30/04/2026
PAS KALAU DI BACA MALAM JUMAT 🙂
Imam Ghazali menerangkan dgn gamblang dalam kitab Ihya Ulumiddin:
وَيُكْرَهُ لَهُ الْجِمَاعُ فِي ثَلَاثِ لَيَالٍ مِنْ الشَّهْرِ الْأَوَّلِ وَالْآخِرِ وَالنِّصْفِ
Dimakruhkan melakukan hubungan suami-istri pada tiga malam dalam setiap sebulannya: awal, akhir, dan pertengahan bulan.
يُقَالُ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَحْضُرُ الْجِمَاعَ فِي هَذِهِ اللَّيَالِي وَيُقَالُ إِنَّ الشَّيَاطِينَ يُجَامِعُونَ فِيهَا
Dikatakan bahwa syetan hadir dalam hubungan suami-istri pada malam² tersebut. Dan dikatakan p**a bahwa syetan² melakukan hubungan badan pada malam² tersebut.
وَمِنْ الْعُلَمَاءِ مَنْ اسْتَحَبَّ الْجِمَاعَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَتَهُ تَحْقِيقًا لِأَحَدِ التَّأْوِيلَيْنِ مِنْ قَوْلِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَحِمَ اللَّهُ مَنْ غَسَلَ وَاغْتَسَلَ
Sebagian ulama menganjurkan melakukan hubungan suami-istri pada hari Jumat dan malamnya, berdasarkan penafsiran dari sabda Nabi SAW: "Semoga Allah merahmati orang yang mandi dan membersihkan badannya.
وَيَنْبَغِي أَنْ يُؤْتِيَهَا فِي كُلِّ أَرْبَعِ لَيَالٍ مَرَّةً فَهُوَ أَعْدَلُ إذْ عَدَدُ النِّسَاءِ أَرْبَعَةٌ فَجَازَ التَّأْخِيرُ إلَى هَذَا الْحَدِّ نَعَمْ يَنْبَغِي أَنْ يَزِيدَ أَوْ يَنْقُصَ بِحَسَبِ حَاجَتِهَا
Hendaknya melakukan hubungan suami-istri dalam empat malam sekali, karena itu adalah yang paling tepat, karena jumlah istri yang diperbolehkan adalah empat. Namun, suami dapat menambah atau mengurangi frekuensi hubungan suami-istri sesuai dengan kebutuhan.
Di halaman lain dikatakan:
وَإِذَا قَرُبْتَ مِنْ الْإِنْزَالِ فَقُلْ فِي نَفْسِكَ وَلَا تُحَرِّكْ شَفَتَيْكَ؛ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ مِنْ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا
Apabila suami mendekati ejakulasi, maka bacalah dalam hatimu (jangan menggerakkan bibirmu):
الْحَمْدُ لِله الَّذِي خَلَقَ مِنْ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا
Terus-terang, doa ini sangat sulit di praktekkan, bukan karena sulit dihafalkan, tp membacanya di waktu yg amat berat dan sulit 😀.
Semoga tulisan ini muncul diberanda para suami-istri di hari jumat atau malam jumat 🙂🙏.
Sumber: Kitab Ihya Ulumiddin, juz, 2, h. 56, 57.
GusDewa