknya. ๐Ÿค

Ada dua hal yang harus kita lupakan yaitu kebaikan yang kamu lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepadamu.

Seperti yang dikatakan dalam hadist berikut ini
" Orang yang mengajak kebaikan mendapat pahala yang sama dengan orang yang diajaknya."
(HR. Tirmidzi)

Semangat berlomba-lomba dalam kebaikan ๐Ÿ’

--------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk memanfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.






Bismillahirrohmaanirrohiim๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’Sambut kembali agenda Keputrian SD Zaidan Educare...๐Ÿง• Siswa Perempuan Kelas 3-6๐Ÿ“† Jumat, 1...
10/03/2022

Bismillahirrohmaanirrohiim
๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’

Sambut kembali agenda Keputrian SD Zaidan Educare...

๐Ÿง• Siswa Perempuan Kelas 3-6
๐Ÿ“† Jumat, 11 Maret 2022
๐Ÿ•ฐ๏ธ Pkl. 11.45-12.15 wib
๐Ÿซ Sekolah Zaidan Educare

๐ŸŽ "Indahnya Pemberian Allah"

๐Ÿ’• ๐Ÿ’• ๐Ÿ’•

๐ŸŒˆ Sekolah Zaidan Educare

๐ŸŽต Selamat Hari Musik Nasional 2022 ๐ŸŽต"Musik untuk Berbagi Kebaikan"Semangat pagi. ๐Ÿ’Dengan musik kita dapat memberi ekspre...
09/03/2022

๐ŸŽต Selamat Hari Musik Nasional 2022 ๐ŸŽต

"Musik untuk Berbagi Kebaikan"

Semangat pagi. ๐Ÿ’
Dengan musik kita dapat memberi ekspresi dan apresiasi terhadap seni dalam diri setiap orang. Musik menyatukan perbedaan dan menjadikan hidup semakin berwarna.

Semangat berkarya โœŠ
--------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk memanfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.






ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูููŠู’ ุฑูŽุฌูŽุจูŽ ูˆูŽุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุจูŽู„ู‘ูุบู’ู†ูŽุง ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ"Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan b...
07/03/2022

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูููŠู’ ุฑูŽุฌูŽุจูŽ ูˆูŽุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุจูŽู„ู‘ูุบู’ู†ูŽุง ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ

"Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Syaโ€™ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan."

25 hari menjelang bulan suci Ramadhan 1443 H ๐Ÿฅฐ

Ramadhan akan segera tiba, semangat menyambutnya dengan hati gembira.

--------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk memanfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.






Risalah Keluarga Ramah Anak Edisi 7 Maret 2022*MENJADI ORANG TUA YANG TERLIBAT*Oleh: Miarti Yoga๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆAyah Bunda yang ...
07/03/2022

Risalah Keluarga Ramah Anak
Edisi 7 Maret 2022

*MENJADI ORANG TUA YANG TERLIBAT*
Oleh: Miarti Yoga

๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ๐Ÿ“˜๐ŸŽˆ

Ayah Bunda yang dirahmati Allah. Ini tentang konteks _parent engagement_. Tentang kelekatan orang tua dengan anak. Tentang keterlibatan orang tua dalam proses pengasuhan.

Pertanyaannya, apakah yang disebut keterlibatan itu berarti harus ada dan bersama selama 24 jam dengan anak-anak? Tidak demikian, Ayah Bunda. Mengapa? Karena keterlibatan bukan saja berbicara waktu, melainkan berbicara esensi selain waktu.

Sederhananya, mari kita tipologi keluarga dilihat dari kebersamaan berdasarkan waktu.
1๏ธโƒฃAda keluarga di mana kedua orang tua beraktivitas berangkat dari rumah dalam waktu dan dan durasi yang hamper sama, yakni dari pagi hingga sore.
2๏ธโƒฃAda keluarga, di mana salah satu orang tua bekerja di rumah dan atau sebaliknya (yang satu di luar ruma, yang satu di rumah)
3๏ธโƒฃAda keluarga di mana kedua orang tuanya setiap hari beraktivitas di rumah (usaha online atau memang kantornya di rumah).
4๏ธโƒฃAda keluarga, di mana ayahnya bekerja di luar p**au yang mengharuskan LDR dengan istri dan anak dalam waktu sekian pecan atau sekian bulan.

Hal demikian, tentu saja tidak bisa digeneralisasi. Artinya, kita tidak bisa menilai atau menyimpulkan bahwa yang terbaik untuk keluarga adalah yang berkumpul selalu di rumah. Karena โ€“sekali lagi-, ikatan itu tidak bisa diukur hanya dari waktu. Melainkan, bagaimana keterlibatan itu hadir dari doa dan harapan, dari komunikasi yang dibangun antara suami dan istri, bahkan dari sesederhana penggunaan teknologi seperti _video call_ dan atau sejenisnya.

Sebaliknya, ada sebuah keluarga di mana potensi bertemu dan bersama anak itu cukup besar, belum tentu juga sudah terjamin adanya ikatan. Karena bersama secararaga, belum tentu bersama secara jiwa. Contohnya:
1๏ธโƒฃSeharian penuh bersama-sama dengan keluarga, tetapi luput dari obrolan, luput dari sapaan, luput dari ekspresi kasih sayang, dan sejenisnya. Bahkan untuk sesederhana bertanya padaanak tentang siapa temannya, siapa bapak ibu gurunya, dan lain-lain.
2๏ธโƒฃSeharian penuh bersama-sama dengan keluarga, tetapi tidak meluangkan waktu untuk membangun komunikasi tentang harapan masa depan, tentang impian anak-anak, tentang afirmasi, dan sejenisnya. Sudahkah dengan sengaja kita mengajak anak untuk membuat road map masa depan mereka? Atau minimal, mengajak mereka membuat impian sekian tahun ke depan.
3๏ธโƒฃSeharian penuh bersama-sama dengan anak, tetapi luput dari mengingatkan kewajiban ibadah yang lumrahnya ditempuh seperti salat dan mengaji, luput dari mengingatkan tugas-tugas sekolah yang harus dituntaskan.
4๏ธโƒฃSeharian penuh bersama anak-anak, tetapi hampir tidak melibatkan mereka dalam dzikir baโ€™da salat, baik salat wajib maupun salat sunah.

Jadi, kelekatan atau kebersamaan atau keterlibatan itu butuh kualitas. Bukan sekadar kuantitas (waktu). Yuk, Ayah Bunda. Mari menjadi orang tua yang benar-benar ada. Jangan sampai kita ada tetapi tiada.
Terlebih jika kita dalam kondisi galau, -stuck-, marah, dan sejenisnya, lalu kita tidak berselera untuk berbicara dengan siapa pun di dalam rumah, yang pada akhirnya kita berdiam diri dalam waktu yang cukup lama. Selain kontraproduktif, juga dapat melepaskan ikatan kasih saying kita dengan keluarga (dengan suami, dengan anak-anak).

Mari buktikan bahwa kita ada dan memang ada. Bukan ada tapi tiada.

Terima kasih dan salam pengasuhan.

------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk manfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp https://wa.me/+6282126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.

Semangat untuk siswa dan siswi sekolah Zaidan Educare dalam melaksanakan Penilaian Tengah Semester ๐Ÿค—Semoga lancar dalam ...
06/03/2022

Semangat untuk siswa dan siswi
sekolah Zaidan Educare dalam melaksanakan Penilaian Tengah Semester ๐Ÿค—

Semoga lancar dalam proses pelaksanaannya dan sehat semuanya.
Aamiin ๐Ÿคฒ
--------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk manfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.






Semangat pagi โœŠSudah pada sarapan belum nih?Ada ensiklopedi sederhana untuk menemani waktu paginya ๐ŸคฉApa itu karbohidrat?...
06/03/2022

Semangat pagi โœŠ
Sudah pada sarapan belum nih?

Ada ensiklopedi sederhana untuk menemani waktu paginya ๐Ÿคฉ

Apa itu karbohidrat?
Karbohidrat adalah senyawa kimia yang terdiri dari atom, oksigen, hidrogen dan karbon. Karbohidrat terbentuk dari unsur gula. Karbohidrat merupakan sumber energi yang paling umum. Sumber makanan yang kaya karbohidrat adalah gandum, beras, kentang, sereal, sumber makanan ini disebut biji-bijian.

Sumber: Buku Ganeca Exact

Semoga bermanfaat ๐Ÿ’
--------

Informasi PPDB Sekolah Zaidan Educare, di mana gelombang ke-2 sebentar lagi akan berakhir. Masih ada waktu untuk manfaatkan fasilitas potongan harga masuk sekolah.
โœ… SD dengan potongan Rp 500.000
โœ… TK dengan potongan Rp 300.000

Segera Ayah Bunda menghubungi kontak whatsapp 082126678907 atau melalui tautan website www.zaidaneducare.sch.id.







Address

Bandung
40615

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Zaidan Educare - Bandung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Zaidan Educare - Bandung:

Shortcuts

Share

Category