03/01/2021
-: INFO :-
-: Happy New Year 2021:-
Happy New Year sobat Hardware, semoga tahun Ini semua keinginan kita di wujudkan dan di mudah kan, amiiin..
Dengan demikian para peserta diharapkan dapat menguasai materi lebih cepat dari biasanya.
IT Training & Service Center (ITSC) Unikom yang bekerjasama dengan Divisi Hardware Unikom telah menciptakan beberapa produk unggulan yang telah diimplementasikan di lingkungan Universitas komputer indonesia dan juga untuk beberapa aparatur pemerintahan seperti pembuatan software parkir, pelatihan android, pelatihan komputer, pelatihan membuat toko online, training Cisco, service perangkat komputer
03/01/2021
-: INFO :-
-: Happy New Year 2021:-
Happy New Year sobat Hardware, semoga tahun Ini semua keinginan kita di wujudkan dan di mudah kan, amiiin..
28/11/2020
-: INFO :-
-: AP2SC Cup :-
Hallo Sobat Hardware, Apa kalian Pemain mobile Legend : Bang Bang ?, dan Mempunyai tim ?,
akan di selenggarakan Bulan Januari 2021, Persiapkan diri kalian
Hadiah berupa Uang tunai Jutaan rupiah
Ayo Gabung di AP2SC Cup
Pertandingan Offline(ditempat Universitas Komputer Indonesia Bandung)
Info Lebih lanjut silahkan komentar atau tinggalkan pesan
28/10/2020
-: INFO :-
-: Sumpah Pemuda :-
Jiwa Muda yang Membara Tekad Muda, Membuat Negri Indonesia maju di tangan Bangsa Muda
15/09/2020
-: BERITA :-
-: Diakuisisi Nvidia, Pendiri ARM: Ini Adalah Bencana :-
Hallo Sobat Hardware, Bagaimana keadaan kalian semoga tetap lancar aktivitasnya walau terjadi pendemi ini👍
Salah satu pendiri ARM bernama Herman Hauser mengomentari akuisisi ARM oleh Nvidia senilai USD 40 miliar atau hampir Rp 600 triliun, yang menurutnya bakal menjadi sebuah bencana.
"Saya pikir ini adalah sebuah bencana besar bagi Cambridge (kota di Inggris tempat markas ARM), Inggris, dan Eropa," ujar Hauser dalam sebuah wawancara dengan BBC Radio 4.
ARM sendiri sering dianggap sebagai kebanggaan industri teknologi di Inggris, karena ada di setiap otak ponsel di seluruh dunia, dan bermacam perangkat elektronik lainnya.
Bencana ini bakal terjadi, menurut Hauser, jika nantinya Nvidia memindahkan markas ARM dari Inggris ke Amerika. Menurutnya, bakal banyak orang kehilangan pekerjaan di Cambridge, Manchester, Belfast, dan Warwick.
Nvidia sendiri sebenarnya sudah memastikan kalau markas ARM bakal tetap berada di Inggris. Namun menurut Hauser, komitmen tersebut tak berarti apa-apa kecuali komitmen tersebut bisa dipastikan di mata hukum.
Namun bagi Hauser, domisili ARM ini bukanlah masalah utama, melainkan kewenangan atas ARM bakal jatuh ke tangan Committee on Foreign Invesment (CFI) milik AS.
"Jika ratusan perusahaan Inggris yang bekerja sama dengan ARM ingin menjual produknya atau mengekspornya ke negara lain, termasuk China yang merupakan pasar besar, keputusannya akan dibuat oleh White House, bukan Downing Street (kantor Perdana Menteri Inggris). Ini sangat buruk," ujar Hauser.
Pemerintah Inggris menurutnya harus mengambil langkah untuk melarang akuisisi tersebut dan membantu ARM untuk menjual sahamnya ke publik di London Stock Exchange, yang sebelumnya memang menjadi rencana dari SoftBank.
Seperti diberitakan sebelumnya, NVIDIA akhirnya mengonfirmasi pembelian produsen chip ARM senilai USD 40 miliar dari SoftBank.
Namun kesepakatan itu cukup rumit karena dibagi ke dalam beberapa tahap. SoftBank akan segera menerima USD 2 miliar tunai untuk menandatangani kesepakatan. Selanjutnya, ia akan menerima USD 10 miliar lagi dalam bentuk tunai, dan USD 21,5 miliar saham di NVIDIA saat penutupan.
Saham itu kemungkinan hanya akan sedikit di bawah 10% dari perusahaan. Selain itu, SoftBank dijadwalkan mendapatkan USD 5 miliar dalam bentuk campuran uang tunai dan saham sebagai pendapatan berbasis kinerja. Kondisi dan waktu untuk mendapatkan keuntungan itu tidak diungkap.
Dalam pencaplokan ini, NVIDIA membeli semua grup produk ARM kecuali divisi Internet of Things. Divisi ini dipertahankan ARM karena merupakan salah satu dari beberapa area yang sedang dikembangkan ARM sebagai portfolio di luar divisi desain chip yang menjadi bisnis utamanya.
Karena struktur kepemilikan yang kompleks dan banyaknya negara yang terlibat, penutupan kesepakatan diperkirakan akan memakan waktu satu setengah tahun, dan akan membutuhkan persetujuan peraturan dan regulator antimonopoli di AS, Inggris (kantor pusat ARM), China, dan Uni Eropa.
sumber : inet.detik.com
02/07/2020
Halo Sobat Hardware! Kita punya kabar bagus nih! Bagi kalian mahasiswa UNIKOM angkatan 2017/2018 yang memiliki potensi, bakat, dan ide-ide kreatif dan inovatif dan berminat menambah wawasan dan pengalaman berorganisasi, langsung aja yuk daftar dan gabung bersama kami menjadi Asisten di Lab. Hardware Universitas Komputer Indonesia
Pendaftaran di perpanjang sobat, sampai tgl 31 Juli 2020
Berminat silahkan daftar sobat
Apa sih benefit jadi Asisten Lab. Hardware? Banyaaak. Selain mendapatkan pengalaman berorganisasi, relasi, tentunya lebih banyak kesempatan buat belajar dan ilmu yang siap ditularkan tentunya
_Assalamualaikum,_
_*Allaahu akbar… Allaahu akbar… Allaahu akbar… Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar ... Allaahu akbar walillaahil ham*_
*_Kami dari sekeluarga ITSC Unikom mengucapkan_*
*_Taqobballahuminna wa minkum_*
*_Selamat Idul Fitri 1441 H_*
*_Marilah kita menyempurnaan kefitrian diri dengan saling meminta maaf dan memaafkan_*
*_Mohon Maaf Lahir & Bathin_*
_Wassalamualaikum,_
14/05/2020
-: BERITA :-
-: Ini Dia Peraih Posisi Puncak Brand Smartphone Q1 2020 di Indonesia :-
Hallo Sobat Hardware, Bagaimana keadan kalian semoga sehat dan puasanya lancar sampai akhir, amin..
Berita kali ini peroleh puncak brand smartphone 2020 di indonesia melalui firma riset pasar IDC
Industri smartphone Indonesia dalam kuartal pertama tahun 2020 banyak memberikan kejutan, hal ini dapat dilihat dari menurunnya market share beberapa merek ternama hingga melonjaknya permintaan smartphone lain.
Seperti dikutip melalui firma riset pasar IDC, secara global beberapa merek smartphone mengalami year-on-year growth negatif. Hanya ada dua merek smartphone yang mencapai year-on-year growth positif yang salah satunya adalah brand smartphone ternama Vivo.
Melalui data yang dibagikan IDC, Vivo mengalami year-on-year growth kuartal pertama 2020 sebesar 7,0% untuk pasar global. Sementara di pasar Indonesia sendiri, Vivo meraih pencapaian sebagai brand smartphone nomor satu di Indonesia dengan market share sebesar 27,4%.
"Untuk kuartal pertama di tahun 2020, IDC telah mengeluarkan data terbarunya, dan Vivo berada di urutan satu untuk industri smartphone di Indonesia," ungkap Market Analyst IDC Indonesia Risky Febrian, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).
Terkait hal tersebut, Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma mengungkapkan bahwa dengan kepercayaan yang diberikan oleh konsumen, Vivo dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu brand smartphone terbesar secara global maupun di pasar smartphone Indonesia.
Vivo juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para konsumen setianya terutama di Indonesia, atas dukungannya dalam pencapaian tersebut.
"Vivo Indonesia merasa sangat berterima kasih kepada dukungan konsumen setia Vivo. Apa yang telah kami capai ini merupakan sebuah indikator dari dukungan konsumen kami terhadap kami, serta produk dan layanan yang kami tawarkan," pungkas Edy.
Kemudian, untuk strategi yang diterapkan pada Q1 2020, Vivo memiliki beberapa langkah yang relevan dengan kondisi saat ini, agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen setianya. Seperti menyajikan lebih banyak varian smartphone dengan teknologi dan fitur terbaru, memperkuat kanal distribusi marketing dan ketersediaan produk di pasar, serta mengadaptasi metode promosi sesuai dengan keadaan saat ini seperti program 'Layanan Antar ke Rumah'
sumber : inet.detik.com
24/04/2020
-: INFO :-
-: Marhaban Yaa Ramadhan 1441 H :-
Hallo Sobat Hardware, Kami keluarga besar Direktorat AP2SC UNIKOM mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat Islam diseluruh Indonesia.
Walaupun suasana Ramadhan kali ini berbeda, semoga kita tetap dapat menyambut Ramadhan kali ini dengan penuh rasa syukur. Aamiin.
20/04/2020
-: BERITA :-
-: Dihajar Corona, Pengapalan Smartphone di China Mulai Pulih :-
Hallo Sobat Hardware, Pandemi corona menghajar banyak sektor, salah satunya termasuk industri smartphone. Di China sebagai negara pertama yang terdampak COVID-19, setelah babak belur, industri smartphonenya perlahan bangkit.
Menurut data baru dari Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China (CAICT), pengiriman smartphone di negara mereka mencapai 21 juta unit selama sebulan terakhir.
Dikutip dari GSM Arena, Senin (20/4/2020), ini merupakan peningkatan 3 kali lipat dibandingkan dengan Februari, yang disebut sebagai performa terburuk dalam catatan baru-baru ini.
Memang, angka ini masih 20% di bawah pengapalan pada periode Maret 2019. Meski demikian, peningkatan tersebut menjadi sinyal pengapalan smartphone di China mulai pulih.
Bulan lalu Apple mencatat pengapalan yang melonjak menjadi 2,5 juta unit. Ini merupakan peningkatan penting dari prediksi 500 ribu unit yang dipindahkan pada Februari.
Selain itu ada Xiaomi yang baru-baru ini mengklaim penjualan smartphonenya pulih ke angka 80% dari tingkat normal. Xiaomi berharap peningkatan ini masih akan berkelanjutan dalam beberapa bulan mendatang.
Bagaimanapun, masih harus ditinjau kembali bagaimana kebiasaan belanja gadget konsumen dalam merespons perlambatan ekonomi, sebagai dampak pandemi COVID-19.
Tapi setidaknya, kembalinya retailer online dan offline lokal ke jam kerja reguler, serta adanya peningkatan pengiriman yang dilakukan perusahaan logistik di seluruh China, menjadi secercah harapan akan adanya perbaikan kondisi yang signifikan di kuartal mendatang.
Sumber : inet.detik.com
19/03/2020
-: BERITA :-
-: Parah, Kuota Gratis untuk Belajar dari Rumah Marak Disalahgunakan :-
Hallo Sobat Hardware, Semoga kalian sehat selalu dan Jangan Keluar rumah dalam keadaan seperti ini
Jika Kalian di suruh libur dan Belajar di rumah/e-learning maka lakukan lah untuk belajar bukan untuk hal-hal yang lain
Meningkatnya penyebaran virus corona membuat banyak sekolah diliburkan dan memaksa siswa untuk belajar dari rumah. Ini adalah alasan Telkomsel memberikan paket bebas akses Ilmupedia 30 GB untuk para pelajar agar bisa belajar secara mandiri dari jarak jauh.
Kuota 30 GB ini seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mengakses sejumlah aplikasi e-learning seperti Quipper, Zenius, Ruangguru, Cakap, dan Bahaso. Ada juga XL Axiata yang memberikan kuota gratis 2GB per hari untuk mengakses sejumlah layanan sejenis.
Namun pada praktiknya, kuota ini banyak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab, yaitu mengalihkan kuota yang seharusnya untuk mengakses berbagai platform e-learning menjadi kuota reguler.
Artinya, kuota yang seharusnya dikhususkan untuk mengakses konten e-learning itu bisa digunakan untuk mengakses hal lain layaknya kuota reguler.
Dari pantauan detikINET, tutorial untuk melakukan hal semacam ini sudah banyak menyebar di dunia maya. Hal ini tentu punya dampak negatif dari berbagai aspek.
Salah satunya adalah mengancam kebebasan anak-anak untuk mengakses layanan e-learning ini secara cuma-cuma. Karena bukan tak mungkin pihak operator seperti Telkomsel sewaktu-waktu mencabut program ini.
Selain itu, aksi mengakali kuota 30 GB ini juga bisa disebut sebagai pencurian karena ada pihak yang dirugikan. Pelaku bisa dijerat Pasal 362 juncto 30, 32 Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Seperti diketahui, Telkomsel menghadirkan paket ilmupedia berisi kuota data 30GB tanpa biaya bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar Telkomsel untuk mengakses platform belajar online dengan syarat dan ketentuan berlaku. Paket ini dapat diaktivasi oleh pelanggan melalui aplikasi MyTelkomsel mulai tanggal 17 Maret 2020, dan akan segera tersedia pada aplikasi LinkAja.
Sumber : inet.detik.com
16/03/2020
-: BERITA :-
-: Apple Larang Aplikasi Terkait Virus Corona di App Store :-
Hallo Sobat Hardware, Kali ini Apple Melarang keras Untuk aplikasi masuk ke App Store terkait virus Corona.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kredibilitas informasi kesehatan dan keamanan di App Store. Hal ini diumumkan Apple dalam postingannya di blog developernya, di mana mereka akan meninjau ulang semua aplikasi yang terkait dengan virus corona.
"Kami mengevaluasi aplikasi secara kritis untuk memastikan sumber datanya kredibel dan developer yang menghadirkan aplikasi ini berasal dari entitas yang dikenali, seperti organisasi pemerintah, NGO kesehatan, perusahaan terkait industri kesehatan, dan institusi kesehatan dan edukasi," tulis Apple.
"Hanya developer dari organisasi tersebut yang bisa mendaftarkan aplikasi terkait COVID-19," tambahnya.
Tak cuma itu, Apple juga akan menghapus aplikasi hiburan serta game yang bertema COVID-19 atau virus corona, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (15/3/2020).
Developer pun harus menyalakan opsi 'time-sensitive event' saat mendaftarkan aplikasi terkait COVID-19 ke App Store, agar proses evaluasi yang dilakukan Apple bisa lebih cepat. Apple juga akan menggratiskan biaya keanggotan developer untuk organisasi dan badan pemerintah yang mengembangkan aplikasi terkait penyebaran virus tersebut.
Sumber : inet.detik.com
| Monday | 08:00 - 16:00 |
| Tuesday | 08:00 - 16:00 |
| Wednesday | 08:00 - 16:00 |
| Thursday | 08:00 - 16:00 |
| Friday | 08:00 - 16:00 |
| Saturday | 09:00 - 14:00 |