Emfatan

Emfatan Sarana untuk terus belajar bersama.

03/11/2025

Agar berhasil dalam mendidik dan membina, perhatikan dari mana kita mengambil falsafah pendidikannya

27/10/2025

Kedai kopi tak hanya tentang minuman dan tempat berbincang. Kalau kita telusuri sejarahnya, kita akan tahu bahwa kedai kopi adalah tentang tempat berdiskusi dan berbagi inspirasi.

*Langkah-langkah Membangun Motivasi* Sedikit pengingat, agar kita tidak asal-asalan berbuat.Membangun motivasi belajar p...
26/02/2025

*Langkah-langkah Membangun Motivasi*

Sedikit pengingat, agar kita tidak asal-asalan berbuat.

Membangun motivasi belajar pada diri anak tidak bisa dilakukan asal-asalan. Salah melakukan, bisa berakibat fatal.

Agar anak tak hanya memiliki semangat sesaat, perlu kita berikan motivasi yang tepat. Yaitu motivasi berbasis nilai keyakinan yang tertanam kuat pada diri anak. Untuk itu, perlu kita perhatikan langkah-langkahnya secara cermat.

InsyaaLlah Rabu malam jam 20-21.30 akan kita bincangkan bersama dalam kelas "Langkah-langkah Membangun Motivasi Belajar yang Benar".

Kelas ini akan diadakan secara online via Zoom. Bagi yang hendak belajar bersama, silakan mengontak CP berikut :

0856 0018 7632
0813 9071 1883.

Semoga menjadi majlis yang barakah dan bermanfaat.





10/02/2025

Alangkah berbedanya anak yang cinta belajar dengan yang tidak. Jauh sekali.

Anak yang cinta belajar, amat s**a membahas pelajaran, bahkan mau berpayah belajar. Karena bagi anak yang cinta belajar, tiap hal yang mendukung proses belajarnya, adalah hal yang penting untuk dilakukan

05/02/2025

Beneran Atau "Seakan"?

Oleh: Muhammad Fatan Ariful Ulum

Saya dulu punya rekan kuliah yang mendapatkan nilai A dalam sebuah mata kuliah. Karena itulah, ketika menghadapi kesulitan di mata kuliah tersebut, teman ini yang menjadi tempat bertanya. Akan tetapi, bukan penjelasan yang saya dapatkan, tetapi sebuah jawaban yang mengejutkan. "Sudah lupa. Kan aku sudah lulus dari mata kuliah tersebut".

Tanpa kita sadari, banyak di antara kita yang belajar bukan karena belajar itu sendiri, tetapi karena hal lain. Sehingga ketika kita mendapatkan nilai bagus di suatu pelajaran, tidak berarti kita memahami pelajaran tersebut. Kita "seakan" pintar dan paham, tapi sebenarnya kita tidak benar-benar paham apa yang kita pelajari.

Di sinilah, peran _external motivation_ yang kian kuat cenderung "merusak" kecintaan belajar anak. Merusak "motif" atau alasannya untuk benar-benar belajar, yang akan menjadikannya beneran pintar. Bukan hanya "seakan".

Untuk itulah, mendorong anak untuk terus berusaha meskipun awalnya belum bisa, akan sangat menentukan keberhasilan belajarnya. Anak yang terus berusaha memahami apa yang sedang dia pelajari, mengulang-ulang hingga paham, akan memiliki kemungkinan lebih besar untuk berhasil dalam belajar. Semakin dia menikmatinya, semakin terasa "mudah" baginya menjalani proses belajar.

Oleh karena itu, orang tua di rumah, begitu p**a para guru di sekolah, perlu menguatkan tekad anak untuk terus berusaha. Bukan hasil yang dipentingkan, tetapi kemauan untuk terus mencoba dan mencoba. Tidak langsung paham, apalagi materi yang dipelajari merupakan hal yang baru, adalah normal. Yang penting, anak mau untuk terus belajar memahaminya.

Di saat yang sama, merasakan "lezatnya" belajar, perlu kita fasilitasi. Oleh karena itu, memberikan kesempatan anak untuk bermain, akan membantu anak untuk menikmati belajar. Apalagi bermain yang berkaitan dengan materi pelajaran. Bagi anak, bermain itu sendiri adalah proses belajar.







Tak Hanya DuaMotivasi tak hanya dua jenisnya. Tak hanya motivasi ekstrinsik, dan motivasi intrinsik. Masih ada yang keti...
02/02/2025

Tak Hanya Dua

Motivasi tak hanya dua jenisnya. Tak hanya motivasi ekstrinsik, dan motivasi intrinsik. Masih ada yang ketiga.

Yang ketiga ini sebagian menyebutnya moral imperative. Yaitu ketika seseorang merasa terdorong untuk bertindak karena dia yakin itu adalah hal yang benar untuk dilakukan.

Ketika seseorang memiliki motivasi jenis moral imperative ini, dia akan memiliki daya tahan yang kokoh. Bahkan menakjubkan.

InsyaAllah akan kita bahas bersama selama empat pertemuan, tiap Rabu malam, dalam kelas PPI:

Membangun MOTIVASI BELAJAR yang Benar.

⏰ Tiap Rabu Malam
Jam 19.55 - 21.15

✍️ 4 pertemuan di bulan Sya'ban/Februari:

1️⃣ 6 Sya'ban/5 Februari 2025
2️⃣ 13 Sya'ban/12 Februari 2025
3️⃣ 20 Sya'ban/19 Februari 2025
4️⃣ 27 Sya'ban/26 Februari 2025

💻 LIVE VIA ZOOM dan LIVE YOUTUBE (link private)

📞 Info dan pendaftaran:
0856 0019 7632
0813-9071-1883
0857 1251 2064












https://www.instagram.com/share/p/_qkOyrY1T

22/01/2025

Kita menyadari dan memahami, menanamkan cinta belajar memiliki dampak besar jangka panjang, "not only for the child", tidak hanya untuk anak, "but about the future", tentang masa depan.

"Not only the child's future", bukan hanya tentang masa depan anak, tetapi bahkan "nation's future". Bahkan masa depan bangsa. Bahkan masa depan umat.

Dalam pendidikan, kita bukan hanya bicara bagaimana mengembangkam potensi-potensi individu, tetapi kita juga berbicara mewariskan sistem nilai, sekump**an nilai, dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Artinya, kita sedang berbicara tentang hal yang sangat serius, proses yang sangat penting.

Kalau generasi itu mau bertahan, bahkan memimpin di masa mendatang, maka kita harus bersungguh-sungguh dalam mendidik dan mempersiapkan generasi pelanjut.

Dalam mendidik, ditemukan banyak riset bahwa yang utama itu bukan semata-mata guru menyampaikan, tetapi bagaimana menjadikan anak itu mau dan sungguh-sungguh belajar.

Riset membuktikan bahwa sehebat apa pun guru, sekuat apa pun dia mengajar; kalau anaknya, kalau siswanya tidak memiliki KEMAUAN belajar, apa yang terjadi?

Ya tidak terjadi proses belajar!

Di sinilah, peran motivasi dalam menanamkan cinta belajar perlu kita kokohkan.

Diminta tim masjid Diponegoro Tegalrejo, Yogyakarta untuk menemani belajar bareng menyambut Ramadhan.Sekolah Dai menyiap...
10/01/2025

Diminta tim masjid Diponegoro Tegalrejo, Yogyakarta untuk menemani belajar bareng menyambut Ramadhan.

Sekolah Dai menyiapkan para khatib, muballigh/ah ini insyaaLlah akan diadakan sebanyak 5 pertemuan.

Apa saja yang dibahas?

1. Peran Penting Dakwah dan Dai (secara khusus khathib/muballigh)
2. Poin-poin penting dalam berdakwah, khususnya berbicara di depan umum
3. Mengoptimalkan bahasa non-verbal (& praktik/simulasi)
4. Mengoptimalkan bahasa verbal (& praktik/simulasi)
5. Membuat rencana tindakan menjadi dai

Bagi yang berkenan belajar bareng, silakan menghubungi panitia. Selama kuota masih ada, insyaaLlah masih bisa.

Agar Anak/Pelajar Cinta BelajarSetiap anak lahir dengan hasrat belajar yang menggebu. Bahkan, sebagaimana tampak dalam b...
04/01/2025

Agar Anak/Pelajar Cinta Belajar

Setiap anak lahir dengan hasrat belajar yang menggebu. Bahkan, sebagaimana tampak dalam berbagai riset, kebanyakan anak memasuki TK dengan kegairahan yang amat besar untuk belajar berbagai hal.

Sayangnya, saat anak memasuki usia SMP (atau bahkan sebelumnya), banyak anak meredup kemauan dan kecintaan belajar. Anak-anak itu menganggap bahwa belajar itu amat menjemukan, tidak menyenangkan, dan kegiatan tidak penting. Mereka kehilangan kecintaan belajar, yang dulu mereka miliki. Ada apa ini?

Dalam " _Motivated Minds : Raising Children to Love Learning_ ", Deborah Stipek menunjukkan perlunya orang tua dan guru menanamkan 4 komponen esensial dari cinta belajar. Yaitu menumbuhkan perasaan kompeten, otonom, dan aman dalam hubungannya dengan orang lain. Anak perlu merasa mampu, dan percaya dengan kemampuan dirinya. Anak perlu diberi pilihan dan kendali dalam belajar. Serta anak perlu meyakini bahwa kecerdasan bukan sesuatu yang tetap dan bawaan lahir, tapi hasil dari belajar dan ikhtiyar.

InsyaAllah tema penting ini akan kita dalami empat kali, bersama:
*Muhammad Fatan Ariful Ulum*
(Penulis buku: *Bikin Belajar Selezat Coklat, Ujian Sukses tanpa Stress* , dan *Letaknya di Tangan Ayah* )

⏰ *Tiap Rabu Malam*
Jam 19.55 - 21.15

✍️ *4 pertemuan di bulan Januari:*

1️⃣ 8 Januari 2025
2️⃣ 15 Januari 2025
3️⃣ 22 Januari 2025
4️⃣ 29 Januari 2025

💰 *Biaya: 50K* _(semua dana yang masuk untuk pembangunan MI Muhammadiyah Mlese, Ceper, Klaten)_

💻 LIVE VIA ZOOM dan LIVE YOUTUBE (link private)

📞 *Info dan pendaftaran:*
0856 0019 7632
0813-9071-1883
0857 1251 2064

Nb: InsyaaLlah akan ada PowerPoint dan makalah di akhir kelas bagi yang hadir online minimal 3 kali.

29/12/2024

Bincang ringan "Ada Story di Balik Ngopi" insyaaLlah akan hadir tiap bulan. Bincang bareng tentang hikmah dan kisah di balik kata dan peristiwa, referensi dan literasi, sembari menyeruput kopi asli.

Sebagai awalan, kemarin bincang ringan bersama para santri panitia bazar buku

Berbincang dengan para santri yang berusia remaja ini mengingatkan kita pada empat identitas remaja yang dibahas John W. Santrock dalam buku "Adolescence". Tidak semua remaja bermasalah. Bahkan ada yang dari awal tumbuh berkembang dengan baik, inilah para remaja dengan identity foreclosure. Ada p**a yang awalnya bermasalah, lalu bangkit dan pulih. Ini disebut memiliki identity achievement.

Dari mana para remaja dengan identitas foreclosure dan achievement ini muncul? Dari orang tua dan lingkungan yang mampu mendidik dan membimbing mereka--terutama-- ketika mereka masih anak-anak.









18/12/2024

*Struktur Kepribadian Anak*

Hal penting yang perlu diperhatikan para orang tua dan para guru dalam mendidik anak adalah membangun kepribadian anak. Bagaimana perilaku anak merupakan bagian utuh dari kepribadiannya.

Di sini, perilaku bukan sekadar di ranah psikomotor semata. Perilaku itu lahir dari satu pribadi yang utuh, selaras dengan kognisi dan afeksi anak.

Sehingga, apa yang dilakukan anak sesuai ucapan dan keyakinannya. Utuh dan selaras.

Itulah tugas pendidikan yang sesungguhnya; anak menjadi pribadi yang utuh, pribadi yang saling selaras antara perkataan, perbuatan, dan keyakinannya. Inilah pribadi yang sehat mentalnya, yang merupakan tujuan psikologi pendidikan Islam.

In Syaa Allaah, malam ini Kelas Psikologi Pendidikan Islam #7 dengan tema "Struktur Kepribadian Anak". Pertemuan yang menyatukan jalinan kognitif-afektif-psikomotor dalam struktur yang utuh.





27/11/2024

Bagaimana seseorang berpikir? Bagaimana dia memahami pengetahuan dan konsep tertentu? Bagaimana p**a proses pengambilan keputusan dan kreativitas terjadi pada dirinya?

Di sinilah, memahami ranah kognitif amat penting dalam keberhasilan mendidik.

In syaa Allah, malam ini di Kelas Psikologi Pendidikan Islam *"Memahami Asas-asas Psikologis dalam Mendidik"* sesi ke-4 akan membahas: Ranah Kognitif untuk Keberhasilan Mendidik.
____________________

Semoga Allah mudahkan proses belajar kita.

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً ، وَ أَنْتَ تَجْعَلُ الْحُزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً








Address

Yogyakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Emfatan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category