Latar Belakang
Alam merupakan karunia dari Yang Maha Esa dengan banyak keindahan dan manfaatnya. Langsung ataupun tidak kita yang tinggal diatas bumi ini selalu menikmati manfaat dari alam. Dalam kehidupan sehari-hari pun alam tak pernah berhenti memberikan hasilnya kepada kita. Dimulai dari apa yang kita minum, makan, hingga yang kita pergunakan beraktifitas lain. Bersyukurlah kita hidup di ala
m Indonesia yang sangat gemah ripah loh jinawi, yang tak berkekurangan sumber daya alamnya, namun manfaat yang dapat kita rasakan dari alam sangat tergantung dari pengolahan Sumber Daya Manusianya. Pada era sekarang ini yang sumber daya manusia yang secara langsung mampu menghargai dan memanfaatkan alam dengan baik adalah petani. Para petani dengan setia mengolah tanah dengan baik, menjaga keseimbangan alam dan memberikan manfaat yang banyak kepada Masyarakat luas dengan menyediakan bahan kebutuhan pokok Masyarakat sehari-hari berupa bahan makan mentah seperti beras, sayur-sayuran dan buah-buahan. Dengan berkembangnya tehnologi dan semakin berkurangnya tanah garapan, semakin berkuranglah sumber daya manusia yang diharapkan mampu mengolah sumber alam kita ini. Generasi masa depan kita dalam hal ini adalah anak-anak, perlu ditanamkan untuk menghargai dan selalu menjaga kelestarian alam. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, anak-anak menjadi kurang mengetahui tentang bagaimana mengolah alam dan menjaga kelestariannya. Padahal setiap hari mereka merasakan secara langsung manfaat yang diberikan oleh alam yang dikelola dengan baik oleh para petani. Banyak yang tidak mengetahui bagaimana para petani memanfaatkan dan mengolah alam. Dengan cara pandang tentang alam dan generasi masa depan seperti yang teurai diatas, perlu dikenalkan kepada mereka tentang pemanfaatan dan pengelolaan alam secara langsung sehingga tumbuh kesadaran cinta akan alam.lingkungan hidup kian waktu mengalami ancaman dan kerusakan setiap saat. Kerusakan yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak ramah lingkungan dari manusia merupakan penyebab yang diyakini turut andil terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Sebagai akibatnya, keseimbangan ekosistem menjadi terganggu. Meskipun begitu, belum cukup untuk menjadikan kerusakan lingkungan sebagai pelajaran yang dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Berbagai upaya penyadaran telah banyak dilakukan, dari seminar, simposium, pelatihan, pendidikan tak pernah lepas dari upaya kampanye kelestarian lingkungan hidup. Berkenaan dengan pendidikan, maka perlu adanya inisiatif dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah, non pemerintah, swasta dan individu untuk bersama-sama memberikan pendidikan lingkungan hidup bagi masyarakat di Indonesia. Atas dasar kepedulian untuk membangun karakter anak yang sadar lingkungan, serta keperihatinan yang terjadi di kalangan anak-anak saat ini. Hingga banyaknya jumlah anak yang mengalami putus sekolah yang disebabkan berbagai faktor, Serta rendahnya minat baca pada anak-anak, beberapa teman yang tinggal di pedukuhan kaliwangan lor,Temon kulon,kecamatan Temon,kulonProgo,Yogyakarta mempunyai kerinduan untuk membuka sekolah dengan nama Sekolah Alam Hijau, yang selanjutnya disebut Sekolah Alam Hijau Temon (SELAM HIJMON) , yang baru di mulai kegiatannya pada tgl 17 juli 2012 yang diadakan setiap hari selasa jam 14.00 – 16.00 WIB. Pada awal kegiatannya diikuti oleh anak-anak yang berjumlah 16 anak,yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 10 anak laki-laki.Mereka berpendidikan dari Paud sampai dengan SD kelas 6. Sekolah Alam Hijau Temon (SELAM HIJMON) adalah sebuah wadah dan tempat belajar bagi anak-anak , semata-mata untuk memberikan ruang dan waktu bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan potensi dirinya, membangun bakat dan kepedulian serta memberikan pengalaman dan menjadi wadah berkreasi dengan kegiatan yang berwawasan lingkungan. Dari mulai di buka dalam tiap pertemuan anak-anak sudah bertambah banyak bahkan baru berumur 3 minggu saja anak yang terkumpul berjumlah 25 anak, Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON) memposisikan diri menjadi wadah yang bebas dan terbuka bagi siapa saja yang ingina dan menuangkan ide kreatifitasnya. Anak-anak yang datang ke Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON) untuk Membaca,bermain,Identifikasi Tanaman,jelajah Alam,Nonton Bareng Film Pendidikan,Kunjungan ke tokoh Masyarakat dan masih banyak lagi kegiatannya.Ini merupakan tanda adanya perubahan ke arah yang lebih baik, hal ini dapat dibuktikan dengan makin bertambahnya jumlah anak-anak yang aktif di Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON) Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON) dan lebih meningkatya minat baca dikalangan masyarakat. sementara buku yang tersedia di perpustakaan Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON) hanya itu-itu saja karena masih sangat sedikit. Keterbatasannya sarana dan prasarana disebabkan karena keketiadaan dana operasional yang pasti, sedangkan sumber dana operasional yang kita gunakan selama ini merupakan hasil urungan/patungan dari para pengurus dan relawan Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON) dengan jumlah yang relatif sedikit. Keadaan ini membuat kami berinisiatif untuk mengajak berbagai pihak, baik instansi pemerintah, non pemerintah, swasta dan individu, khususnya yang berada di wilayah KulonProgo, untuk bersama-sama berupaya membangun karakter anak-anak serta terciptanya lingkungan menuju ke arah yang lebih baik. Maksud
Dengan tidak mengurangi rasa hormat, bahwa maksud dari pengajuan peroposal ini adalah, terjalinnya sebuah hubungan yang baik antara perusahaan Bapak/Ibu dengan Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON). Dengan hubungan baik tersebut kami berharap adanya pemberian bantuan (donasi) dari perusahaan bapak kepada Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON), sehingga setiap program yang sedang dan akan dilaksanakan di Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON)berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi semua pihak. Tujuan
• Terjalin hubungan yang baik antara perusahaan Bapak/ibu dengan Sekolah Alam
Hijau Temon(SELAM HIJMON) dan anak-anak Sekolah Alam Hijau Temon
(SELAM HIJMON).
• Menambah jumlah buku yang merupakan program dan kegiatan di Sekolah Alam
Hijau Temon(SELAM HIJMON).
• Memberikan ruang yang lebih luas kepada anak-anak, dalam meyalurkan
kemampuan dan bakatnya masing-masing, melalui penyediaan sarana dan prasarana
yang memadai.
•Terciptanya kondisi yang ramah lingkungan melalui kegiatan pemberdayaan
lingkungan dan penghijauan. Kegiatan
Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON) memiliki program dasar sebagai awal dari kegiatan, yang nantinya akan dikembangkan sesuai kondisi dan situasi lokal. Saat ini kegiatan meliputi program kegiatan jangka panjang dan jangka pendek sebagai berikut :
A. Program dan kegiatan Jangka Panjang
Program dan kegiatan jangka panjang yang dimaksud adalah kegiatan yang bersifat terus menerus di laksanakan dan dikembangkan dengan menyesuaikan kepada program jangka pendek, meliputi:
1.Pembuatan Saung/Gasebo
Pembuatan Saung/Gasebo ini di maksudkan agar anak-anak dapat leluasa mengenal alam selama belajar dan tidak terkotak-kotak dengan gedung yang kaku,Dengan didirikannya Saung/Gasebo belajar dengan menggunakan pendekatan alam sebagai media pembelajaran sekaligus penyedia inspirasi ilmu pengetahuan. Alam sebagai alam peraga , alam sebagai obyek penelitian, dan alam sebagai sarana pengembanngan kepribadian yang lengkap. Kegiatan belajar selama ini masih menumpang di rumah salah satu relawan,dengan memiliki tempat belajar sendiri anak-anak dengan leluasa dapat mengenal alam di sekitarnya.
2. Perpustakaan/Taman bacaan
Perpustakaan adalah salah satu program Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON), perpustakaan merupakan pemberian dari individu untuk di kelola diSekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON). Jumlah buku bacaannya masih sangat sedikit,walaupun demikian taman bacaan ini memposisikan diri sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak.
3. Pemberdayaan sukses Lingkungan & Penghijauan
Membuat hijau serta pola hidup yang ramah lingkungan di area sekolah. Kini program penghijauan akan di lebarkan di seluruh wilayah sekitar sekolah. Dengan prioritas sepanjang gang menuju Sekolah Alam Hijau Temon(SELAM HIJMON), selain itu juga melakukan pengelolaan sampah menjadi pupuk organik. Dan penanaman sayuran dan Buah organik di sekitar sekolah.
4. Kelompok diskusi Tani Organik
Tujuan kelompok ini lebih ditujukan terutama kepada para bapak/Ibu Petani yang ada di lingkungan sekolah, dan atau memungkinkan melibatkan kelompok tani dari luar di sekitar temon, dengan bahasan diskusi meliputi hal-hal yang berkenaan dengan lingkungan, perkembangan anak-anak termasuk segala permasalahan serta solusinya.
5. Bengkel Seni
Bengkel seni di peruntukan bagi anak-anak dan remaja yang mempunyai bakat dan minat pada seni, khususnya seni musik. Tujuannya adalah agar mereka tidak hanya bermain atau nongkrong-nongkrong di pinggir jalan saja, tetapi bisa menuangkan bakatnya dengan lebih serius hingga berkembang. Dengan melibatkan tenaga luar sebagai pengajar, kegiatan bengkel seni meliputi:
a. Teater/drama
c. Daur Ulang
d. Sablon, dll.
6. Budidaya perikanan / Peternakan
Dengan budidaya perikanan/Peternakan yang akan di bangun anak-anak dapat belajar secara langsung krn budidaya perikanan dapat di pakai sebagai laboratorium alam,dengan kolam yang akan dibangun anak dapat belajar budidaya perikanan/Peternakan,belajar kemandirian,belajar berbisnis,belajar marketing dll. Program dan kegiatan Jangka Pendek
Program dan kegiatan jangka pendek adalah kegiatan yang bersifat rutin dilaksankan sekali dalam 1 (satu) minggu, yakni pada tiap-tiap hari minggu. Perencanaannya pun di programkan per 1(satu bulan) dengan kegiatan yang berbeda di tiap miggunya, kegiatan yang telah kita jalani antara lain:
• Kerajinan Tangan
• Bersih-bersih lingkungan
• Mewarnai
• Nonton Bareng Film Pendidikan
• Dongeng
• Out bond
Adapun kegiatan belajar mengajar dalam bidang study yang kami fokuskan terbagi dalam kegiatan Semester dengan metode pengajarannya adalah dengan :
1.Metode Bermain dan Belajar
2.Metode Kreatifitas
3.Metode Wahana/Media Alam
Bidang Study yang kami Fokuskan adalah Bidang Study :
1.Pengetahuan Alam
Pengetahuan Alam meliputi : Anatomi Manusia/kesehatan, anatomi tumbuhan,anatomi
hewan dan alam semesta.
2.Pengetahuan Sosial
Pengetahuan Sosial meliputi : Mengenal Pemerintahan Lokal,Mengenal Lembaga
Lokal,Kondisi Geografis dan mengenal Profesi.
3.Matematika
Matematika meliputi : Bangun datar dan ruang,operasi dasar ( x : - + ) dan mengena
l ukuran.
4.Bahasa Indonesia,Inggris,Jawa
Bahasa meliputi : Kosakata,Ketrampilan menulis ( EYD ),Jurnalistik dan percakapan.
5.Budaya dan Seni
Budaya dan seni meliputi : Tradisi Lokal,seni tradisional ( jathilan,karawitan ),drama
musikal dan kreasi bahan daur ulang. Kegiatan belajar mengajar yang kami lakukan dalam tiap minggunya di sesuaikan dengan tema yang di pilih oleh anak-anak sendiri misalnya mereka memilih tema :anatomi Tumbuhan Kelapa maka pelajaran yang di berikan mengenai tanaman kelapa dan di kupas secara menyeluruh. Solidaritas kemanusian
Selain kegiatan yang di programkan di atas, Melalui program solidaritas kemanusiaan kami juga telah melaksankan berapa kegiatan lain yang berhubungan dengan kemanusian dan aksi peduli bencana, diantaranya:
• Pendirian posko tanggap bencana banjir dan tanah longsor.
• Malam Amal untuk yatim piatu.