05/12/2024
Jazakumullah khair wabarokallahu fikum. untuk S U K S E S Akhlaq dan Adab harus diperhatikan dengan baik sebagai hal yang integritas atau tidak terpisahkan dari elemen S U K S E S yang lainnnya.
S=SQ=Spiritual Quotient=Kecerdasan Spiritual=Islam sunni-salafy khususnya dalam 'aqidah. Iman-takwa evaluasi kontrol muhasabah. Jiwa.
U=EQ=Emotional Quotient=Kecerdasan Emosional=Kepribadian Akhlak adab personal sosial. Attitude Affective. Bijak kreatif pemberani optimis. Hati.
K=IQ=Intellectual Quotient=Kecerdasan Intelektual= Fiqh IPTEK Cognitive kritis analitis sistematis riset. Akal.
S=PQ=Physical Quotient=Kecerdasan fisik. Sirah. Jasmani anatomi fisiologi motorik keterampilan kerja keras olahraga beladiri kesehatan travel peralatan perlengkapan lingkungan.
E=EQ=Entrepreneurial Quotient=Kecerdasan Kewirausahaan=Cashflow Quadrant.
S=SQ=Social Quotient=Kecerdasan Sosial=Kepemimpinan manajemen administrasi organisasi komunikasi bahasa philanthropist kemanusiaan bakti sosial.
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tathimusshalihat. Allahumma amitna 'alal Islam wassunnah.
HAFIDH
Australia mengaji
Al Firdaus Reallionare
Al Firdaus Entrepreneurship
Ketahuilah bahwa ulama salaf sangat perhatian sekali pada masalah adab dan akhlak. Mereka pun mengarahkan murid-muridnya mempelajari adab sebelum menggeluti suatu bidang ilmu dan menemukan berbagai macam khilaf ulama.
Imam Darul Hijrah; Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy, “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”
Kenapa sampai para ulama mendahulukan mempelajari adab?
Yusuf bin Al Husain berkata, “Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.”
Oleh karenanya, para ulama sangat perhatian sekali mempelajarinya.
Ibnul Mubarok berkata, “Kami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun, sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.”
Ibnu Sirin juga berkata, “Mereka -para ulama- dahulu mempelajari petunjuk (adab) sebagaimana mereka menguasai suatu ilmu.”
Lihatlah doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam supaya dianugerahi akhlak yang mulia,
اللَّهُمَّ اهْدِنِى لأَحْسَنِ الأَخْلاَقِ لاَ يَهْدِى لأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا لاَ يَصْرِفُ عَنِّى سَيِّئَهَا إِلاَّ أَنْتَ
“Allahummahdinii li ahsanil akhlaaqi laa yahdi li-ahsanihaa illa anta, washrif ‘anni sayyi-ahaa, laa yashrif ‘anni sayyi-ahaa illa anta [artinya: Ya Allah, tunjukilah padaku akhlak yang baik, tidak ada yang dapat menunjukinya kecuali Engkau. Dan palingkanlah kejelekan akhlak dariku, tidak ada yang memalinggkannya kecuali Engkau].” (HR. Muslim no. 771, dari ‘Ali bin Abi Tholib).
Semoga bermanfaat.