13/07/2022
Sebagai sesama millennials, kami bisa merasakan apa yang Anda rasakan juga. Apalagi mungkin tuntutan dari keluarga untuk bisa sesegera mungkin memiliki rumah.
βBurung aja punya rumah, masa manusia enggak?β
Wah ini mulut uda kayak semprotan hand sanitizer..wkwkkw..Ga ada burung yang KPR, halo! Burung ga ada pusingin soal suku bunga yang naik woy!
Orang - orang kayak gini suruh tinggal aja di rumah burung sana! Hahah canda ya..Ampunnnn
Tapi ya sudah, harga rumah memang naik terus tapi kenaikan pendapatan masyarakat tidak naik seiring kenaikan harga rumah, ini sudah terjadi dan tidak perlu menyalahkan siapa siapa.
Mari kita fokus sama solusinya..
Solusi dari kami, rombak ulang seluruh mindset Anda soal rumah. Sebagai manusia, TINGGAL DI RUMAH adalah kebutuhan pokok. PUNYA RUMAH? Belum tentu..
Karena ada loh keluarga yang bahagia - bahagia aja tinggal di rumah sewa. Sehingga mereka bisa punya uang lebih jauh lebih banyak yang mereka bisa investasikan atau gunakan untuk meningkatkan skill yang jauh lebih tinggi kenaikannya dari harga rumah.
Hidup mereka fine - fine aja..
Disisi lain, BANYAK keluarga yang sebetulnya ga mampu - mampu amat beli rumah tapi MAKSA ngambil rumah. Hasilnya, mereka stress berat tinggal di dalam rumah tersebut.
Memangnya Anda mau menghabiskan setengah usia dewasa Anda memusingkan KPR yang tidak bisa Anda bayar? Bukan hanya KPR Anda aja berantakan, tapi bisa juga hubungan keluarga Anda.
βTapi ortuku maksa maksa terus min? Padahal aku masih belum sanggupβ
Oh mimin punya solusinya, sering sering ajak makan enak saja.