26/01/2026
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua.
Anak-anakku yang saya banggakan,
Coba renungkan sejenak. Setiap pagi kalian bangun, berseragam, lalu melangkah ke sekolah.
Apa sebenarnya yang membuat kalian datang ke sekolah?
Apakah karena kewajiban?
Karena takut terlambat?
Karena orang tua menyuruh?
Atau karena ingin bertemu teman?
Semua jawaban itu tidak salah.
Namun sekolah bukan hanya tentang hadir secara fisik, duduk di kelas, lalu pulang.
Sekolah adalah tempat kalian menanam mimpi.
Di sinilah karakter dibentuk, disiplin dilatih, tanggung jawab diajarkan, dan masa depan mulai dirancang.
Setiap pelajaran yang kalian ikuti, setiap tugas yang kalian kerjakan, bahkan setiap teguran yang kalian terima, semuanya adalah bagian dari proses menjadi pribadi yang lebih baik.
Datanglah ke sekolah bukan hanya dengan kaki,
tetapi juga dengan niat.
Niat untuk belajar,
niat untuk berubah,
dan niat untuk menjadi versi terbaik dari diri kalian.
Jika hari ini kalian datang ke sekolah dengan perasaan lelah, malas, atau jenuh, itu manusiawi.
Namun jangan lupa, ada orang tua yang berharap, ada guru yang berjuang, dan ada masa depan yang menunggu.
Maka tanyakan pada diri kalian setiap pagi:
“Aku datang ke sekolah hari ini untuk apa?”
Jika jawabannya untuk masa depanmu, maka jalani hari ini dengan sungguh-sungguh.
Akhir kata, semoga langkah kalian ke sekolah selalu bernilai ibadah, bermakna, dan membawa kalian lebih dekat pada cita-cita.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
16/01/2026
Dari bumi ke langit, Isra Mi'raj menanamkan keyakinan tentang harapan yang tak pernah padam. Cahaya iman selalu hadir bagi jiwa yang percaya.
12/01/2026
Kegiatan upacara bendera setiap hari Senin merupakan tradisi yang telah mengakar dalam sistem pendidikan Indonesia. Momen sakral ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme kepada generasi muda.
11/01/2026
CARA MENJADI GURU DISUKAI SISWA
TANPA KEHILANGAN WIBAWA
1. Tegas pada Aturan, Hangat pada Sikap.
Siswa menyukai guru yang jelas aturannya tetapi tidak dingin. Ketegasan membuat kelas tertib, sementara sikap hangat membuat siswa merasa aman dan dihargai.
2. Konsisten antara Ucapan dan Tindakan.
Wibawa guru lahir dari konsistensi. Saat aturan ditegakkan secara adil tanpa pilih kasih, siswa akan menghormati meski tidak selalu setuju.
3. Dengarkan Siswa, Bukan Selalu Membenarkan.
Guru yang mau mendengar pendapat siswa akan lebih disukai. Mendengar bukan berarti menuruti semua keinginan, tetapi menunjukkan bahwa suara siswa bernilai.
4. Gunakan Humor Secukupnya, Bukan Berlebihan.
Humor yang tepat membuat suasana kelas cair dan dekat. Namun tetap jaga batas agar peran guru tidak berubah menjadi “teman sebaya”.
5. Tegur dengan Cara Mendidik, Bukan Mempermalukan
Siswa akan lebih menghormati guru yang menegur dengan tenang dan solutif, bukan dengan emosi atau mempermalukan di depan teman-temannya.
6. Kuasai Materi dan Siap Mengajar
Wibawa guru sangat kuat saat siswa melihat gurunya paham materi dan siap mengajar. Kompetensi adalah bentuk wibawa yang paling alami.
7. Jadi Teladan, Bukan Sekadar Pemberi Nasihat
Siswa lebih menghormati apa yang guru lakukan dibanding apa yang guru katakan. Sikap, kedisiplinan, dan kejujuran guru adalah contoh nyata.
Guru yang disukai bukan guru yang selalu memanjakan,
tetapi guru yang adil, konsisten, dan peduli.
Di situlah wibawa tumbuh dengan sendirinya.
09/01/2026
Mengantarkan anak ke sekolah bukan hanya sekadar perjalanan pagi.
Tetapi juga momen menanamkan doa dan harapan.
Doa orang tua adalah bekal terbaik agar anak dimudahkan memahami dan menyerap ilmu dengan baik.
" Allahuma faqqi-hu (laki-laki)/faqqi-ha (perempuan) fid-din wa'allim-hut ta'wil"
Artinya : Ya Allah berilah kepahaman kepadanya dalam urusan agama dan ajarkannya takwil (tafsir Al Qur'an).
09/01/2026
Menjadi guru bukan hanya soal mengajar didepan kelas. Ada pikiran yang lelah, perasaan yang di uji dan kesabaran yang terus di latih.
Namun semua dijalani dengan satu tujuan yaitu membimbing anak-anak menjadi manusia yang lebih baik.
Terima kasih untuk setiap perjuangan yang sering tidak terlihat.
08/01/2026
Memulai pagi dengan kebaikan melalui hal-hal positif adalah cara sederhana untuk menanamkan semangat dan harapan sejak awal hari.
07/01/2026
Pendidikan bukan hanya sekedar angka-angka dan nilai-nilai. Tapi karakter, akhlak dan ketulusan hati.
06/01/2026
Assalamu'alaikum wr wb.
Sahabat Madrasah,
Budaya 3S dan Apel pagi di Yayasan Pendidikan Islam Nurul Fauzi Kelurahan Dendang Kecamatan Stabat.
Selasa, 6 Januari 2026
15/03/2023
Yukk Bapak/Ibu... Daftarkan putra & Putrinya sekarang, jangan sampain ketinggalan
13/08/2022
Keseruan Lomba memasak Siswa/i & Wali Kelas di Yayasan Pendidikan Islam Nurul Fauzi Kelurahan Dendang dalam rangka Memeriahkan HUT RI ke 77