08/04/2026
Hidup itu tidak perlu lengkap dulu baru berjalan, tetapi dimana ada niat maka disitulah semua akan mulai berjalan.
Homeschooling: Sekolah mandiri khusus duo bersaudara AA dan kalau mau join dengan cara belajar kita, ada komunitas yg kita kelola bersama.
08/04/2026
Hidup itu tidak perlu lengkap dulu baru berjalan, tetapi dimana ada niat maka disitulah semua akan mulai berjalan.
09/02/2026
Summit Sibayak, 8 Februari 2026
Langit masih gelap ketika langkah mulai menyusuri jalur Gunung. Udara dingin menusuk, napas terasa berat, namun semangat semakin hangat. Perjalanan mendaki bukan sekedar perjalanan biasa, tapi mengenal diri, merasakan alam, dan belajar dari setiap langkah.
Di sepanjang jalur, tawa, cerita, dan saling menyemangati menjadi teman perjalanan. Ada yang berjalan cepat, ada yang memilih melangkah perlahan, namun semua belajar satu hal yang sama — setiap perjalanan punya ritmenya sendiri, dan semua berharga.
Saat kabut mulai menipis dan cahaya matahari meski terlihat samar perlahan muncul, langkah kaki yang lelah terbayar dengan pemandangan yang begitu menenangkan. Dari summit Sibayak, mereka berdiri bersama, memandang luasnya alam, merasakan bangga karena telah melewati tantangan, dan menyadari bahwa keberanian sering dimulai dari keraguah dan perasaan ingin menyerah.
Perjalanan ini menjadi bagian dari cerita — tentang belajar yang tidak selalu harus di dalam ruang, tentang seni melihat dunia dengan rasa, dan tentang pengalaman yang akan selalu tinggal dalam ingatan.
Karena pelajaran terbaik datang dari perjalanan dan pengalaman yang telah dilalui.
27/01/2026
Homeschooling (HS). Mengapa jadi pilihan?
Meskipun MFS hanya diperuntukkan khusus 2 anak, Kita berangkat dengan Visi dan Misi. Pendidik jg haruslah profesional meskipun dikatakan belajar bisa dengan siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Tetapi "Profesional" sangat dibutuhkan.
Mengapa harus profesional? Meskipun dalam lingkungan keluarga, tanpa tolak ukur struktur yg jelas maka tujuan pendidikan yg ingin dituju tidak akan tercapai.
Apa tujuannya?
✅️ Anak harus merasa aman, nyaman dan bahagia belajar tanpa paksaan
✅️ Anak mendapat pendidikan yg sesuai dengan karakter setiap anak tanpa harus sama dengan yg lain.
✅️ Anak berani untuk berbeda
Apa hubungannya dengan profesional?
✅️ Memiliki kompetensi dan pedagogik
✅️ Menjaga hubungan personal agar tidak irasional atau cakap menjaga hubungan agar tidak hilang arah
✅️ Mampu mendidik, mengajar, membimbing serta mengevaluasi secara sistematis.
✅️ Memberi motivasi secara optimal
Bagaimana orangtua homeschooling bisa menjadi tenaga profesional? Banyak pilihan yg bisa dilakukan, salah satunya:
✅️ Kuliah dijurusan pendidikan
✅️ Mengikuti kursus pendidikan atau parenting
✅️ Mengikuti diklat Pendidikan maupun Psikologi
✅️ Bergabung di komunitas pendidikan/parenting/psikologi baik dalam maupun luar negri, dll
Tantangan menjadi orangtua bekerja bagaimana?
Harus berkomitmen utk bergantian mengajar atau jam belajar di malam hari. Pagi-Sore jadwalnya anak2 latihan bakat minat mereka, spt: olahraga, musik, seni dll.
Menurut kamu tantangan apalagi yg harus dihadapi?
More info:
sch
+628153074433
04/11/2025
Alasan utama mengapa memilih homeschooling
adalah luka pendidikan yang ditinggalkan oleh sekolah. Homeschooling adalah masa penyembuhan luka-luka, itu sebabnya disebut pendidikan alternatif. Banyak cara untuk belajar dan keluar dari hal2 yg monoton.
Siapa yang menyebabkan luka itu?
Paling utama adalah guru. Guru yang sibuk mengajar hingga lupa makna pendidikan. Pendidikan sejatinya menjadi jendela informasi, ruang kolaborsi dan ekplorasi yang mengantar peserta didiknya mencapai impian.
Impian??? Impian siapa??? Tentu bukan impian guru dan orang tua, tetapi impian peserta didik. Tetapi pernahkah mereka diberi kesempatan untuk mengekplorasi dirinya? Guru dan orangtua terlalu sibuk dengan pelajaran akademik, padahal pelajaran akademik dapat kolaboratif dengan dengan berbagai bidang.
Bukannya menyembuhkan dari luka lama alih2 menyeret luka baru dan terjerat pola lama. Homeschooling sejatinya Secara Filosofis
berarti mengembalikan pendidikan kepada makna aslinya: “mendidik manusia seutuhnya.”
Bukan hanya mengejar nilai akademik,tetapi menumbuhkan karakter, kemandirian, dan rasa ingin tahu alami anak.Pendidikan dipersonalisasi — bukan anak yang menyesuaikan sekolah, tapi sekolah yang menyesuaikan anak.
Homeschooling sebagai Pendidikan yang Memanusiakan Manusia bukan sekadar metode belajar di rumah, tetapi gerakan pendidikan yang berpusat pada anak (student-centered) dan berakar pada kasih sayang keluarga.
Sejalan dengan Tut Wuri Handayani yang dicanangkan Ki Hajar Dewantara
03/10/2025
Duo homeschooler udh tamat, skrg menjalankan peran menjadi team di homeschooling (.sch ) Kenapa tidak di ? Hs mandiri ini khusus buat duo ini saja! As Parents (Mom& Dad) mengambil tanggung jawab penuh atas pendidikan mrk dan terbebas dari unsur akademik yg membosankan.
Kita asik2 aja hanya belajar sambil ngobrol2 di meja makan, sambil nonton tv atau ke bioskop. As a mom rangkap jd guru yg bikin kurikulum dan asesmen dengan pertanyaan2 seputar buku2 yg sudah di baca. Saat traveling belajar budaya setempat sambil kasi uang buat beli sovenir (literasi uang). Gak ada buku pelajaran! Lhooo belajarnya gimana? Belajar geografi langsung beli buku Nationa Geography dan sejenisnya. Itu majalah! Yup betul! Isinya lebih asiiik!
Mate-matika? Berhubung kita jeblok, kita panggil tutornya (titip pesan gak perlu belajar berat2 cukup berhitung tambah kurang bagi) anaknya gak niat jadi profesor 🤣 Eiiit jangan silaf, Ade belajar bisnis sejak usia 13 tahun. Jual beli lukisan, dari mulai sepeda, rollerblade, tas dll beli sendiri. Mungkin karena parentsnya artist painting, yang hidupnya ngayaaal mulu, dan satiap hayalan adalah sebuah afirmasi akan doa, terkabul atau tidak biar semesta yg menggerakkan.
Ade yg terbiasa dengan bisnis (utk ukuran usianya tidak bisa dibilang kecil2an krn telah menghasilkan jutaan dari usaha sendiri) Sedangkan KK, baruuuu saja akan memulai..
Hingga tercetuslah keabsurd an percakan ini:
Kk: Dek...mau beli rumah! Sambil menunjuk gbr rmh 🏩
Ade: belilah, saatnya mempraktekkan kuliah bisnismu!"
Kk: harganya 2M lebih...(ambil kalkulator mulai hitung2)
Ade: Oh... otak bisnismu udh mulai di pakai?
Me,KK: terkekeh2 😆 (kalimat tdk sopan, tp bener)
Kk: mulai menghitung income yg akan di dpt dari rmh (rmh akan dijadikan bisnis dengan bbrp option) gaji tdk terkotak katik. Kehaluan yg diamiinkan o/mom 🤲🏻
Ade: Wiiiiwww,, tambah cerdas kk Q! (....dan mulai tertarik) Mau juga aaagh!
Me: klo kamu mau, ya kamu ga bisa kuliah d**g!
Ade: Gpp menunda sementara... kuliah bisa kpn aja!
Kalau kamu parentsnya kasi saran apa buat Ade?
(17th, tamat SMA dan sudah bekerja)
Kuliah dulu atau beli rumah?
22/05/2025
So proud of you! Wishing you success in your next adventure!
Setiap anak punya proses belajar yang berbeda, ketika usia 3 tahun mom sempet terkaget2 mendengar anak seusia ini lancar membaca koran dalam bahasa Inggris (secara di rmh ga terlalu sering ngomong).
Saat klien dr luar negri datang, mom sedang ga dirumah....Si papa yg bahasa Inggrisnya yes no yes mo gelagapan deh, Eeh tiba2 sikecil yg jadi translator. Walhasil tiap ada tamu asing jadilah baby girlnya kamus berjalan, lucu dan selalu maksa klien untuk cepet2 bayar. 😂🤣🤣🤣
Tiba2 baby girl berada pada puncak dilema, mentok ga mau neruskan kuliah, gegara ragam rupa drama life. Untung as mom yg selalu tenang ikut menenangkan biarkan semua mengalir mengikuti riak-riaknya, ga mau berkompetisi dengan mommy2 lain. Marah, iya, kesel iya, tapi kembali lagi pada pegangan utama, tidak bergerak sebiji jarah tanpa kehendaknya.
Baby girl gak sendirian, selalu ada whole of family. Teman2 yg mendukung dan akhirnya, semua bisa kembali mendaki dan menapaki satu2 rintangnya. Akhirnya tiba di garis finish dengan kereta dan peserta terakhir. Tapi sambutannya tak kalah meriah dengan juara pertama, karena marathon bukan tentang siapa yg pertama, tetapi siapa yang berhasil sampai di garis finish meskipun menjadi yg paling akhir.
Selamat untuk keberhasilan anaknya! 🎉🎉🎉
Lovely
Mm,pp, ade & Whole of famz
(Mami, Anet, Achiek, will proud you from heaven)
09/05/2025
Seorang anak yang saat pergi ke sekolah aku bisikkan, "pulang aja kalau kamu gak s**a di sekolah". Yg terjadi nyaris tiap hari pulang. Saat ditanya, lhoo kok pulang? Jawabnya: Disuruh pulang, udh telat, gerbang di tutup! Lain hari, ga buat PR, lain hari buat keributan,,, ya udah laa, kita ga usah masuk sekalian ya..Ok! jawabnya.
Ikut beragam aktifitas, ses**a dan enjoynya kamu aja, jawabku. Toh aku gak pernah minta kamu jadi juara. Tapi selalu pulang dengan deretan preatasi, yang diam-diam aku portofoliokan. Kok mimi gak pernah bangga sih? Tanyanya suatu hari. Untuk apa tanyaku? Ya seperti mama2 yang lain selalu heboh dan support anaknya gitu. Emang bener sih 🤣🤣
Nyokap gw, punya deretan prestasi diumpetin, jadi ya B aja kali, jawabku saat itu 😪
Sampai tiba masanya, masuk universitas. Seluruh portofolio di submit ke universitas yang diinginkannya. Semua bisa masuk lewat jalur prestasi. Kok bisa sih? Tanyanya. Ya bisa jawabku. Kan kamu yg membuat prestasinya, bukan mimi.
Beasiswanya di cabut karena prestasinya menurun dan tidak lagi memenuhi kriteria.. Lantas jawabku, kan mimi gak minta kamu ikut lomba, cuma suruh kamu selesaikan kuliahnya. Seperti kura-kura juga gapapa, yang penting kamu sampai digaris finish (kan setiap org ada goal dalam hidup) ya gak perlu juga ngikut orang lain. Yang penting kuliahnya sambil kerja. Proses melewati hambatan kan itu yg disebut belajar. Jadi ya santai ajaaa... biarpun udh kelenger byr uang kuliahnya, yg akhirnya sampai di final dalam waktu 7 th 🤣🤩
Selalu ingin menyerah, tapi kamu udh berhasil kok melewati begitu banyak hambatan. Selalu ingin memberi self reward pada diri sendiri (ini mah kelawatan klo tiap hari 🫣🙄)
Jangan terburu-buru ingin seperti orang lain, jadi diri kamu aja. Yang nyebelin, bikin pusing tiap hari, yg sekarang mulai ngritik kerjaan ini gak bener, lalu cepet- cepet memperbaiki, kan itu gunanya kamu berproses, tau memperbaiki kekurangan, tapi ya gak tiap hari juga ⚠️
Selamat berproses pada level tingkat dewa: Hermes,Hades, Ares, Loki, Cupit....dst! 😎🎉
19/02/2025
Kebahagiaan adalah keseimbang antara jiwa, tubuh dan pikiran menurut Ibnu Sina atau Avicenna, dikenal sebagai bapak kedokteran dan Psikologi. Kebahagiaan hanya bisa dicapai dengan kebajikan moral, intelektual yang diimbangi dengan kesadaran spiritual.
Cara mencapainya, selain sadar dan bersyukur:
✅️ Tidak terobsesi dengan hal -hal yang tidak dimiliki
✅️ Meluangkan waktu & Fokus pada hal positif
✅️ Menghabiskan waktu bersama orang tercinta.
Jika sering mendengar kata bahagia itu sederhana, sebenarnya cara mengimplementasikannya yang sederhana karena kebahagian pada tiap orang berbeda.
Salah satu contoh mengambil foto bunga di gunung, pergi bersama keluarga adalah suatu bentuk kebahagian sederhana versi keluarga kita, tetapi belum tentu pada keluarga lain. Bisa jadi itu suatu kemewahan dan minum kopi ditemani pisang goreng sambil duduk ngobrol bersama keluarga itu sederhana versi keluarga lain.
Apapun itu fokuslah pada tiga poin diatas agar kebahagian menghampiri dengan versi terbaiknya!
29/01/2025
Penyintas Belajar Mandiri VS Komunitas.
Sebagai penyintas atau survevor pembelajaran mandiri adalah orang yang terus bertahan atau mampu mempertahankan keberadaannya melewati masa yang sulit dan panjang dalam suatu kondisi. Dalam prosesnya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Aku pribadi memiliki catatan perkembangan anak-anak memalui bantuan pakar (psikolog dan psikiater).
Mendirikan komunitas memiliki tantangan yang berbeda:
📌 Belajar Mandiri:
✅️ Kurikulum dibuat sendiri dan disesuaikan kebutuhan anak,
✅️ Prakteknya mudah dijalankan karena sebagai orang tua, kita memahami apa yang dibutuhkan anak.
✅️ Bertanggung jawab penuh atas pilihan.
✅️ Jadwal yang flexible
✅️ Sistem yang update
📌 Community:
✅️ Kurikulum dibuat sendiri dan disesuaikan kebutuhan anak,
❌️ Prakteknya sulit dijalankan karena beberapa orangtua maupun guru yang baru bergabung kurang memahami kondisi anak dan terjebak pada sistem sekolah umum, sehingga kurikulum yang telah dibuat sering diabaikan.
❌️ Tingkat kesadaran orangtua pada pilihan sepenuhnya, sering dilimpahkan pada komunitas.
❌️ Masih sering terjebak pada pola dan sistem lama.
✅️ Jadwal yang flexible
✅️ Sistem yang update
Tiga ❌️ hal diatas menjadi tantangan, kurangnya pemahaman orangtua/guru tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh anak? Mereka malah terjebak dengan doktrin konsep belajar dari buku dibanding mengajarkan lifeskill. Hal nonsen yang sama sekali tidak dibutuhkan, tetapi dipaksakan karena ketakutan anak tidak bisa.
Tidak menyalahkan orangtua/guru dalam komunitas, doktrin sekolah yang tertanam dalam alam bawah sadar tidak ada bedanya dengan agama yang dianut. Konsep terus menerus yg diajarkan menjadi suatu kebenaran meskipun jalan kebenaran lainnya masih banyak tetapi sulit untuk diterima.
Sebagai penyintas aku hanya ingin menunjukkan arah yang telah dilalui, tidak semua orang dapat lakukan dan semua kembali menjadi pilihan. Apakah memilih menjadi biasa atau menjadi penyintas lainnya?
28/01/2025
We dedicate this school for my beloved mom and grandma... Penyintas sekolah rumah sejak 1953 (saat itu mereka hanya menyebutnya "guru private", karena grand mami memanggil guru untuk my mom yg disleksia untuk mengajar dari rumah). Lantas untuk ujian kesetaraan yang saat itu belum ada, grand ma menitipkan pada seorang pemilik sekolah yang kebetulan teman dan tetangga mereka, sehingga mom tetap memiliki ijah sekolah meskipun tidak pernah masuk sekolah 😊 .
Selain guru private yang paling berjasa mengajari my mom adalah adiknya.
(Omku hanya bisa membaca dan menulis dalam bahasa Inggris 🤭 karena sejak TK sekolah di International School yang menjadi satu2nya sekolah International pada tahun 1953-1960 sebelum pemerintah mewajibkan menjadi Sekolah Nasional Plus). Maka jadilah bahasa Inggris menjadi bahasa kedua dikeluargaku.
Mata rantai pendidikan sekolah rumah, yang aku lanjutkan, karena diskleksia genetik dan menurun pada anak lelakiku, dengan terapi dan metode yang tepat atau terapi multisensori visual ( gambar dan warna) seharusnya saat ini, itu bukan lagi masalah.
Tetapi kenyataannya hingga saat ini beberapa sekolah tempat anakku pernah menjejakan pendidikan, mereka tidak memiliki SDM yang mumpuni untuk itu. Mereka kesulitan menghandle apalagi di sekolah negri.
Menjadi penggerak bagi temen2 yang memiliki problem yang tidak tuntas di sekolah umum, maka aku mendirikan komunitas homeschooling .sch agar anakku yang sudah terbiasa belajar mandiri memiliki beberapa teman, bahwa dia tidak sendiri dan tidak ada yang salah dengan pilihan yang berbeda dengan sekolah umum.
Kita memiliki hak dan perlindungan yang sama di mata hukum, Semoga kedepannya bisa semakin banyak masyarakat yang aware pada kondisi anak-anak, sekolah sejatinya adalah tempat mereka belajar, bukan tempat orangtua mempertahankan gengsi dan membiarkan anak berjibaku pada kondisi ketidak mampuan mereka. Mereka unik dan luar biasa, maka sejatinya dukungan kita pada cara belajar mereka akan menuntaskan satu persoalan.
Be aware!
15/10/2023
Lengkapi Dokumen Travel Alone!
Mom and Dad udh tau belom maksudnya? Siniii MFS kasi tau!
Jadi anak yang dibawah 17th yang pergi, tidak bersama keluarga inti meskipun bepergian keluar negri
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| 18:30 - 20:00 | |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| 18:30 - 20:00 | |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| 18:30 - 20:00 | |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| 18:30 - 20:00 | |
| Friday | 09:00 - 17:00 |
| 18:30 - 20:00 |