Yayasan " Sri Kadhaton "

  • Home
  • Yayasan " Sri Kadhaton "

Yayasan " Sri Kadhaton " Pelatihan MC, Tari, karawitan, Pedhalangan,..Macapat

01/03/2022

Bangga berbudaya dgn mengedepankan edukasi,
Kegiatan rutin akan budaya yg selalu membawa jati diri tanpa mengedepankan ego...
Pakem adalah dasar akan budaya...
Tanpa menyentuh kerawanan dlm berkeyakinan

Sri Khadhaton
Jumenengan-Surakarta 2022

Pasowanan dlm wujud keseharian dan LAKU diri sejati.RahayuRahayuRahayu 🙏🙏🙏🙏🙏
02/11/2021

Pasowanan dlm wujud keseharian dan LAKU diri sejati.

Rahayu
Rahayu
Rahayu
🙏🙏🙏🙏🙏

Sisi dr kokoh nya gunung arjuna dan gunung penggungan tidak terlepas dr budaya sejarah jaman kerajaan yg pernah hidup d ...
09/05/2020

Sisi dr kokoh nya gunung arjuna dan gunung penggungan tidak terlepas dr budaya sejarah jaman kerajaan yg pernah hidup d sekitarnya...

Tak ubahnya sampai sekarang gunung arjuna bak magnet yg terus menarik perhatian para penjelajah dan pelaku sejarah...
Hingga kini misteri yg terkandung d dlm nya bahkan belum terkuak...
Hungga bermunculan berbagai paradikma kepercayaan yg mendasar hingga melegenda sampai sekarang.

Panorama yg tersuguhkan oleh alam d gunung arjuan dan penangungan sungguh indah dan d balut oleh misteri yg terkandung d dlm nya...

Ada berapa kerjaan yg pernah berdiri d sekitaran gunung tersebut?
Dan mengapa banyak kerjaan kecil dan besar memilih berdiri d sekitaran gunung arjuna?
Hingga kini masih belum terjawab...
Mari kita kaji lebih mendlam...

Rahayu....
Rahayu...
Rahayu....

...

08/12/2017

Kita bangga akan segala perkembangan hidup dan zaman saat ini...
Kita seolah hebat akan segala bentuk kemudahan dr segala berita entah baik atau buruk
Mudah mencibir pada sesuatu yg tak kira pahami.....

Galau kita lupa generasi kita...
Kita lupa akan titipan untuk generasi kita...
Dan kita ngak mau tau akan derita yg dialami oleh generasi kita...

Untuk anda yg merasa hebat d segala bidang....
Dan untuk anda yg hebat dalam pemikiran...
Apa solusi anda?
Tak perlu teori panjang lebar...
Mari kita wujud kan dari hal sekecil dulu...
Dari belahan hari kita dulu....
Duduk laku wajib
Tp laku Mung di gawe klambi yo ra becik...
Laku dudu Mung lati...
Ugi senajan abot sanga ne...
Ugi anteb rasa ne...
Ojoh Mung bisa leyeh leyeh...
Matur marang gusti allah ugi d paringi pepadang pikir, jembar e ati, lan enteng e napak....

Rahayu, rahayu, rahayu...

12/10/2017

Garis waktu sejarah Indonesia
Sejarah Nusantara

Prasejarah
Kerajaan Hindu-Buddha
Salakanagara (130-362)
Kutai (abad ke-4)
Tarumanagara (358–669)
Kendan (536–612)
Galuh (612-1528)
Kalingga (abad ke-6 sampai ke-7)
Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-13)
Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9)
Kanjuruhan (abad ke-8)
Kerajaan Medang (752–1006)
Kerajaan Kahuripan (1006–1045)
Kerajaan Sunda (932–1579)
Kediri (1045–1221)
Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14)
Singhasari (1222–1292)
Majapahit (1293–1500)
Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)
Kerajaan Islam
Penyebaran Islam (1200–1600)
Kesultanan Samudera Pasai (1267–1521)
Kesultanan Ternate (1257–sekarang)
Kerajaan Pagaruyung (1500–1825)
Kesultanan Malaka (1400–1511)
Kerajaan Inderapura (1500–1792)
Kesultanan Demak (1475–1548)
Kesultanan Kalinyamat (1527–1599)
Kesultanan Aceh (1496–1903)
Kesultanan Banjar (1520–1860)
Kesultanan Banten (1527–1813)
Kesultanan Cirebon (1430–1666)
Kerajaan Tayan (Abad Ke-15-sekarang)
Kesultanan Mataram (1588–1681)
Kesultanan Palembang (1659–1823)
Kesultanan Siak (1723–1945)
Kesultanan Pelalawan (1725–1946)
Kerajaan Kristen
Kerajaan Larantuka (1600–1904)
Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850)
VOC (1602–1800)
Belanda (1800–1942)
Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899–1942)
Pendudukan Jepang (1942–1945)
Revolusi nasional (1945–1950)
Republik Indonesia
Orde Lama (1950–1959)
Demokrasi Terpimpin (1959–1965)
Masa Transisi (1965–1966)
Orde Baru (1966–1998)
Era Reformasi (1998–sekarang)

23/12/2016

Pesan Kanjeng Sunan Giri
Lewat Tembang Sarat Arti

TURI-TURI PUTIH

"Turi-turi putih"
"Tak tandur nok kebun agung"
"Peleret tiboh nyemplung"
"Kepentang kepentung"
"Mbok iro mbok iro"
"Mbok iro kembange opo?"

Jagalah jiwa yang suci bersih
Sebelum dibungkus kain putih
Tanamkan jiwa ini di majelis mulia
Yang dihimpun oleh para auliyaillah
Sebelum dimasukkan ke liang lahat
Agar bisa manjawab pertanyaan malaikat
Di dunia kita harus berhati-hati
Agar bahagia di akhirat nanti

03/11/2016

PITUTUR TIYANG SEPUH

Duh bocah bagus anak'ku lanang..
wong tuwomu dudu rojo,
Sing diwariske dudu bondho dunyo....

Anakku lanang bagusing ati,
ojo Lali anggonmu Memuji,
marang Gusti Kang Murbéng Dumadi...
mugo dadi Padhange ati.

Urip Ing dunyo Iku Sedhelo,
Urip Ing dunyo koyo Samudro,
Mulo Ngger…., Ojo Wegah Podho Tetanen,
Ing kono Mbesuk'e bakal panen.

Bocah bagus anak'ku Lanang,
Ojo nganti ninggal Piwulang,
Mumpung jembar golek'o pepadhang...
ojo Jirih ing pepalang.

Sejatine ora ono opo-opo…..
Sejatine Jagad wujud Suwung,
ora warno lan ora rupo,
sing ono Mung Awang-Uwung.

Akehing bondho dudu ukuran,
Drajat Lan Pangkat dudu takeran,
Lan Pepujane roso dudu anak,
Pagering Jiwo dudu sanak.

Wong Tuwomu dudu Dewo,
Ora wenang nulis garise manungso...
Sangumu mung isi pitutur,
Mugo dadi titah kang luhur....

23/10/2016

*SLUKU-SLUKU BATHOK*

```Sluku-sluku bathok,
Bathoké éla-élo
Si Rama menyang Solo,
Oléh-oléhé payung mutho.
Mak jenthit lolo lo bah,
Yén mati ora obah
Yén obah medéni bocah,
Yen urip goléko dhuwit"```

*Sluku-sluku bathok:*
_Hidup tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja. Waktunya istirahat ya istirahat, untuk menjaga jiwa dan raga agar selalu dalam kondisi seimbang. Bathok atau kepala kita perlu beristirahat untuk memaksimalkan kemampuannya._

*Bathoké éla élo :*
_Dengan berdzikir *(éla-élo = Laa Ilaaha Ilallah)*, mengingat Allah, syaraf neuron di otak akan mengendur. Ingatlah Allah, dengan mengingat-Nya hati menjadi tentram._

*Si Rama menyang Solo:*
_*Siram (mandilah, bersucilah)* menyang (menuju) *Solo (Solat).* Lalu bersuci dan dirikanlah salat._

*Oléh-oléhé payung mutho :*
_Maka kita akan mendapatkan perlindungan (payung) dari Allah, Tuhan kita._

*Mak jenthit lolo lo bah :*
_Kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu. Tak dapat diprediksi tak juga terkira. Tak bisa dimajukan atau dimundurkan walau sesaat._

*Wong mati ora obah :*
_Saat kematian datang, semua sudah terlambat. Kesempatan beramal hilang._

*Yen obah medéni bocah :*
_Banyak Jiwa Yang-Rindu Untuk-Kembali Pada-Allah ingin minta dihidupkan, tapi Allah tak mengizinkan. Jika mayat hidup lagi maka bentuknya pasti menakutkan dan madlaratnya tentu lebih besar._

*Yén urip goléko dhuwit :*
_Kesempatan untuk beramal hanya ada di saat sekarang (selagi mampu sekaligus ada waktu) bukan di nanti (ketidakmampuan dan hilangnya kesempatan), tempat beramal hanya di sini (Dunia) bukan di sana (Akherat), di sana bukan tempat beramal (bercocok tanam) tapi tempat berhasil (panen raya)._

04/10/2016

Sebuah rutinitas agung dengan pola kesadaran akan budaya tak mematahkan sebuah lintas generasi akan budaya,
Dari penjuru daerah merujuk pada 1 ketaatan akan pribadi yg mau nyengkuyung sebuah budaya adi luhur...
Kirap pusaka 1 suro d kraton SURAKARTA hadiningrat adalah simbol pengorbanan tanpa pamrih yang tak terbatas dr setiap insan yg memahami arti sebuah budaya adi luhur.

Rahayu, rahayu, rahayu....

24/08/2016
Prasasti yang berada di depan makam KRT poespo Negoro Bupati pertama gresik
31/05/2016

Prasasti yang berada di depan makam KRT poespo Negoro Bupati pertama gresik

Address

Jalan Pembangunan Perumahan Pongangan Indah

61151

Opening Hours

Monday 08:00 - 22:00
Tuesday 08:00 - 22:00
Wednesday 08:00 - 22:00
Thursday 08:00 - 22:00
Friday 08:00 - 22:00
Saturday 08:00 - 22:00
Sunday 08:00 - 22:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan " Sri Kadhaton " posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Yayasan " Sri Kadhaton ":

Shortcuts

  • Want your school to be the top-listed School/college?

Share