Bestari Aberka

Bestari Aberka

Share

Konsultan Manajemen Bisnis, Pendidikan & Teknologi

01/12/2022

Asy-Syarif Al-Idrisi

Asy-Syarif Al-Idrisi adalah seorang ahli geografi terkemuka dan terhebat yang pernah dikenal olah peradaban Islam, bahkan oleh peradaban manusia hingga era penemuan geografi Eropa (akhir abad kelima belas dan awal abad keenam belas masehi).
Jauh sebelum ahli geografi Eropa lebih dikenal, ilmuan muslim ini telah membuat berbagai karya.

Al-Idrisi telah banyak melakukan penjelajahan ke semenanjung Laut Tengah dan negara-negara yang berdekatan dengan kawasan tersebut.
Penjelajahan yang dia lakukan telah banyak memberikan informasi ilmiah dan sekaligus memperdalam pengetahuannya tentang geografi.

Asy-Syarif Al-Idrisi seorang ilmuwan Muslim yang pertama kali membuat globe atau bola dunia. Awalnya, dia membuat peta-peta datar. Kemudian menggabungkan keterangan dan data-data dari para penjelajah dan pedagang muslim dari Afrika dan Samudra Hindia. Ada juga yang berasal dari Timur Jauh. Selain itu Asy-Syarif Al-Idrisi juga mempelajari catatan para ilmuwan sebelumnya.
Menurut keterangan, ada sekitar tujuh puluh lembar peta datar yang berhasil dibuatnya. Al-Idrisi kemudian menyatukan peta-peta itu dalam simpul melingkar koordinat astronomi. Kemudian, peta-peta ditempelkan di bola perak seberat 400 kg dan berdiameter 80 inci. Jadilah globe yang pertama dibuat. Dalam globe pertama itu ada tujuh benua. Al-Idrisi melengkapinya dengan rute perdagangan, danau, sungai, dataran tinggi, dan pegunungan.
Al-Idrisi membutuhkan waktu lima belas tahun untuk membuatnya. Selama ratusan tahun, globe itu dianggap yang terlengkap dan terakurat. Al-Idrisi wafat pada tahun 560 H atau 1166 M di Sisilia, Italia.

Photos from Bestari Aberka's post 03/10/2022

Pembangunan Graha BKPAKSI Wilayah Kalimantan Timur di Bumi Sholawat di km 34 Samboja.

Prima Irmansyah, Bkpaksi Bkpaksi, Bkpaksi Kalimantan Timur

30/09/2022

Quality...

24/09/2022

Nusaibah binti Ka'ab

Ummu Umarah, mujahiddah bernama lengkap Nusaibah binti Ka'ab Al-Anshariyah ini, adalah putri dari Ka'ab bin Amr, salah satu sesepuh Bani Mazim An-Najar. Ummu Umarah termasuk dari dua muslimah Madinah yang berangkat ke Mekkah untuk melakukan Baiat Aqabah di masa awal kenabian Rasulullah.

Kisah kepahlawanan Ummu Umarah tidak kalah epik dengan kisah Khawla Al-Azwar, The Black Rider. Bahkan Ummu Umarah adalah termasuk sahabat yang berperang berdampingan dengan Rasulullah dalam berbagai perang melawan kaum kafir Quraisy dan prajurit muslimah pertama dalam sejarah.

Seperti halnya Khawla, Ummu Umarah turun ke medan perang awalnya sebagai tenaga medis dan pendukung logistik tentara muslim. Ummu Umarah bertugas mensuplai air minum dan mengobati luka-luka para tentara Muslim.

Dikisahkan oleh Ibnu Sa'ad dalam Thabaqat, dalam Perang Uhud, tanggal 7 Syawal 3 Hijriyah, saat itu pasukan Rasulullah yang hanya berjumlah 700 orang menghadapi 3000 tentara kafir yang dipimpin oleh Abu Sufyan. Pasukan muslim hampir meraih kemenangan dan memukul mundur pasukan kafir Quraisy. Namun sebagian tentara yang silau akan harta rampasan perang dan mengabaikan perintah Rasulullah. Pasukan Quraisy pun berbalik memukul mundur pasukan muslim. Dalam keadaan terjepit di bukit Uhud, pasukan kafir mengutus Ibnu Qumai'ah untuk membunuh Rasulullah.

Ummu Umarah mendengar hal tersebut merasa geram dan marah. Dengan berbekal sebilah pedang milik salah satu tentara muslim yang melarikan diri, bersama suami dan putra-putranya, Ummu Umarah dengan gagah menghadang Ibnu Qumai'ah yang memiliki tubuh tegap. Bagaikan pertarungan antara David dan Goliath, Ummu Umarah tak gentar menghadapi musuhnya demi melindungi Rasulullah.

Luka-luka yang dialami tidak dihiraukan. Darah yang bercucuran diabaikan. Yang Ummu Umarah tahu hanyalah melindungi kekasih Allah. Rasulullah berujar, "Ia tidak berpaling ke kanan atau ke kiri kecuali terus berperang demi aku. "

Melihat keberanian Ummu Umarah, pasukan Muslim bangkit dan kembali melakukan perlawanan. Rasulullah dan Ummu Umarah selamat. Ummu Umarah mengalami setidaknya 20 luka, termasuk luka yang cukup parah di bagian lehernya.

Saat Rasulullah mengunjunginya, Ummu Umarah tak mau membuat Rasulullah bersedih dan mengatakan pada Rasulullah bahwa kondisinya baik-baik saja, padahal darah masih merembes di balik hijabnya.

Rasulullah SAW kemudian bertanya, "Ya Umarah, apa yang engkau harapkan dari semua perjuanganmu ini?"

Lalu Ummu Umarah menjawab, "Ya Rasulullah, hanya satu yang saya harapkan. Doakanlah saya menjadi tetanggamu di dalam surga."
Rasulullah pun berdoa agar Allah menjadikan Ummu Umarah dan keluarganya untuk menjadi ahli surga.

Tak berhenti di Perang Uhud saja, Ummu Umarah juga turun membela panji Rasullulah di Perang Hunain dan beberapa perang lainnya. Bahkan pada saat khalifah pertama, Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq menyatakan perang pada Musailamah Al-Kadzab, sang nabi palsu, Ummu Umarah mengajukan diri untuk ikut maju berperang.

Melihat keteguhan hatinya, Khalifah mengijinkan dan berkata, "Sungguh kami telah menyaksikan pengorbananmu di medan jihad, maka keluarlah (untuk berperang) dengan menyebut nama Allah. " Ummu Umarah berangkat dengan putranya Hubaib bin Zaid bin Ashim. Hubaib tertangkap dan dibunuh karena menolak mengakui kenabian Musailamah.

Dalam perang yang dikenal Perang Yamamah ini, Ummu Umarah wafat di tahun 13 Hijriah. Tekadnya membunuh nabi palsu, Musailamah diwujudkan oleh putranya yang lain, Abdullah.

Semasa hidupnya, Ummu Umarah yang dijuluki "Singa Merah", karena keberanian dan ketangguhannya di medan perang, juga dikenal sebagai pembela hak-hak kaum muslimah.

23/09/2022

Apakah segala sesuatu bisa dihitung dengan bilangan angka?

Simak penjelasannya yuuuk

22/09/2022

Alhamdulillah

Distribusi wakaf Qur’an oleh GIFARI telah terlaksana. Jazakumullah khairan kepada para donatur sekalian semoga menjadi amal jariyah untuk bekal akhirat yang tidak terputus dan terus mengalir.
Aamiinn Ya Rabbal Alamin.

17/09/2022

Bagi umat Islam, memahami bacaan Al-Qur'an dengan baik dan benar memiliki kaitan yang erat dengan pemahaman huruf hijaiyah.

Berikut 30 huruf hijaiyah serta tanda baca yang benar:

16/09/2022

Kata tunjuk...?

11/09/2022

Ibnu Khaldun.

Ibnu Khaldun lahir di Tunisia pada tahun 732 H/1332 M. Nama lengkapnya adalah Abdurrahman bin Muhammad bin Abi Bakr Muhammad bin al-Hasan Ibn Khaldun. Orang-orang Barat menjuluki ia dengan sebutan Polymath yang artinya penghimpun berbagai bidang pengetahuan. Ibnu Khaldun terbiasa belajar dengan tekun sejak kecil. Ia mempelajari berbagai bidang pengetahuan, seperti filsafat, ilmu seni, sastra, dan ilmu kenegaraan. Sebagai seorang Muslim, Ibnu Khaldun mendalami Al-Qur’an dan hadits. Ia sangat meyakini bahwa semua ilmu bersumber dari Al-Qur’an.

Semasa hidupnya, Ibnu Khaldun berkelana ke berbagai negara. Dimana pun ia berada, Ibnu Khaldun selalu mendapat tempat terhormat karena kedalaman ilmunya. Ibnu Khaldun sangat menyukai sejarah dan ahli dalam bidang ini. Karya besarnya tentang filosofi sejarah terangkum dalam buku Muqaddimah karya Ibnu Khaldun adalah adikarya terbesar yang tidak tertandingi. Muqaddimah merupakan karya yang melejitkan nama Ibnu Khaldun dalam peta peradaban Islam. Buku ini dianggap sebagai uraian yang paling sistematis tentang seluk-beluk ilmu sosial. Lantaran itu, pembacanya dapat memahami secara mendalam situasi dunia Muslim dalam abad pertengahan. Selain menyukai sejarah, Ibnu Khaldun gemar melakukan pengamatan terhadap kehidupan manusia melalui masyarakat di tempat tinggalnya dan masyarakat yang dia temui di pengembaraannya.

Ibnu Khaldun mengadakan kajian mendalam tentang gejala-gejala sosial termasuk merinci kehidupan masyarakat primitif dengan masyarakat modern. Menurut Ibnu Khaldun, kunci keberhasilan adalah ilmu agama. Seseorang yang memahami ilmu agama akan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Ibnu Khaldun wafat pada tahun 1406 M di Kairo, Mesir

10/09/2022

# Siti Khadijah RA

Siti Khadijah adalah seorang wanita bangsawan yang lahir dari suku Qurays. Ia adalah wanita yang bijak dan terhormat di Mekkah. Khadijah menikah dua kali tetapi kedua suaminya meninggal. Hal ini membuat Khadijah menjadi seorang janda. Khadijah mewarisi kekayaan kedua suaminya, menjadikannya wanita terkaya di Mekkah. Ia mengambil alih bisnis dan menjadi pedagang sendiri.

Siti Khadijah RA menjadi satu dari empat wanita yang menjadi teladan dalam kehidupan orang muslim. Keempatnya dijanjikan surga sesuai hadits yang diriwayatkan oleh Muslim. Rasulullah saw bersabda : “Pemuka wanita ahli surga ada empat : Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulullah, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah.” (H.R. Muslim )
Kisah teladan Khadijah tidak hanya pada saat dia mengakui kebenaran wahyu Allah SWT dan mendampingi Nabi Muhammad saw. Dalam berbagai biografi Siti Khadijah karakter unggulnya telah terlihat sebelum dia menerima Islam dan menjadi istri Rasulullah.

Begitu banyak keistimewaan Khadijah Ra yang disebut sebagai Ummul Mukminin, diantaranya adalah :
- Khadijah adalah wanita yang pertama kali memeluk islam
- Khadijah beriman kepada Nabi ketika semua orang kafir padanya
- Khadijah adalah wanita pertama yang dijamin masuk surga bahkan Ia mendapat kabar gembira dari Allah, bahwa Allah telah membangunkan baginya rumah di surga.
- Manusia pertama yang mendapat salam dari Allah yang disampaikan dari langit ke tujuh. Khadijah pantas menerimanya karena selalu setia mendampingi Nabi dalam kondisi seperti apa pun.
- Wanita pertama yang dikategorikan shiddiq di antara wanita lainnya.
- Mengorbankan seluruh hartanya untuk kepentingan Nabi
- Wanita yang memberikan keturunan bagi Nabi
- Wanita yang matang dan cerdas, pandai menjaga kesucian, dan terpandang bahkan sejak masa jahiliyah dan diberi gelar At Thahiriyah (wanita yang suci). Khadijah adalah orang yang terhormat, taat beragama dan sangat dermawan.
- Seluruh hidupnya diberikan untuk mendukung dan membela dakwah Nabi.
- Orang yang pertama shalat dengan Nabi.

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari shirah Siti Khadijah Ra, seorang wanita kaya dan mandiri akan tetapi tetap patuh dan taat kepada Allah dan suaminya, dan selalu membela perjuangan serta mendukung dengan harta dan jiwanya. Semoga kita bisa menjadikannya teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Allah meridhoi. Amiin.

09/09/2022

Kata sambung

Want your school to be the top-listed School/college in Balikpapan?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Balikpapan
76128