11/03/2025
Insentif Kebijakan Makroprudensial Dan Peluang Sektor Properti 2025
CNBC Indonesia. Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Februari pada tahun 2025 mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50% di tengah ketidakpastian global. Meskipun perekonomian global masih dihadapkan pada berbagai tantangan, Indonesia harus tetap optimis mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
Seputar KLM
KLM adalah penyempurnaan dari insentif makroprudensial yang diterapkan sejak Maret 2022 yang merupakan insentif yang ditetapkan oleh Bank Indonesia melalui pengurangan giro bank di Bank Indonesia dalam rangka pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) yang wajib dipenuhi secara rata-rata. KLM diberikan dalam bentuk pengurangan giro bank di Bank Indonesia dalam rangka pemenuhan GWM yang wajib dipenuhi secara rata-rata, dengan insentif pengurangan paling tinggi sebesar 4% (400 bps).
Sejak 1 Januari 2025, sektor ekonomi yang dicakup pemberian KLM antara lain sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan, sektor transportasi, pergudangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif serta sektor konstruksi, real estate dan perumahan rakyat.
Besaran insentif KLM diberikan diantaranya kepada sektor perumahan, termasuk perumahan rakyat dinaikkan secara bertahap dari Rp23 triliun menjadi sekitar Rp80 triliun guna mendukung program Asta Cita yang mulai berlaku sejak 1 April 2025.
Angin Segar KLM, Perlunya Sinergi Seluruh Elemen
Insentif KLM ini diharapkan menjadi angin segar perbankan dalam memberikan kredit perumahan, terutama kepada individu yang ingin memiliki hunian. Insentif ini juga merupakan dukungan Bank Indonesia terhadap, salah satunya, pembiayaan program 3 Juta Rumah.
Rata-rata upah/gaji masyarakat Indonesia berdasarkan Badan Pusat Statistik yang diperoleh dari Survei Angkatan Kerja Nasional Februari dan Agustus 2024 sendiri adalah Rp3,27 juta. Pendapatan ini memiliki gap yang cukup signifikan dengan harga tanah per meter di daerah seperti Jakarta yang mendekati Rp16 juta/m2 dan Tangerang senilai Rp15 juta/m2.
Selangkapnya : CNBC Indonesia Opini