Sekolah Tahfidz SMPIT Rabbani Quran School

Sekolah Tahfidz SMPIT Rabbani Quran School Sekolah Tahfidz SMPIT Rabbani Quran School beralamat di Kepala Bandar, Kec. Susoh, Kab. Aceh Barat D

Keluarga besar TAUD SAQU, SDIT & SMPIT RABBANI QURAN SCHOOL mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh murid, Wali Mu...
22/07/2021

Keluarga besar TAUD SAQU, SDIT & SMPIT RABBANI QURAN SCHOOL mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh murid, Wali Murid, dewan guru dan panitia serta masyarakat Lamkuta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan SIT RABBANI QURAN SCHOOL BERBAGI QURBAN 1442 H.

Ucapan terimakasih secara khusus dan istimewa juga kami sampaikan kepada seluruh Muhsinin peserta Qurban yang telah mempercayakan pelaksanaan qurban nya melalui SIT Rabbani Quran School. Semoga Allah membalasnya dengan pahala terbaik dan diberikan kemuliaan di dunia dan akhirat.

Alhamdulillah tahun ini SIT Rabbani Quran School membagi 162 paket Qurban yang dibagikan kepada warga masyarakat di sekitar sekolah dan juga warga sekolah.

Harapan semoga tahun2 berikut nya SIT Rabbani Quran School insya Allah terus meningkatkan pelayanan Qurban sebagai bentuk khidmat terhadap masyarakat sekitar yang membutuhkan.

09/12/2020

Bisa dibilang teori pendidikan sekarang mungkin sudah menyentuh langit ke tujuh.
Tapi sebenarnya ada yang hilang dengan pendidikan kita.
Yang disebut dengan KEBERKAHAN.

Keberkahan bukan buatan manusia.
Melainkan Rahmat Allah.

Berikut sangat menarik pemaparan tentang Keberkahan sekolah yang dijelaskan oleh Ustaz Muflih Saputra, M.Sc.

Bahasa yang digunakan sangat ringan dan menyentuh jiwa. Sebagai orang tua, semoga kita hadir dan berperan untuk mewujudkan Keberkahan pendidikan bagi anak-anak kita sebagai pewaris yang sah peradaban negeri ini

Suasana ujian akhir semester hari pertama santri SMPIT Rabbani Quran School. Semoga  santri dapat mengikuti ujian dengan...
30/11/2020

Suasana ujian akhir semester hari pertama santri SMPIT Rabbani Quran School. Semoga santri dapat mengikuti ujian dengan tenang, senang dan tidak tegang.

Pekan depan insya Allah santri akan mengikuti ujian Tahfidz.

25/11/2020

HILANGNYA KEBERKAHAN ILMU PADA ANAK, KARENA PERILAKU BURUK ORANG TUA PADA GURU ANAKNYA

Penulis: Abdul Rahman, S.Pd.I., MA (Wasekum IGI Sidrap)

Syekh Abdul Qadir adalah seorang ulama yang terkenal pada zamannya. Murid-muridnya berasal dari berbagai kalangan. Ada anak orang kaya, ada anak penguasa, ada juga anak pedagang dan anak-anak orang miskin. Di madrasah Syekh Abdul Qadir tidak ada dikriminasi, semua murid diperlakukan sama.

Di madrasah Syekh Abdul Qadir diperkenalkan ilmu dan lebih diutamakan adab, termasuk adab kepada guru yang dijunjung tinggi. Termasuk adab yang diajarkan adalah bagaimana murid berhikmat dan meraih keberkahan dari gurunya.

Sebuah kebiasaan bahwa ketika sang guru sedang menyantap makanan, maka murid-murid tidak ada yang ikut makan sebelum gurunya selesai, ternyata ada tradisi meraih berkah ilmu dengan memakan sisa makanan gurunya.

Syekh Abdul Qadir paham hal tersebut sehingga ia selalu menyisahkan makanannya untuk di ambil oleh murid-muridnya. Seorang tamu yang datang menjenguk anaknya melihat hal itu dan berfikir bahwa anak-anak mereka yang belajar pada Syekh Abdul Qadir diperlakukan seperti babu atau kucing. Masa mereka diberikan sisa makanan dari gurunya. Pikiran kotor inilah yang menyebabkan orang tua murid tadi memprofokasi orang tua lainnya.

Salah satu orang tua yang merupakan orang terpandang, kaya dan penguasa termakan propokasi dan datang menghadap Syekh Abdul Qadir dan mengungkapkan keberatannya atas perlakuan sang guru kepada anaknya yang dianggap melecehkan kehormatannya dan kehormatan anaknya.

Maka terjadilah dialog sebagai berikut :
“Wahai tuan syekh, saya menghantar anak saya kepada tuan syekh bukan untuk jadi pembantu atau dilakukan seperti kucing. Saya hantar kepada tuan syekh, supaya anak saya jadi alim ulama’.”

Syekh Abdul Qadir hanya jawab ringkas saja. “ Kalau begitu ambillah anakmu.”

Maka si bapak tadi mengambil anaknya untuk pulang. Ketika keluar dari rumah syekh menuju jalan pulang. Orang tua murid tadi bertanya pada anaknya beberapa hal mengenai ilmu hukum syariat, ternyata kesemua soalannya dijawab dengan tepat dan rinci. Maka bapak tadi berubah fikiran dan mengembalikan anaknya kepada tuan Syekh Abdul Qadir.

“Wahai tuan syekh terimalah anak saya untuk belajar dengan tuan kembali. Tuan didiklah anak saya. Ternyata anak saya bukan seorang pembantu dan juga diperlakukan seperti kucing. Saya melihat ilmu anak saya sangat luar biasa bila bersamamu.”

Maka jawab tuan Syekh Abdul Qadir. “Bukan aku tidak mau menerimanya kembali, tapi ALLAH sudah menutup pintu hatinya untuk menerima ILMU dariku, ALLAH sudah menutup futuhnya (Mata Hati) untuk mendapat ilmu disebabkan orang tua yang tidak beradab kepada GURU.”

Ternyata orang tua yang tidak beradab pada guru bisa menyebabkan anak-anaknya menjadi korban kehilangan keberkahan ilmu dari guru-gurunya.

Begitulah ADAB dalam menuntut ilmu. Anak, Ibu, Ayah dan siapa pun perlu menjaga adab kepada guru. Kata ulama: SATU PRASANGKA BURUK SAJA KEPADA GURU MU MAKA ALLAH HARAMKAN SELURUH KEBERKATAN YANG ADA PADA GURU MU KEPADA MU.

Kisah ini adalah refleksi untuk para orang tua siswa, sia-sialah kita menyekolahkan anak kita kalau pada akhirnya ilmu yang diperolehnya tidak berkah. Karena kita sebagai orang tua yang tidak beradab kepada guru anak anak kita sehingga anak-anak kitapun menjadi kehilangan adab kepada gurunya.

Setelah lebih dari 3 bulan mengikuti karantina tahsin dan tahfidz di asrama, tiba masanya para santri mempersiapkan diri...
24/11/2020

Setelah lebih dari 3 bulan mengikuti karantina tahsin dan tahfidz di asrama, tiba masanya para santri mempersiapkan diri untuk mengahadapi ujian Tahfidz dan ujian sekolah.
Ujian ini harus dilalui dengan tenang dan senang tanpa tegang.

Guna menghadirkan rasa demikian, para santri dilibatkan dalam kegiatan rihlah sambil menikmati keindahan alam ciptaan Allah. Kehadiran para santri sempat disambut oleh segerombolan ikan lumba-lumba yang berenang di bibir pantai. Ini adalah momen yang langka terjadi.
Qadarullah mereka hadir untuk menyambut dan menghibur para pejuang Al Qur'an untuk tetap bersemangat.

Sayangnya kami tidak sempat mengabadikan momen atraksi lumba-lumba yang berlangsung sekitar lebih kurang 5 menit itu.

Suasana pagi yang cerah secerah semangat santri untuk menghafal Al-Qur'an
15/11/2020

Suasana pagi yang cerah secerah semangat santri untuk menghafal Al-Qur'an

Address

Jalan Tgk. Alian. Desa Kepala Bandar, Kec. Susoh
Aceh Barat Daya
23765

Telephone

+6282160009119

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekolah Tahfidz SMPIT Rabbani Quran School posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Sekolah Tahfidz SMPIT Rabbani Quran School:

Shortcuts

Share

Category