08/12/2020
Part 1
Sejarah Rufaidah Al-Aslamia
TAHUKAH Anda bahwa 1400 tahun yang lalu ada seorang perawat muslimah yang memilih mengabdikan hidupnya bagi dunia kesehatan. Bahkan ia dijuluki sebagai perawat pertama dalam sejarah Islam oleh seluruh ulama.
Beliau hidup di zaman Rasulullah saw. Wanita berhati mulia ini bernama lengkap Rufaidah binti Sa’ad Bani Aslam al-Khazraj. Namun ia lebih dikenal dengan Rufaidah al-Aslamiyyah.
Kata “al-Aslamiyyah” adalah nisbat kepada marga dimana ia dilahirkan yaitu, Aslam, salah satu klan dari suku Khazraj di Madinah.
Selain al-Aslamiyyah, julukannya yang lain adalah “al-Fidaiyyah”, karena keberaniannya menerobos kawasan-kawasan perang untuk menyelamatkan dan mengobati tentara-tentara yang terluka.
Rufaidah lahir di Madinah kira-kira pada 570 M dan meninggal pada 632 M. Ia dikenal pandai membaca, menulis dan kaya raya. Ia juga termasuk kaum Anshar, yaitu golongan yang pertama menganut Islam di Madinah.
Rufaidah mempelajari ilmu keperawatan saat ia bekerja membantu ayahnya yang berprofesi sebagai dokter. Dari ayahnya inilah, Rufaidah banyak belajar tentang ilmu keperawatan.
Rufaidah hidup pada masa abad pertama Hijriyah atau abad ke-8 Masehi, dan digambarkan sebagai perawat teladan, baik dan bersifat empati. Ia seorang pemimpin, organisatoris, mampu mengerahkan dan memotivasi orang lain. Selain itu, ia memiliki pengalaman klinis yang dapat diajarkan kepada perawat lain, yang dilatih dan bekerja dengannya.
Ia tidak hanya melaksanakan peran perawat dalam aspek klinis semata, tetapi juga melaksanakan peran komunitas dan memecahkan masalah sosial yang dapat mengakibatkan timbulnya berbagai macam penyakit.
Ketika Perang Badar, Uhud, Khandaq, dan Khaibar, Rufaidah menjadi relawan yang merawat korban luka. Dia melatih beberapa kelompok perempuan untuk menjadi perawat. Dalam Perang Khaibar, mereka minta izin kepada Rasulullah SAW. untuk ikut di garis belakang pertempuran agar dapat merawat prajurit yang terluka. Rasulullah pun mengizinkannya.
Bersambung...