Motivational and Enrichment Training

Motivational and Enrichment Training

Share

To improve and add value to a regular person to become his/her greatest potential. Trading products To inspire and motivate those who need it.

If we are force to do beyond our comfort zone, we will know and realize that we have more in us than we think we can do, if not better, than greater!

01/02/2026

riwayat Bukhari dan Muslim: "Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baik p**a seluruh tubuh. Jika ia rusak, maka rusak p**a seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati (qolbu)".

A person can have knowledge without mercy

A person can have intellect without conscience

A person can become so hardened that reminders no longer move them
People can know something is wrong yet still do it

Criminals often show no remorse, no sympathy

This feels like a “cold heart”

“For indeed it is not the eyes that are blinded; rather, it is the hearts within the breasts that are blinded.”
(Qur’an 22:46)

Behaviour changes when inner emotional response disappears

The brain distinguishes right and wrong, but the heart can accept or reject

The “heart” in the Qur’an is the center of moral–spiritual perception and decision-making, not merely an organ

Hearts harden

Hearts become blind

Hearts understand or fail to understand

Hearts turn away

Hearts are sealed

Heart with it's intrinsic network of neurons

People can know something is wrong yet still do it

Criminals often show no remorse, no sympathy

This feels like a “cold heart”

Behaviour changes when inner emotional response disappears

💖💖💖 **Qur’an 2:74 —

> **“Then your hearts hardened after that, so they became like stones, or even harder. For indeed, among stones are those from which rivers flow, and among them are those that split and water comes out, and among them are those that fall in fear of Allah. And Allah is not unaware of what you do.”**
> *(Qur’an 2:74)*

**Why the Qur’an Speaks of the Heart — Not the Brain**

When the Qur’an speaks about guidance, misguidance, moral blindness, or cruelty, it consistently refers to the **heart (qalb)** — not the brain. This choice is deliberate and precise. Modern psychology and neuroscience are now uncovering what the Qur’an identified centuries ago: **behavior is not controlled by intelligence alone, but by the emotional and physiological state of the heart.**

---

# # **The Heart Is Not Just a Pump**

Science caught up with religion and says that the heart has its own **intrinsic nervous system (ICNS)** — often called the “little brain of the heart.”
It contains approximately **40,000 neurons**, capable of:

* processing information
* sending signals to the brain
* influencing decision-making, emotional regulation, and behavior

Importantly, **most neural traffic between the heart and brain travels from the heart to the brain**, primarily through the **vagus nerve**.

This means the heart does not simply obey the brain — it **informs** it.

---

# # **When the Heart’s Signals Are Healthy**

In emotionally responsive individuals:

* Heart rate variability (HRV) is balanced
* Emotional signals reach the prefrontal cortex
* Empathy, moral restraint, and self-control are active
* Fear, compassion, and conscience work together

The brain can clearly distinguish **right from wrong**, and the body responds accordingly.

---

# # **When the Heart Becomes Hardened**

Psychology observes something disturbing in individuals who commit violent or remorseless crimes:

* Low empathy
* Reduced fear response
* Emotional coldness
* Absence of remorse

Brain scans often show abnormalities in regions like the **amygdala**, **prefrontal cortex**, and **anterior cingulate cortex**. But this is not merely a “brain problem.”

It is a **broken feedback loop**.

When the heart’s emotional signaling is muted or suppressed:

* The brain still understands rules
* The brain still plans actions
* But **moral inhibition disappears**

This is why some crimes are **calculated**, not impulsive.

---

# # **The Qur’anic Diagnosis: Hardened Hearts**

Allah says:

> **“Then your hearts hardened after that, so they became like stones, or even harder…”** *(Qur’an 2:74)*

This verse is not poetic exaggeration. It is a **functional description**.

Allah explains that even stones:

* can crack
* can release water
* can respond to pressure

But hardened hearts:

* do not respond 💔
* do not soften💔
* do not release compassion 💔

This is exactly what psychologists describe when they speak of individuals who show **no sympathy and no remorse**, despite full awareness of their actions.

---

# # **Knowledge Without Response**

A hardened heart does **not** mean lack of intelligence.

It means:

* the emotional system is unresponsive
* moral knowledge exists but does not restrain behavior

This is why the Qur’an does **not** excuse such people as ignorant. Allah ends the verse by saying:

> **“And Allah is not unaware of what you do.”**

They know.
They understand.
They choose — without being moved.

---

# # **Why the Qur’an Mentions the Heart, Not the Brain**

The brain analyzes.
The heart **decides whether it matters**.

Without the heart’s emotional approval:

* learning becomes mechanical
* morality becomes optional
* cruelty becomes possible

This is why a person may be highly intelligent yet profoundly dangerous.

---

# # **Conclusion**

The Qur’an’s emphasis on the heart is not symbolic mysticism — it is **behavioral precision**.

Modern neuroscience shows what revelation already stated 1400 years ago..

> **A hardened heart is not a lack of knowledge — it is a loss of responsiveness.**

That is why the heart leads.
That is why it can turn cold.
And that is why the Qur’an speaks to our hearts

10/09/2022

Cinnamon Rolls - pressed coz too soft😋

24/02/2022

Alhamdulillah!
What you sow is what you get 👍

02/06/2015
Mobile uploads 24/04/2015

Alhamdulillah!
The only person that can change me
Is the one in the mirror :)

10/04/2015

Whatsapp sharing

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Selamat meni'kmati pagi yang indah Saudaraku yang baik hati...

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku pada umumnya manusia itu memiliki sifat s**a berkeluh kesah, dan Allah SWT menjawabnya dalam Al Qur'an.....

-MENGAPA AKU DIUJI ?

+AL QUR'AN JAWAB :
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan,"Kami telah beriman", sedangkan mereka tdk diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang2 yg benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang2 yg dusta.”
[Al-Ankabut ayat 2-3]

-MENGAPA UJIAN SEBERAT INI?

+QUR'AN JAWAB:

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
[Al-Baqarah ayat 286]

-MENGAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?

+QUR'AN JAWAB:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi p**a kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” [Al-Baqarah ayat 216]

-MENGAPA AKU MERASA FRUSTRASI ?

+QUR'AN JAWAB: “Janganlah kamu bersikap lemah. dan janganlah p**a kamu bersedih hati, padahal kamulah orang2 yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang2 yang beriman.” [Al-Imran ayat 139]

-BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?

+QUR'AN JAWAB:
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan shalat; dan sesungguhnya shalat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyu.”
[Al-Baqarah ayat 45]

-KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?

+QUR'AN JAWAB: “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal.” [At-Taubat ayat 129]

-AKU TAK TAHAN!!!

+QUR'AN MENJAWAB:
“... dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.”
[Yusuf ayat 12]

Wallahu a'lam bi shawab...
Demikianlah, semoga bermanfaat.

06/04/2015

Whatsapp sharing :)

POPULARITY HAQIQI

Renungan bersama.

Kalaulah bentuk fisik lebih penting daripada ruh,
Maka tidak perlu Allah mengangkat ruh ke langit sementara fisiknya dikubur di dalam tanah".

Betapa banyak orang yg dikenal di bumi,
Namun ia tidak dikenal oleh penghuni di langit (Allah dan malaikat).
Sebaliknya betapa banyak orang yang tidak dikenal ketika hidup di bumi,
Namun ia justru dikenal oleh penghuni langit.

Ingatlah....!!!
Barometer nilai seseorang adalah dengan Taqwa bukan dengan Aqwa ( Yg lebih kuat ).
Allah berfirman : "Orang yg paling mulia diantara kalian adalah yang paling bertaqwa".

Jadi....!!!
Jangan bersedih jika mereka ( para penghuni bumi ) tidak mengenali nilaimu, Harapkanlah nilaimu disisi Allah dan abaikan saja ( penilaian ) manusia.

JADIKANLAH DIRIMU MULIA DENGAN TAQWA.

Photos 26/03/2015

Love this :)

potent means
adjective
1.
having great power, influence, or effect.
"thrones were potent symbols of authority"
synonyms: powerful, strong, vigorous, mighty, formidable, influential, commanding, dominant, forceful, dynamic, redoubtable, overpowering, overwhelming

06/12/2014

Just sharing

HIKMAHNYA SAKIT

Sahabat-sahabat ku semua.....

Allah memberi kita sakit, sesuai dengan daya tahan hambaNya, dan banyak hikmahnya, bukti:

1) Sakit itu Zikrullah. Bukti: Mereka yang diuji dengan sakit, lebih sering menyebut nama Allah berbanding di waktu sihatnya.

2) Sakit itu Istighfar. Bukti: Kita akan mudah teringat akan dosa ketika sakit sehingga lisan mudah untuk memohon ampun.

3) Sakit itu juga Muhasabah. Orang yang sakit akan lebih banyak waktu merenung diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal untuk kembali.

4) Sakit itu Jihad. Orang yang sakit tidak boleh menyerah kalah, diwajibkan untuk berikhtiar demi kesembuhan.

5) Sakit itu Ilmu. Sakit akan membuat kita memeriksa dan mencari ilmu untuk tidak mudah sakit.

6) Sakit itu juga Nasihat. Yang sakit selalu s**a menasihati yang sihat agar jaga diri. Yang sihat menasihati yang sakit agar bersabar.

7) Sakit itu Silaturrahim. Keluarga yang jarang datang jengok akan datang menziarahi, penuh senyum dan rindu mesra dan dapat buah tangan lagi.

8) Sakit itu gugur dosa. Anggota badan yg sakit akan mendapat penyucian.

9) Sakit itu Mustajab Doa. Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang yang sakit agar mendoakannya dan kita juga selalu begitu.

10) Sakit itu menyusahkan Syaitan. Diajak maksiat tak mahu dan tak mampu, malah disesalinya.

11) Sakit itu sedikit tertawa dan banyak menangis. Satu sikap keinsafan yang di s**ai Rasulullah saw dan makhluk di langit.

12) Sakit meningkatkan kualiti ibadah. Rukuk sujud kita lebih khusyuk, Tasbih Istighfar lebih sangat. Tahyat juga jadi lebih lama.

13) Sakit itu memperbaiki akhlak. Kesombongan terkikis, Sifat tamak dipaksa tunduk, Peribadi akan jadi santun, lembut dan tawadhu.

14) Sakit mengingatkan kita akan Mati, Membuatkan kita sentiasa beringat untuk menghadapinya.

Semoga perkongsian ini bermanfa'at.. Ayuh Zikir, fikir, syukur & sabar.. Dan SENYUMMMM"~via group whatsapp

Semoga kita belajar sesuatu! :)

22/11/2014

Sedap sajak A. Samad Said ni
TAJUK SAJAK...HAI MELAYU..

Hai Melayu!

rumahmu semua dibina indonesia,

ekonomi p**a dikuasai cina,

golongan profesional semuanya india,

warung makan pun, mamak dan siam yang berkuasa,

warga bangla p**a menjadi JaGa,

orang Nepal yang menabur baja,

orang pakistan usung karpet jaja merata,

lalu melayu ada apa?

harapkan ustaz, saling menyesat,

harapkan hiburan, lagi best filem barat,

harapkan bahasa, banyak telah bertukar kesat

harapkan tulisan, jawi pun mereka hambat,

harapkan tanah, banyak digadai kepada korporat!

Hai melayu!

masih mendabik menjadi tuan?

sibuk mahu menjadi tuan,

rupanya kerja kelas bawahan,

ditipu mentah orang atasan,

konon perjuangan ini untuk kalian!

kerja sikit, sembang kencang,

banyak rungut, sikit rancang,

siapa tegur, dituduh lancang

duduk warung, gigit kacang!

Hai melayu!

konon kau pantang dicabar,

konon kau tangkas menyambar,

tapi cuma indah khabar,

rentakmu makin lama makin hambar

kau melayu aku pun melayu,

aku menulis bukan cemburu,

aku mahu engkau tahu,

kenapa melayu tak macam dulu.....

Hai melayu!

jari mu hebat bertutur di facebook alam maya,

bila berdepan ekonomi semasa kau tidak ber daya,

kau cuma tahu ber gaya,

Hai melayu!

kau melaung-laung di jalan raya,

bagi tahu kepada dunia ini bumi aku yang punya,

pada hakikat ia digadai kepada sepet yang kaya!

Hai melayu!

kerana hendak bergaya kau gadai pusaka,

bila dah kaya kau jadi puaka,

ini tandanya kau sudah derhaka!

Hai melayu!

sedarlah bangsa ku,

buka lah minda mu,

bersatulah bangsa ku,

kerana malaya bukan lagi milik mu !

aku pun melayu,

engkau pun melayu,

bodoh sombong harus di tepis,

riak,bongkak dan hasad dengki sesama bangsa harus guris,

bersatulah melayu kerana agama, bangsa, moyang-moyang yang telah berjasa,

kerana ini mungkin peluang akhir bangsaku untuk negara, berjasa dan berkuasa....

Semoga kita belajar sesuatu! :)

Want your school to be the top-listed School/college in Singapore?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address

Singapore