14/07/2022
Manakah LPK ataupun TSK yang amanah ?
Banyak pertanyaan ini muncul di group Jepang dr membernya.
Dan jawaban yg sering saya sampaikan adlh apakah peserta / kandidat bisa amanah ?
Karena sy sendiri di tahun 2021 dr januari sampai dg bulan september pernah dikecewakan oleh lbh dr 25 org kandidat TG.( pemagang yg mau habis kontrak ingin ke TG ). Pdhl semua sdh Ok, mensetsu dg kaisha dll .
Ok sblm kita lanjut, kita hrs fahami apa itu LPK , TSK dll serta wewenang masing-masing.
LPK adlh lembaga yg merekrut peserta utk dilatih skill bahasa, ketrampilan dan attitude. Baik jangka pendek maupun jangka panjang.
LPK sendiri terbagi 3 :
1. LPK dg ijin SO
( Lembaga yg sdh memiliki kerjasama dg Kumiai/Organisasi Penerima/AO dijpg dan sdh terverifikasi di Dirjen BinaLattas ).
LPK dg ijin SO atau disebut LPK SO, selain mendidik Skill bahasa, ketrampilan dll juga bisa PROSES LANGSUNG peserta didik utk keberangkatan keJepang dg jalur pemagangan jika ada Job Order dr Kumiai yg sdh ada kerjasamanya.
(Yanagibori Dudy, red)
LPK SO juga bisa MEMBANTU peserta yg ingin ke jepang dg program Tokutei Gino, Ryugaku maupun engineering jika pny kerjasama dg TSK maupun perusahaan di Jpg.
2. LPK dg ijin Operasional resmi
( LPK yg telah mengurus dan mendptkan ijin operasional di Dinas Tenaga Kerja maupun Penanaman Modal utk melaksanakan kegiatan belajar bhs jpg di LPK ).
Umumnya LPK ini yg belum pny kerjasama dg Kumiai akan MEMBANTU kandidat utk ke jepang dan menginduk/kerjasama dg LPK SO utk proses pemberangkatan program magang maupun program lainnya.
LPK ini walau belum bekerjasama dg Kumiai atau blm ada ijin SO, tapi BISA merekrut kandidat langsung utk MEMBANTU proses TG, Ryugaku maupun engineering JIKA memiliki kerjasama dg pihak terkait di Jepang.
( Yanagibori Dudy, red)
3. LPK tanpa ijin operasional
( Umumnya LPK spt ini terkadang hanya memiliki badan hukum dan hanya berdasarkan OSS/Sistem Operasional Satupintu, tanpa ijin operasional dr dinas tenaga kerja tingkat kabupaten.)
Diluaran sana masih ada LPK yg spt ini karena mungkin ketidak tauan akan jalur perijinan.
Saya pernah dihubgi oleh LPK dg tipe no. 3 ini. Setelah saya mengetahui bahwa mereka belum punya ijin operasional, saya sarankan agar mengurus ijin ke dinas terkait.
Ada yg nurut ada juga yg ngeyel merasa bahwa mereka sdh ada ijin OSS tsb.
Mereka sdh menjalankan operasional perekrutan siswa utk belajar bahasa dan skill lainnya walau tanpa ijin operasional. ( Yanagibori Dudy,red)
LPK tipe 3 ini BISA MEMBANTU siswanya utk ke Jepang jika ada kerjasama dg pihak terkait ( LPK SO, TSK dll ).
Bahkan ada LPK dg tipe no 3 ini, belum memiliki badan hukum maupun ijin lainnya ( LPK Bodong ).
( next . . bersambung dikolom komentar dibawah )