10/03/2026
Soce datang.
Sebulan lalu, bulan Februari, adik kami, si sulung Solce kembali ke Papua. Kali ini bukan membawa kesedihan lantaran kehilangan , seperti saat de kehilangan bapa tercinta, tapi gagal bertemu.
De p**ang, membawa gelar profesi. Buah perjuangannya jauh dari keluarga, kampung halaman , bahkan kehilangan orang tercinta.
De p**ang bukan sebagai Solce saja, tapi su jadi nona suster yang kami semua banggakan.
De p**ang, bukan hanya membawa dirinya, tapi secara harfiah membawa kami punya kaka Arum .
Memang, kalo ditanya untuk apa kk Arum ke Papua lagi? Beliau akan menjawab "sa antar Solce p**ang too." Padahal tidak, itu hanya alasan saja. Intinya de su rindu tempat di mana hati dan jiwanya terlanjur bertaut. Su sulit lepas.
De p**ang, menjadikan kami pu adik bungsu,Febi juga datang . Tapi lihat, adik bungsu su lebih besar daripada sulung.
Tidak lupa juga bertemu bro yang masih di wamena, Marten. Lihat to, d**g pu pelukan erat tu macam mau bikin hancur tulang. Kam baku rindu sekali kah?