Abata Kids

Abata Kids

Share

Menyemai Cinta Alquran, Les Privat kekinian untuk Anak-anak!

20/05/2026

Alhamdulillah kak Eonni sudah selesai juz 30, berikutnya sedang tahsin juz 29 serta menghafal sekalian.

Baarokallahu Fiik buat kak Eonni 🤲🏻🤲🏻🤩🤩

14/05/2026

From the looks on our students' faces, they are very comfortable learning so the lessons are easy to understand.

Baarokallahu Fiik buat Adek Jasmine
Izin bunda dan ayah

🙏🏻🙏🏻🥰🥰

13/05/2026

Ngaji senang dan bahagia, Baarokallahu Fiik buat kak Zea 🤲🏻🤲🏻🥰🥰

Izin bunda cantik buat reels untuk kak zea seru aja soalnya anaknya happy ngajinya.

🥰🥰🥰🥰

Photos from Abata Kids's post 11/05/2026

Penjelasannya ⬇️
Makhraj huruf Tho (ط) berada di ujung lidah yang bertemu dengan pangkal gigi seri atas (gusi atas). Posisi ini sama dengan huruf Ta (ت) dan Dal (د), namun Tho diucapkan dengan tebal (istila') dan mengangkat pangkal lidah, serta tidak boleh dengan bibir monyong.

Berikut adalah detail makhroj dan sifat huruf Tho
⬇️⬇️
Tempat Keluar (Makhraj): Ujung lidah ditempelkan ke pangkal gigi seri atas.

Sifat Huruf:
▫️Jahr: Nafas tertahan.
▫️Syiddah: Suara tertahan.
▫️Isti'la: Pangkal lidah diangkat (bunyi tebal).
▫️Itbaq: Lidah melengkung ke langit-langit (lebih tebal).
▫️Qalqalah: Memantul (terutama saat sukun).

Cara Pengucapan:Tempatkan ujung lidah di gusi belakang gigi seri atas. Buka rahang saat mengucapkan (terutama fathah) agar tidak terdengar seperti "te".

Pastikan bunyi "th" berasal dari dalam mulut, bukan dari bibir.Huruf Tho (ط) memiliki karakteristik bunyi yang kuat dan tebal dalam berbagai harakat.

Photos from Abata Kids's post 10/05/2026

Penjelasannya ⬇️
Makhraj huruf Syin (ش) terletak pada tengah lidah (wasathul lisan) yang diangkat menempel ke langit-langit mulut bagian atas.

Pengucapannya disertai dengan penyebaran udara (tafasysyi) di dalam mulut. Syin satu kelompok makhraj dengan huruf Jim (ج) dan Ya' (ي).

Poin Penting Makhraj dan Sifat Syin
Posisi Lidah: Tengah lidah naik ke langit-langit.
Bunyi: Desis tebal (sya, syi, syu, asy).
Sifat Huruf: Tafasysyi (menyebarnya angin di dalam mulut), Hamas (udara mengalir), dan Rakhawah (suara mengalir).

Contoh: Pelafalan yang benar adalah menempelkan lidah bagian tengah, bukan ujung lidah.

Berbeda dengan Sin (س) yang makhrajnya di ujung lidah, Syin memiliki bunyi yang lebih menyebar.

Photos from Abata Kids's post 10/05/2026

Penjelasannya ⬇️
Makhroj huruf Sin (س) terletak pada ujung lidah (tharf al-lisan) yang bertemu atau mendekati dinding bagian dalam dari dua gigi seri bawah.

Huruf ini dibaca dengan tipis, dan saat diucapkan, ujung lidah berada di antara dua gigi seri atas dan bawah.

Sifat dan Cara Pengucapan Huruf Sin (س)
▫️Ash-Shafir (Suara Desis): Memiliki suara tambahan yang menyerupai desis burung atau angin.
▫️Hams (Aliran Udara): Nafas mengalir saat mengucapkan huruf ini.
▫️Rakhawah (Aliran Suara): Suara mengalir dan tidak tertahan.
▫️Istifal & Infitah: Posisi lidah diturunkan (tidak terangkat ke langit-langit), menghasilkan suara tipis.

Photos from Abata Kids's post 10/05/2026

Penjelasannya ⬇️
Makhraj huruf Zai (ز) berada di ujung lidah (Tharf al-Lisan) yang bertemu dengan dinding belakang gigi seri bawah.

Saat diucapkan, ujung lidah sedikit di atas atau di belakang gigi seri bawah, menghasilkan bunyi desis (shofir) yang kuat.

Poin Penting Makhraj Zai (ز)
Posisi Lidah: Ujung lidah merapat ke belakang gigi seri bawah, bukan ke gigi seri atas.
Sifat Huruf: Jahar (tertahan napas), Rakhawah (suara mengalir), dan Shofir (desis).

Contoh Lafal: Azza, Izzi, Uzzu (أَزْ، إِزْ، أُزْ).Huruf Zai sering tertukar dengan huruf Dzal (ذ) atau Zho (ظ).

Perbedaannya, Zai (ز) berada di ujung lidah bawah, sedangkan Dzal (ذ) di ujung lidah bertemu ujung gigi seri atas.

Semoga bermanfaat! 🙏🏻🤩

Photos from Abata Kids's post 09/05/2026

Penjelasannya ⬇️
Makhorijul huruf Kho (خ) terletak di Adnal Halq (أدنى الحلق), yaitu tenggorokan bagian atas atau ujung tenggorokan yang paling dekat dengan mulut.

Secara spesifik, bunyi Kho dihasilkan dari pertemuan antara pangkal lidah dengan langit-langit lunak (uvula). Huruf ini dibaca tebal (isti'la) dan memiliki sifat aliran napas (hames) serta suara (rakhawah).

Poin Penting Pelafalan Kho (خ)
Posisi:
Ujung tenggorokan (dekat akar lidah/langit-langit lunak)
Sifat:
Hames (nafas mengalir)
Rakhawah (suara mengalir)
Isti'la (pangkal lidah terangkat/tebal).

Kesalahan Umum: Tidak membulatkan bibir seperti huruf "o" (contoh: kho bukan khoho), melainkan pengucapan tenggorokan yang bersih.

Contoh: خَا (Kho), خِي (Khi), خُو (Khu), أَخْ (Akh).

Secara ringkas, Kho berartikulasi pada bagian tenggorokan teratas, satu makhraj dengan huruf Ghain (غ), namun dengan sifat yang berbeda.

Photos from Abata Kids's post 08/05/2026

Makhraj huruf Ha kecil (ح) berada di tengah tenggorokan (Wasthul Halq), area katup epiglotis. Bunyinya tajam, bersih, dan tipis, berbeda dengan Ha besar (ه) yang keluar dari pangkal tenggorokan. Cara mengucapkannya adalah dengan menekan atau menyempitkan tenggorokan bagian tengah, seperti saat mengucapkan bunyi 'ah'.

Berikut adalah poin penting mengenai makhraj Ha kecil (ح):Posisi: Tengah tenggorokan (Wasthul Halq).Karakteristik: Bunyi tipis, bersih, dan berdesir.Contoh: Sering ditemukan pada kata seperti Ar-Rahman (الرحمن), Al-Hamdu (الحمد), dan Fasabbih (فَسَبِّحْ).Perbedaan: Jangan tertukar dengan Ha besar (هـ) yang diucapkan dari pangkal tenggorokan (dekat dada).

Latihan konsisten sangat penting untuk membedakan kedua huruf ini, terutama saat membaca Al-Qur'an agar tidak tertukar posisi keluarnya.

Want your school to be the top-listed School/college in Panam?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address

Jl. Purwodadi
Panam