Comifu Community

Comifu Community

Share

Komunitas ini dibentuk bukan karena sesuatu, tapi untuk sesuatu

10/01/2015

Jangan takut karena membayangkan sesuatu yg kelihatan menakutkan, karna bisa saja bayangan lebih besar daripada kenyataannya. Karna bahaya itu nyata, tapi takut itu pilihan :)

29/12/2014

Assalamualaikum, comifu is back...
Nantikan kejutannya, insya Allah 2015 kita siap tersenyum lagi
bahkan membagi senyuman dan ilmu yang baik dan membaikkan :D

Photos 25/10/2012

Comifu mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1433H
Mohon Maaf Lahir & Batin

Photos 24/08/2012

Mengapa Harus Belajar?

"Semakin banyak ilmu, semakin lapang hidup. Semakin kurang ilmu, semakin sempit hidup." (Buya Hamka)

Jika Anda tak menghasilkan apapun dalam belajar, Anda harus mengecek kembali metode belajar Anda. Tapi jika Anda tak bergairah dalam belajar, Anda harus segera menyadari mungkin Anda tidak mempunyai tujuan, atau malah kehilangan tujuan.

Apa tujuan Anda belajar? Banyak hal yang berakibat pada proses belajar antara lain tradisi menyontek dalam tes, ujian, bahkan pembuatan skripsi atau tesis. Juga terjadinya jual beli ijazah, perjokian sampai jual beli gelar. Kadang tujuan spiritual tidak abstrak dan sering tergeser oleh tujuan dunia. Sebenarnya bukan bergeser namun kita harus mempunyai tujuan-tujuan kecil untuk mencapai tujuan besar. Bukankah untuk mencapai 100 km harus menempuh 1 km dulu? Begitu p**a dengan tujuan.

Maka kita harus mencari tujuan-tujuan kecilnya. Tujuan-tujuan itu adalah 'kemudahan hidup'. Banyak alat diciptakan oleh manusia agar hidupnya semakin mudah, bukan? Maka kita mempelajari komputer agar kita bisa menguasainya dan pekerjaan harian kita makin mudah. Kita mempelajari bahasa agar komunikasi kita makin mudah, kita mempelajari pertanian agar kita mudah mengelola alam untuk kemudahan hidup kita.

Ilmu sangat menarik

Kadang kita tak punya harapan apapun dalam mempelajari sesuatu selain karena kita melihatnya betul-betul menarik. Kita lihat begitu menariknya ilmu psikologi, maka kita pun mempelajarinya. Dan jika makin menarik, mungkin kita memilih untuk lebih serius dan kemudian bahkan ikut meneliti sesuatu di situ. Maka dengan alasan inilah banyak lahir ilmuan-ilmuan yang menganggap bahwa yang mereka tekuni itu sebagai kesenangan atau hobi.

Kemajuan negara

Banyak juga orang yang memilih untuk mempelajari sesuatu karena ia tergerak hatinya untuk membangun kampungnya, kota kelahirannya, atau negerinya. Ini seperti dilakukan oleh Habibie, presiden Indonesia ketiga. Saat dulu ia kuliah di jerman, pilihan kuliahnya mengambil jurusan dirgantara karena ia ingin mewujutkan mimpi Presiden Soekarno bahwa Indonesia sebagai negara kep**auan harus memiliki transportasi penghubung yang sesuai. Itu adalah penerbangan. Maka banyak p**a anak-anak desa bertekat menimba ilmu untuk membangun pertanian desanya. Sebagian belajar ilmu keguruan untuk membangun pendidikan desanya.

Kekayaan

Tujuan lain yang populer adalah belajar karena mencari kekayaan. Ini sama dengan belajar untuk mengejar ijazah agar mudah mendapatkan pekerjaan. Maka para pemuda berbondong-bondong masuk sekolah-sekolah dan kampus-kampus terbaik agar menjadi lulusan terbaik p**a untuk masuk kerja di perusahaan atau lembaga terbaik.

Sebenarnya empat tujuan kecil di atas sudah otomatis ada dalam benak kita ketika kita belajar. Dan itu tidak salah sebenarnya. Namun kemudian menjadi salah ketika para pembelajar hanya memiliki empat tujuan tersebut tetapi mengabaikan tujuan utama sebagai sarana mengabdi pada-Nya.

Mengapa tujuan utama tadi sangat penting? Tujuan itu akan membawa hidup kita terarah, memiliki proses yang benar, dan kita memiliki daya tahan yang kuat ketika hambatan menghadang. Hidup terarah karena tujuannya sangat fokus dan jelas: Tuhan. Lalu ia akan memilih proses yang benar sesuai petunjuk Tuhan dan hidupnya akan berkah. Terakhir ia akan kuat saat hambatan menghadang, karena hambatan itu akan mengecil ketika tujuan kita membesar. Maka sebelum belajar, milikilah tujuan terbesar dan hakiki tersebut.

Photos 24/08/2012

Implementasi TIK (ICT) Dalam Dunia Pendidikan

Tidak bisa dipungkiri, keberadaan komputer saat ini bukan lagi merupakan barang mewah, Alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan, termasuk dalam dunia pendidikan.

Saat ini jumlah guru yang ada adalah 2.692.217, dari jumlah tersebut yang memenuhi syarat sertifikasi 727.381 orang atau sekitar 27%, sehingga diperlukan sekitar 1.964.836 atau 73% guru yang harus ditingkatkan kualifikasi pendidikan dan profesionalismenya.

Dan yang juga menjadi masalah adalah rendahnya tingkat pemanfaatan ICT di sekolah (Digital Divide) ICT dapat menunjang optimalisasi sekolah, karena potensi ICT cukup besar, diantaranya
(1) Memperluas kesempatan belajar
(2) Meningkatkan efisiensi
(3) Meningkatkan kualitas belajar
(4) Meningkatkan kualitas mengajar
(5) Memfasilitasi pembentukan keterampilan
(6) Mendorong belajar sepanjang hayat berkelanjutan
(7) Meningkatkan perencanaan kebijakan dan manajemen
(8) Mengurangi kesenjangan digital

Begitu besar peran ICT dalam pendidkan sehingga secara khusus pemerintah dalam Pustekkom Diknas membagi peran ICT di sekolah modern menjadi 7 peran sekaligus sebagi pilar pendidikan. Ke-7 peran ICT tersebut yaitu
1. ICT sebagai gudang ilmu pengetahuan.
2. ICT sebagai alat bantu pembelajaran.
3. ICT sebagai fasilitas pendidikan.
4. ICT sebagai standar kompetensi.

Photos 22/08/2012

Mengapa Kita Berpikir Lambat?

Mengapa banyak orang yang sulit berpikir sistematis, menyusun perencanaan, menghafal, memahami bacaan, membuat laporan, ringkasan atau catatan serta berkomunikasi secara baik dan jelas? Penyebabnya adalah karena kita hanya mengandalkan otak kiri sementara otak kanan yang sangat mempunyai banyak kegunaan kurang dimanfaatkan.

Djohan Yoga dari Mind Map Internasional Indonesia, menuturkan, "Secara alami, otak manusia dirancang untuk berpikir dengan pola radian sehingga memungkinkan berpikir secara stimulan. Namun, desain alami ini dirusak oleh sistem pendidikan yang cenderung menggunakan sistem berpikir linear. Anak-anak Indonesia sejak kecil sudah menggunakan pola pikir linear, sehingga mereka lebih lambat berpikir dibandingkan anak-anak yang menggunakan pola pikir radian." Jelasnya. Oleh karena itu, berpikir dengan cara radian dari satu titik ke segala arah yang memungkinkan proses berpikir dapat mengalir bebas. Dengan cara berpikir seperti itu akan memunculkan banyak ide-ide secara simultan.

Ada beberapa metode tentang ini, antara lain metode 'mind map' yang dikembangkan Tony Buzan dan metode 'anak panah' yang sering dipakai dalam kajian tarbiah kaum muslim.

Photos 22/08/2012

4 Penyebab Anak Kehilangan Kejeniusannya

"Setiap anak terlahir jenius, tetapi kita memupuskan kejeniusan mereka dalam enam bulan pertama." (Buckminster Fuller)

Ada empat pengaruh negatif keluarga yang dapat merusak kejeniusan anak.

[Pertama]
Karakter keluarga yang buruk. Ini kondisi dimana orangtua sering membentak, menghardik, atau menghina anak. Maka anak akan berada dalam ketakutan, kemudian kemurungan dan kekhawatiran. Tak hanya orangtua, abang atau kakak yang mengintimidasi adik juga bisa masuk kategori ini. Dalam lungkungan ini anak tidak memiliki kesempatan untuk bereksplorasi, melakukan kesalahan, menemukan berbagai ide dan melakukan hal yang lain yang biasa dilakukan si jenius. Dalam keluarga dimana kegelisahan melayang-layang di atas rumah laksana awan gelap yang menggayut, anak-anak pun akan kehilangan sifat jenaka mereka.

[Kedua]
Kemiskinan. Keluarga miskin cenderung kurang mampu untuk memberikan lingkungan pembelajaran yang merangsang tumbuhnya kejeniusan anak. Kehadiran orangtua yang tidak berpendidikan atau tidak berwawasan luas dalam keluarga miskin mengakibatkan anak-anak dalam keluarga tersebut tidak menerima berbagai rangsangan intelektual secara layak. Selain itu perawatan kehamilan yang buruk dan kekurangan gizi pada masa kanak-kanak dapat merusak otak anak pada awal kehidupan mereka, sehingga membatasi potensi mereka untuk mengembangkan kejeniusannya.

[Ketiga]
Gaya hidup instan. Ini terjadi dalam keluarga yang secara finansial mapan, orangtua super sibuk. Tapi tidak punya cukup waktu bagi anak-anak mereka. Kalaupun mereka mempunyai waktu akhirnya mereka memfokuskan diri pada kehidupan pembelajaran anak dengan jalan pintas.

Mereka seringkali menekan anak-anak mereka untuk mempelajari berbagai hal sebelum anak siap. Meski dari luar mereka kelihatan seperti anak berprestasi tinggi, seluruh kejenakaan, rasa ingin tahu, kegembiraan, kreatifitasnya sudah dihancurkan.

[Keempat]
Ideologi yang kaku. Beberapa keluarga membesarkan anak-anak dalam suatu lingkungan ketakutan dan kebencian terhadap mereka yang tidak memiliki sistem kepercayaan yang sama. Yang menjadi permasalahan bukan merupakan inti dari sistem kepercayaan tersebut tetapi bagaimana anak-anak diajar untuk takut terhadap cara berfikir yang berbeda dengan kepercayaan mereka dan untuk membenci orang-orang yang berbeda dengan cara berfikir mereka. Tentu ini akan merusak kejeniusan mereka, dimana kejeniusan itu adalah biasa berfikir beda.

22/08/2012

Maaf lahir batin semuanya comifu..

Photos 22/08/2012

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Kecerdasan Buatan (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon.

Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Obyek/Muka, bermain sepak bola.

Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin.

Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah.

Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.

'Kecerdasan buatan' ini bukan hanya ingin mengerti apa itu sistem kecerdasan, tapi juga mengkonstruksinya.

Tidak ada definisi yang memuaskan untuk 'kecerdasan':

1. Kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya, atau

2. Kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah 'Test Kecerdasan'

Namun, untuk sementara haruslah merasa cukup puas dari beberapa alternatif definisi 'kecerdasan' yang ada.

Photos 20/08/2012

Otak Kiri dan Otak Kanan

Otak Kiri, Tekun Pasti Sukses

Secara umum otak kita terbagi menjadi; otak besar, otak kecil dan batang otak. Otak besar terbagi lagi menjadi dua bagian (hemisfer) kiri dan kanan. Bagian kiri dan kanan memiliki fungsi yang berbeda.

Bagian Kiri berfungsi sebagai pusat bahasa, dalam arti bekerja untuk hal-hal yang berkaitan dengan pengertian bahasa verbal, dan pusat berfikir, pusat baca tulis, serta matematika (diatur di pusat baca tulis itu juga). Ia lebih berperan dalam cara berfikir orang yang matematis, cara bicara yang bagus, teratur dan rapi, misalnya jika sedang berpidato, analisis, rasional, kritis misalnya dalam hal pendapat, dan berdasarkan logika.

Otak Kanan, Santai Juga Sukses

Otak sebelah kanan, secara struktural sama dengan otak sebelah kiri, tetapi ada perbedaan fungsi. Otak kanan lebih banyak berfungsi untuk kemampuan memahami dan menikmati melodi, musik, imajinasi, kreativitas, intuisi dan insting, dan fantasi, termasuk di dalamnya memahami hal-hal yang berbau religius dan mistis.

Bakat orahraga seperti atletik, senam, renang, menunjukkan otak motorik kiri yang bekerja bagus. hal ini mungkin terjadi oleh pengaruh faktor genetik, yaitu untuk otot-otot motorik tertentu ia lebih terampil. Selain itu juga dipengaruhi oleh stimulasi lingkungan sejak kecil. Maksudnya, ia sudah sering melatih menggunakan otot-ototnya sejak kecil, otak yang mengatur gerakan ototnya itu juga ikut berkembang. Meski dengan perkembangan yang minim.

Dengan kemampuan yang dihasilkan oleh otak kiri dan otak kanan, manusia dapat melakukan hal-hal yang baru dan rumit serta yang pada mulanya tidak mungkin. Maka dari itu, kedua belahan otak tersebut haruslah dioptimalkan dengan seimbang untuk mempertinggi tingkat kecerdasan seorang manusia.

~latihlah otakmu setiap saat~

Photos 20/08/2012

Otak Manusia, Kapasitas Tak Terbatas

"Daya ingat manusia lebih fantastis daripada yang dibayangkan. Apabila seluruh informasi di alam semesta dimasukkan ke dalam otak kita, otak kita tidak akan penuh"(Irwan Widiatmoko, Trainer Super Great Memory)

Dahulu, orang lebih banyak menggunakan otak kanan saja. Segala sesuatu diselesaikan dengan menggunakan otak kanannya. Misal, ada orang sakit maka mereka mengambil daun lalu direbus dan air rebusannya diminum, untuk menyembuhkan orang yang sakit tersebut. Ketika ditanya alasannya? Jawabannya adalah "saya juga tidak tahu mengapa menggunakan daun itu, tapi hati saya yakin dengan daun penyakitnya akan sembuh". Itulah insting dan kadang menjadi mistik. jadi, jaman dulu orang "pure" menggunakan otak kanannya, meski sekarang pun ada yang demikian.

Periode berikutnya ketika ilmu terus pesat berkembang dan berakibat kepada ilmu barat maka penggunaan otak kanan mulai ditinggalkan diganti optimalisasi otak kiri. Maka dibangunlah metode-metode penelitian yang rumit, teori-teori yang detil, dan argumentasi ilmiah tentang sesuatu. Sangat berbeda dengan periode sebelumnya. dan di zaman itu orang fokus pada metode penelitiannya bukan pada penemuan itu sendiri. Sehingga yang terjadi kemudian adalah orang menjadi budak industri, mereka bekerja amat keras, lupa akan kebutuhan spiritual bahkan lupa membahagiakan diri sendiri.

Maka era modern adalah era dimana orang maju adalah orang yang dapat menyatukan kemampuan otak kanan dan kiri secara seimbang.

Apa itu otak?

Otak terdiri dari berbagai sel saraf, dan secara fisik organ ini berbentuk gumpalan, yang cenderung berwarna kelabu. Dalam gumpalan ini mengalir milyaran arus listrik, yang gunanya menyampaikan informasi, memberi perintah ke seluruh tubuh, berupa gerak, rasa, dan sebagainya. Arus listrik inilah yang membuat kita bergerak, melihat, merasa, dan sebagainya, sehingga ketika kita melihat huruf demi huruf, maka kita akan mampu merangkainya menjadi sebuah kata yang bermakna dan seterusnya. Otak inilah yang kemudian mengendalikan berbagai perilaku kita sehari-hari dalam beraktifitas, baik pasif (seperti tidur), maupun aktif (seperti bekerja, berfikir, dan sebagainya.)

Meski otak merupakan himpunan beberapa sel, otak hanya bekerja dengan sel saraf. Sistem saraf inilah yang menyampaikan informasi ke otak untuk di olah, ditafsirkan, kemudian dikembalikan lagi menjadi perintah untuk berperilaku; ketika Anda menemukan sesuatu, maka otak berusaha mencocokkannya dengan ingatan-ingatan terdahulu yang pernah terekam dalam penyimpanan otak, dan jika hal itu lama kita temukan maka dahi kita pun kemudian akan berkenyit.

Dengan kesempurnaan otak yang dimiliki manusia, hampir tak ada yang tidak mungkin dicapai oleh manusia, hanya masalah waktu, kapan pencapaian itu tiba.

Want your school to be the top-listed School/college in Banda Aceh?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Banda Aceh