15/12/2020
[ASAL USUL NAMA JALAN RASAMALA]
Jalan Rasamala merupakan jalan yang berada di kecamatan Bandung Wetan. Nama jalan ini berasal dari nama tanaman rasamala. Altingia excelsa Noronha atau yang kita kenal dengan nama pohon rasamala adalah salah satu jenis pohon hutan yang banyak tumbuh di daerah Jawa Barat. Kayu yang dihasilkan dari pohon ini termasuk kayu yang kuat dan awet, sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pohon ini juga menjadi vegetasi yang mendominasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Sebab, pohon ini menjadi salah satu dari berbagai jenis tanaman yang sengaja ditanam oleh Perum Perhutani sebagai tanaman akan diambil manfaat kayunya.
Pada habitat alami, rasamala dapat tumbuh mencapai ketinggian 60 meter. Berdasarkan penelitian, spesies ini berasal dari Pegunungan Himalaya kemudian menyebar ke Burma, Semenanjung Malaya, Sumatera hingga Jawa. Beberapa daerah di Indonesia mengenal pohon ini dengan nama lain, seperti Mala, Tulasan dan Mandung. Sedangkan di negara seperti di Burma dinamakan Nantayok, di Laos dinamakan Sop dan di Thailand dinamakan Hom. Pohon rasamala dapat tumbuh didaerah dengan ketinggian 500 m hingga 1500 m diatas permukaan laut dengan kondisi berbukit dan lembap. Curah hujan yang diperlukan adalah 100 mm per bulan pada kondisi tanah vulkanik yang subur. Sebaran rasamala di Indonesia, antara lain di Jawa Barat, Bengkulu dan Bukit Barisan.
Pohon rasamala merupakan tumbuhan yang selalu hijau. Tingginya mencapai 40 m hingga 60 m dengan cabang bebas 20 m hingga 35 m. Diameter batangnya sekitar 80 cm hingga 150 cm. Pada bagian kulit, memiliki tekstur halus dan berwarna abu-abu dan kayunya berwarna merah. Pohon rasamala muda memiliki tajuk yang rapat dan berbentuk seperti segitiga atau pyramid kemudian semakin membulat sesuai dengan pertambahan usia pohon. Daun-daun rasamala berukuran 6 cm hingga 12 cm dan lebar 2,5 cm hingga 5 cm serta berbentuk lonjong dengan letak bergiliran. Tepi daun berbentuk bergerigi halus.
Bunga rasamala merupakan bunga berkelamin satu, sehingga terdapat bunga jantan dan betina di pohon yang sama. Berdasarkan karakternya, bunga yang tidak memiliki kelopak dan mahkota, benang sari yang banyak dan kepala putih berupa papila, maka secara alami penyerbukannya dibantu oleh angin atau serangga.
Pohon rasamala menghasilkan buah dan benih. Buahnya berwarna coklat dan berbentuk seperti kapsul dengan ukuran sekitar 1,2 cm – 2,5 cm. Buah ini terdiri dari 4 ruang dimana setiap ruang berisi 1 – 2 benih yang telah dibuahi dan benih yang tidak dibuahi berjumlah 35 benih. Buahnya dapat dipanen jika warnanya telah berubah menjadi hitam. Jika terlambat melakukan pemanenan, maka buah akan pecah dan benih akan tersebar. Benih tersebut memiliki aroma khas dan berbentuk pipih dengan sayap disekelilingnya. Sistem perkecambahan benih rasamala adalah perkecambahan epigeal. Hampir sepanjang tahun pohon rasamala akan berbunga dan berbuah. Namun, pada bulan April dan Mei adalah waktu puncaknya dan pada bulan Agustus hingga Oktober merupakan waktu terbaik untuk mengumpulkan benihnya.
Klasifikasi Tanaman Rasamala
Divisio : Magnoliophyta
Familia : Altingiaceae
Species : Altingia excelsa Noronha (i)
Nama lokal : Rasamala
Referensi deskripsi :
https://rimbakita.com/pohon-rasamala/
Referensi foto :
https://steemit.com/natural//types-of-tree-species-in-indonesia-24-rasamala-altingia-excelsa
15/12/2020
15/12/2020
15/12/2020
15/12/2020
14/12/2020
14/12/2020
14/12/2020
14/12/2020
14/12/2020
14/12/2020