07/08/2019
💠Keutaman Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah💠
Sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah merupakan hari yang mulia dalam islam. Yang mana tentang kemuliaannya telah disebutkan dalam beberapa nash dari Alquran dan hadist:
1. Allah bersumpah menggunakan sepuluh hari tsb dalam firmannya dalam surat alfajr:
وَالْفَجْرِ*وَلَيَالٍ عَشْرٍ
"Demi fajar, demi malam yang sepuluh"
Menurut Ibnu Abbas ra. Yang dimaksud dengan sepuluh hari dalam ayat tsb. adalah sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah. Allah tidak bersumpah menggunakan sesuatu kecuali menunjukkan bahwa sesuatu tsb merupakan sesuatu yang mulia.
2 Beramal shaleh pada sepuluh hari tsb. Lebih utama dari pada jihad fii sabilillah sebagaimana sabda Nabi:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ. فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِيْ سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَلاَ الْجِهَادُ فِيْ سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ
“Tiada suatu hari pun yang amal shalih pada hari-hari itu lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari ini. (Para shahabat) bertanya, ‘Wahai Rasulullah, tidak p**a (dilebihi oleh) jihad di jalan Allah?’ Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘(Ya), tidak (p**a) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun dari hal tersebut.’
3. Jumhur ulama diantara Ibnu Abbas dan dinukil oleh Imam Ibnu Katsir menyatakan bahwa sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah merupakan ayyamin maklumat yg disebutkan dalam Alquran:
وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ
"dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan."
4. Beramal shaleh pada sepuluh hari tsb lebih dicintai oleh Allah dari pada beramal shaleh pada hari-hari yang lain, sebagaimana sabda Nabi tsb:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ.
5. Dalam sepuluh hari tsb terdapat hari Arafah yang merupakan hari yang mulia dalam Islam, hari ampunan dari dosa-dosa dan hari pembebasan dari api neraka. Nabi Muhammad saw bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَء. رواه مسلم.
6. Dalam sepuluh hari tsb terdapat hari Nahr/penyembelihan hewan kurban yang menurut sebagaian ulama merupakan hari haji akbar dan hari yang paling utama dalam setahun.
قال ابن القيم – رحمه الله – " خير الأيام عند الله يوم النحر ، وهو يوم الحج الأكبر كما في سنن أبي داود ( 1765 ) عن النبي صلى الله عليه وسلم : " إن أعظم الأيام عند الله يوم النحر
7. Dalam sepuluh hari tsb berkumpul ibadah-ibadah pokok seperti shalat, puasa, haji, dan sedekah.
●Amalan-amalan pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah:
1. Memperbanyak ama-amal shaleh karena amal ibadah pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah tsb lebih dicintai oleh Allah dari pada amal ibadah pada hari-hari yang lain sebagaimana hadits Nabi diatas.
2. Berpuasa pada hari arafah tanggal sembilan dzulhijjah yang mana pahalanya dapat menghapus dosa-dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya, sebagaimana sabda Nabi:
صيامُ يومِ عرفةَ، أَحتسبُ على اللهِ أن يُكفِّرَ السنةَ التي قبلَه والسنةَ التي بعده.
Dan sebagian ulama menganjurkan juga untuk berpuasa pada hari tarwiyah tanggal delapan.
3. Memperbanyak dzikir mengingat Allah dengan membaca tahlil, takbir dan tahmiid. dan disunnahkan mengeraskan suara sebagai syi'ar islam ketika membaca takbir pada malam hari raya idul adha sampai didirikannya shalat idul adha baik di dalam masjid, rumah maupun di jalan-jalan.
4. Melaksanakan ibadah haji dan umrah
5. Berkurban untuk mendekatkan diri pada Allah.
https://mawdoo3.com/%D9%85%D8%A7_%D9%81%D8%B6%D9%84_%D8%A3%D9%8A%D8%A7%D9%85_%D8%B9%D8%B4%D8%B1_%D8%B0%D9%8A_%D8%A7%D9%84%D8%AD%D8%AC%D8%A9