24/09/2022
Resume
Tema : Menjemput Cinta Allah dengan Wasilah Mengasuh
Dalam QS. Ali-Imran :110
Allah memerintahkan untuk berbuat kebaikan dan mencegah dari keburukan.
Terkait emosi, bahwasanya ada 2 yaitu positif dan negatif.
Apakah emosi negatif itu salah? Tidak,karena kita sebagai manusia biasa ,kadang selalu muncul emosi yang negatif.
Dalam kehidupan kita selalu berputar dalam 3 masalah
Meninggikan volume suara.contoh: anak "Susah bangun sholat shubuh, Tangan bertindak, ketika anak tidak bersegera melakukan ,maka tangan yang betindak
Bicara lemah lembut
Berdasarkan hasil survei perilaku anak yang sering memancing emosi orang tua diantaranya:
Bertengkar ,kecanduan nonton tv, game dan gadget,Lelah di pagi ,susah bangun, terlambat ke sekolah,konsumtif,rewel ,cengeng ,s**a ngamuk,berkata kotor, s**a teriak ,memukul ,Malas mengerjakan rutinitas harian.
Pertengkaran pada anak adalah anugerah dari Allah SWT agar mereka belajar menghadapi konflik di masa depan ,tanpa pertengkaran di masa kecil maka akan mengalami hambatan fase berikutnya bahkan sampai dewasa. Tugas sebagai orang tua yaitu kita hanya mampu mengendalikannya.
Dari Pertengkaran juga maka orang tua belajar bertumbuh bersama anak untuk menjadi orang tua Sholeh/ah untuk nantinya akan mempertanggung jawabkan pengasuhan kita kepada Allah SWT.
Jika anak melakukan perilaku yg disebutkan di atas maka jangan bersedih,kecewa ,karena anak bukan malaikat dan bukan orang dewasa mini. Maka sebagai orng tua harus merendahkan diri ,mengerti bukan anak yang mengerti kita, karena orang tua sudah melalui fase anak anak ,sedangkan anak anak belum menjadi dewasa seperti kita
Mengapa anak berperilaku buruk?
Karena neoron belum tersambung semua,memiliki keterbatasan mengungkapkan ketidaknyamanan, mereka manusia menuju dewasa,nurture yang merusak nature, dan anak belum terampil berperilaku dan berkomunikasi.
Ada 7 langkah menjemput cinta dengan wasilah mengasuh :Teladani para nabi yang akrab dengan putra putrinya,Buktikan ucapan kita,Negosiasikan batasan,Tidaklah ank ketika melakukan kesalahan dengan memberikan konsekuensi,Tegas bertindak konsisten,akui perbuatan baik anak,instalkan nilai