14/04/2023
Salah satu keistimewaan bulan Ramadan yaitu adanya malam lailatul qadar. Mengutip dari buku Fiqih Wanita karya M. Abdul
Ghoffar, malam lailatul qadar jatuh pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. Tepatnya, lailatul qadar terjadi pada malam-malam ganjil di bulan tersebut, yakni malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan dua puluh sembilan.
Doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW pada malam lailatul qadar atau sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, yaitu sebagaimana terdapat dalam riwayat hadits berikut. Dari Aisyah r.a., dia berkata,
"Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, 'wahai Rasulullah,
bagaimanakah menurutmu jika aku mengetahui malam
lailatul qadar, apa yang mesti aku ucapkan ketika itu?'
Beliau bersabda, ucapkanlah:
اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌ كَرِيْم تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ يَاكَرِيْم
Latin: Allahumma innaka 'afuwwun kariim, tuhibbul'afwa fa'fu 'annii yaa kariim.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau
menyukai maaf, maka maafkanlah aku.