22/11/2024
Prasasti 'Yesus adalah Tuhan' Tertua Ditemukan di Israel, Mosaik Megido Dianggap Sebagai Penemuan Terbesar Sejak Gulungan Laut Mati
Penemuan baru-baru ini di Israel telah mengguncang dunia arkeologi dan sejarah Kristen.
Sebuah mosaik kuno yang ditemukan di bawah lantai penjara di Megido di Lembah Yizreel kini dianggap sebagai salah satu penemuan arkeologis terpenting sejak ditemukannya Gulungan Laut Mati.
Mosaik yang diperkirakan berusia lebih dari 1.800 tahun ini berisi prasasti tertua yang menyatakan Yesus Kristus sebagai Tuhan.
Mosaik yang dipajang di Museum Alkitab di Washington, D.C., hingga Juli 2025, menggambarkan keyakinan umat Kristen awal tentang divinitas Yesus.
Mosaik ini menunjukkan tulisan Yunani kuno yang berbunyi: "Akeptous yang mencintai Allah telah mempersembahkan meja kepada Allah Yesus Kristus sebagai peringatan."
Frasa ini menegaskan bahwa umat Kristen sudah menganggap Yesus sebagai Tuhan sejak dahulu kala, jauh sebelum kekristenan menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi.
Mosaik ini ditemukan pada tahun 2005 selama perluasan sebuah penjara keamanan tinggi di Megido.
Menampilkan lantai mosaik seluas 581 kaki persegi, mosaik tersebut menghiasi aula doa pertama di dunia, yang diperkirakan dibangun sekitar tahun 230 M.
Menurut Carlos Campo, CEO Museum Alkitab, penemuan ini adalah "penemuan terbesar sejak Gulungan Laut Mati," dan memberikan wawasan yang sangat penting mengenai kehidupan Kristen pada masa-masa awal.