21/11/2016
Di SNMPTN, siswa bersaing dengan teman satu sekolahnya yang memilih jurusan yang sama. Yang nilainya lebih besar maka akan memiliki peluang lebih besar untuk diterima di SNMPTN. Guna memperbesar peluang diterima di SNMPTN, sekolah menganjurkan supaya tidak ada orang yang memilih urusan yang sama.
Pada tahun 2016, ditetapkan p**a bahwa pada sekolah dengan akreditasi A hanya 75% siswa dengan nilai pararel teratas yang bisa mengikuti SNMPTN.
Atas dasar itu, dari tahun ke tahun siswa di SMAN 1 Cibadak berinisiatif untuk mendata nilai dan jurusan mana yang akan dipilih oleh seluruh siswa kelas 3. Setelah data dikumpulkan, kemudian hasilnya dipajang. Sehingga siswa yang memilih jurusan yang sama bisa bertemu, saling membandingkan nilai dan melihat peluang yang ada. Jika memang perbedaan nilainya terlalu jauh, tentu yang nilainya kecil harus sadar diri dan lebih baik memilih jurusan yang lain. Atau jika memang bisa, membujuk temannya dengan nilai yang lebih bsesar supaya berganti ke jurusan yang lain. Data nilai pararel pun bisa terlihat dan siswa bisa memprediksi keikutsertaan mereka di SNMPTN, sebelum pemerintah mengumumkannya.
Sistem itu ternyata memiliki kelemahan, banyak siswa yang tidak mau memberikan datanya karena menganggap jurusan yang dia pilih nanti adalah privacy. Ada juga yang asal asalan memilih jurusan, tidak sesuai dengan niatnya di SNMPTN sebenarnya.
Melihat kelemahan itu, Eka Yudhi Pratama mengajak kedua temannya (Rizqi Farhan dan Imam Muttaqin) yang sesama programer untuk membuat perubahan. Idenya adalah mengganti sistem pendataan yang manual itu dengan menggunakan aplikasi berbasis website. Aplikasi itu dinamai LILIN. Dengan filosofi "memberikan pencerahan dikala gelap".
Setelah dibuat selama seminggu, aplikasi itu diluncurkan dengan fitur "Ranking Pararel" dan "Strategi SNMPTN". Respon siswa sangat positif. Seluruh siswa dengan antusias menggunakan LILIN. Siswa juga merasa tidak keberatan karena nama mereka tidak ditampilkan di depan umum. Pengguna hanya melihat daftar nilai siswa lain yang memilih jurusan yang sama. Pengguna juga dapat melihat urutan ranking pararel mereka. Ini adalah acuan apakah mereka termasuk 75% atau bukan. Sehingga mereka bisa segera menyiapkan rencana lain.
___
Sekarang bagaimana?
Team lilin sekarang beranggotakan 6 orang. Dari Polban, UGM dan STAN. Kami juga akan menambah team dari kegiatan 1000Startup Digital.
Bagaimana lilin bisa unggul?
Ini adalah sebuah keberhasilan. Ide lilin telah tervalidasi dan dibutuhkan oleh siswa SMA kelas 3.
Saat ini, belum ada ide yang serupa dengan lilin.
Lilin bisa membantu siswa untuk membuat strategi terbaik dalam SNMPTN.
Lebih lagi, tahun ini kami akan menambah fitur "info kuliah interaktif".
Ini berbeda dengan info kuliah pada umumnya. Disini siswa dapat memfollow universitas yang diingkannya dan akan mendapatkan notifikasi ketika pendaftaran di buka, atau pendaftaran akan ditutup.
Pasar lilin sangatlah besar dan akan selalu ada dari tahun ke tahun. Seluruh siswa SMA/sederajat kelas 3 adalah target pasar Lilin.
Kedepannya. Lilin juga akan menjadi tools yang bisa digunakan oleh BK sekolah dalam memonitor perkembangan siswanya di ajang SNMPTN dan pendaftaran kuliah.