25/12/2021
𝗞𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗔𝗻𝗮𝗸 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗞𝗲𝗰𝗶𝗹 𝗗𝗲𝗸𝗮𝘁 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗔𝗹 𝗤𝘂𝗿’𝗮𝗻, 𝗔𝗹 𝗤𝘂𝗿’𝗮𝗻 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗰𝗮𝗺𝗽𝘂𝗿 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗴𝗶𝗻𝗴𝗻𝘆𝗮
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fithrah, maka kedua ibu-bapaknyalah yang akan menjadikannya seorang Yahudi atau seorang Nasrani atau seorang Majusi”.(Muttafaqun ‘alaih).
Dari sinilah, orang tua memiliki peran penting dalam tumbuh dan berkembangnya anak, dekatkanlah anak-anak kita dengan Al Qur’an, tanamkanlah benih benih Tauhidulloh dalam jiwa mereka, pupuklah semangat mereka agar senantiasa menjadi Ahlul khoir, penebar kebaikan, Ahlul Qur’an (Penghafal Al Qur’an) dan penebar kebaikan, bersemangat mengerjakan amal shalih dan tidak keluar dari aturan-aturan syari’at Islam.
𝗔𝗟 𝗤𝗨𝗥’𝗔𝗡 𝗡𝗨𝗧𝗥𝗜𝗦𝗜 𝗧𝗘𝗥𝗕𝗔𝗜𝗞 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗔𝗡𝗔𝗞-𝗔𝗡𝗔𝗞 𝗞𝗜𝗧𝗔
Imam Al-Bukhori meriwayatkan di dalam At-Taariikhul Kabiir, bahwasanya Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
من تعلم القرآن و هو فتي السن خلطه الله بلحمه ودمه
“Barang siapa yang mempelajari Al Qur’an di usia muda, maka Alloh akan menyatukan Al Qur’an dengan darah dandagingnya”
(At-Taariikhul Kabiir iii /94).
Di dalam kitab Al Adaab Assyar’iyyah Libni Muflih 1/244, Ibnu Abbas Mengatakan :
من قرأ القرآن قبل ان يحتلم فهو ممن أوتى الحكم صبيا (الآداب الشرعية لابن مفلح
“Barang siapa yang membaca Al Qur’an sebelum ia baligh, maka ia termasuk orang yang diberi ilmu sejak masa kecil”.
Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
” حِفْظُ الْغُلامِ الصَّغِيرِ كَالنَّقْشِ فِي الْحَجَرِ ، وَحِفْظُ الرَّجُلِ بَعْدَ مَا يَكْبُرُ كَالْكِتَابِ عَلَى الْمَاءِ
“Dari Ibnu Abbas semoga Alloh meridhainya ia berkata, Rasululloh Shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Hafalan anak kecil bagaikan melukis/mengukir di atas batu dan hafalan anak seorang dewasa bagaikan menulis di atas air”. (Hadits Marfu’ diriwayatkan oleh Alkhatib dalam Al jami’nya).
إِنَّ الطِّفْلَ إِذَا حَفِظَ الْقُرْآنَ مُنْذُ صُغْرِهِ اِخْتَلَطَ الْقُرْآنُ بِلَحْمِهِ وَدَمِهِ
“Ketika anak menghafal Al Qur’an semenjak dini maka Al Qur’an akan menyatu dengan darah dan dagingnya.”
(Dr. Yahya Al Ghautsani, Pakar pendidikan Al Qur’an)