09/06/2026
Pada 21-22 Mei 2026, berbagai lembaga berkunpul di Samarinda, Kalimantan Timur untuk membahas kurikulum dari modul pembelajaran diplomasi yang mempersoalkan posisi dan daya saing komoditas berkelanjutan di pasar global, khususnya kelapa sawit.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Center for World Trade Studies Universitas Gadjah Mada (CWTS UGM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dengan dukungan UNDP melalui program Forest, Agriculture, and Sustainable Trade (FAST) Project π²β¨π©π»βπ«
18/05/2026
Pada 6-7 Mei 2026, berbagai lembaga berkunpul di Menteng, Jakarta Pusat untuk membahas modul pembelajaran diplomasi yang mempersoalkan posisi dan daya saing komoditas berkelanjutan di pasar global, khususnya kelapa sawit.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Center for World Trade Studies Universitas Gadjah Mada (CWTS UGM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dengan dukungan UNDP melalui program Forest, Agriculture, and Sustainable Trade (FAST) Project π²β¨π©π»βπ«
30/04/2026
Center for World Trade Studies Universitas Gadjah Mada bersama dengan Kemenko Perekonomian dan didukung oleh UNDP menyelenggarakan forum perdana berupa Kick Off and Inception Workshop dalam persiapan pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Negosiasi dan Diplomasi Luar Negeri terkait Praktik Berkelanjutan Minyak Sawit pada Selasa, 7 April 2026 di Yogyakarta.
Forum ini menggarisbawahi praktik perdagangan minyak sawit yang mengalami transformasi menjadi komoditas berkelanjutan yang strategis di Indonesia. Sehingga, pemangku kebijakan dan akademisi sepakat untuk penyusunan modul workshop untuk atase perdagangan dan praktisi industri sawit agar dapat memperkuat posisi komoditas minyak sawit Indonesia di level global.
24/11/2025
Pernah terpikir kenapa obat paten harganya bisa melambung, sementara obat generik jauh lebih terjangkau? π€π
Sistem paten yang memberi perusahaan multinasional monopoli hingga 20 tahun membuat negara berkembang, termasuk Indonesia, tergantung pada impor obat mahal seperti Epipen hingga Ozempic. Padahal, banyak riset awal obat tersebut ditopang oleh riset dasar yang dilakukan pemerintah, tentu dengan uang rakyat.
Pertanyaannya, bagaimana kita bisa mendorong akses obat yang lebih adil tanpa menghambat inovasi? Menurut kalian, langkah mana yang paling realistis yang dapat diambil oleh Indonesia sekarang?
Baca artikel selengkapnya yang ditulis oleh Research Associate CWTS UGM, Ronald E. Tundang, untuk The Conversation Indonesia: https://theconversation.com/monopoli-hak-paten-bikin-harga-obat-sangat-mahal-dan-indonesia-ketergantungan-impor-266146
28/10/2025
[π Ekoves Goes To Campus π]
Setelah 9 tahun negosiasi, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya menyepakati IndonesiaβEuropean Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) bulan lalu. Tidak hanya itu, Kebijakan Schengen Visa Cascade yang juga hadir tahun ini semakin memudahkan WNI mengakses peluang ekonomi Uni Eropa.
Namun, seberapa siap Indonesia dalam menyikapi peluang tersebut? Apa saja yang harus Indonesia antisipasi?
Cari tahu jawabannya di Talkshow Ekoves Goes to Campus yang diselenggarakan .ekon bersama berikut:
π Mendekatkan Indonesia dan Uni Eropa: Telaah IEU CEPA dan Dampak Kebijakan Visa Schengen
ποΈ Kamis, 30 Oktober 2025
β° 08.00 - 12.00 WIB
π« Auditorium Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM
Ramaikan! πΊππΊ