Ghost Writer Academy

Ghost Writer Academy

Share

Say Good Bye to your assignments and enjoy your youth while you can!!!!

Mobile uploads 12/01/2015
25/04/2014

Bagi Anda mahasiswa yang kesulitan membuat tugas makalah / tugas akhir, mengingat kesibukan Anda dengan kegiatan rutinitas sehari-hari terkadang banyak menyita waktu sehingga tidak mempunyai banyak waktu untuk makalah, Ghost Writer Academy melayani pembuatan makalah / tugas akhir dan ingin membantu anda dalam menyusun tugas makalah / tugas akhir yang anda ingin kerjakan....

Adapun motto kami adalah: tugas beres, tidur nyenyak, pacaran pun tenang....

Silakan hubungi kami pada message FB ini atau kontak nomor 031 33333135.

desainkata 25/04/2014

Klien adalah pemilik hak cipta (copyright) atas hasil tulisan tersebut, selaku pihak yang memiliki ide dasar, dan tentu saja yang membiayai tulisan. Istilah tepatnya klien adalah seorang author (pengarang), dan ghostwriter sebagai writer (penulis) sekaligus editor. Beberapa klien yang baik menyamarkan ghostwriternya sebagai editor atau sebatas memunculkan dalam halaman ucapan terima kasih.

Maaf, jika demikian hasilnya, bukankah ini sebuah pembohongan karya dan melanggar etika?

Tentu saja bukan. Bahkan dalam praktik hukum sendiri banyak pendapat hukum pengacara, atau figur publik terkenal yang dalam penyusunannya dilakukan oleh legal officer atau staf mereka. Pun jika melanggar etika, etika mana yang dimaksud? Ghostwriter merupakan jasa legal. Di beberapa negara bahkan menjadi sebuah profesi resmi yang setara profesi bergengsi lainnya, semisal advokat atau konsultan. Dalam hal etika, secara sederhana pekerjaan ghostwriter dapat digambarkan seperti seorang kontraktor yang disewa untuk membuat bangunan. Mereka bekerja berdasarkan permintaan pemilik bangunan, dengan konsep bangunan sesuai keinginan pemilik dan cetak biru konstruksi bangunan yang sudah ada. Atau seorang penyelam yang mencari mutiara di dasar laut atas permintaan pengusaha mutiara, kemudian dijual sebagai barang dagangan pengusaha tersebut. Semua jasa ini apakah juga melanggar etika?
Idealnya memang seorang pemilik rumah mengerjakan sendiri bangunannya, mulai pembelian bahan hingga mengisi perabot rumah tersebut. Demikian juga pengusaha mutiara melakukan sendiri proses mencari, membentuk, dan menjual mutiaranya. Tapi hidup tidak serumit itu, bukan?

Lalu apakah tidak malah merugikan Ghostwriter itu sendiri?

Hehehe…Tentu tidak ada yang dirugikan selama semua berjalan sesuai kesepakatan. Seorang Ghostwriter sejak awal menekuni profesinya harus sadar konsekuensi tersebut.

Siapa saja yang seringkali memakai jasa Ghostwriter?

Kebanyakan pengguna jasa Ghostwriter adalah politisi di parlemen, dan pejabat atau mantan pejabat eksekutif. Namun tidak jarang justru jasa Ghostwriter dicari oleh orang-orang pintar, dosen, mahasiswa, motivator, trainer, selebriti, figur publik, pengusaha, serta mereka yang ingin membagi gagasan, pengetahuan, informasi, atau cerita sukses hidupnya kepada publik yang lebih luas dalam bentuk tulisan, tetapi menghadapi kendala keterbatasan waktu atau kemampuan menuang orasi menjadi bahasa tulis yang enak dibaca.

Sepertinya setiap orang bisa melakukan hal itu. Lantas apa manfaat menggunakan jasa Ghostwriter?

Mayoritas orang bisa menulis, tapi tidak semua orang mampu membuat tulisan yang baik dan memikat, sehingga ketika orang membaca tulisan tersebut merasa perlu dan ingin terus membacanya hingga tuntas.
Secara umum, ada 3 (tiga) kelompok yang memanfaatkan jasa Ghostwriter:

1.Mereka yang tidak memiliki kemampuan menuliskan gagasan-gagasan cemerlangnya, kisah hidupnya yang hebat, cerita kesuksesan karirnya, atau orator yang lemah dalam menuangkan agitasi dan dogma-dogmanya dalam bentuk tulisan;
2.Mereka yang memiliki kemampuan menuang gagasan-gagasannya dalam bentuk tulisan yang baik, namun tidak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas penulisannya tersebut;
3.Mereka yang sedang berusaha mempengaruhi opini masyarakat dengan produk-produknya, atau agar masyarakat menyetujui gagasan-gagasannya dan memilih dirinya pada sebuah pemilihan tertentu, atau sedang tersangkut masalah yang membutuhkan uraian argumentasi tertulis, berdasarkan fakta-fakta yang dia miliki untuk diungkapkan di publik atau lembaga peradilan.

Karena itu, kerja sama yang baik antara Ghostwriter dan pengguna jasa sangat diperlukan agar menghasilkan karya-karya yang baik, memukau, dan memuaskan keduanya. Proses yang dikerjakan Ghostwriter tersebut disebut sebagai ghostwriting.

Media apa saja yang digunakan seorang Ghostwriter dalam pekerjaannya?

Seringkali buku. Akan tetapi perkembangan teknologi informasi saat sekarang membuka ruang penyampaian informasi ke dalam bermacam media selain buku, seperti e-book atau cakram (disk). Bahkan seorang Ghostwriter kini lebih banyak bekerja untuk keperluan website, blog, milis selebriti, dan figur publik. Beberapa diantara mereka terkadang juga diperbantukan sebagai copywriter untuk penyelesaian narasi film, script iklan televisi dan radio, papan reklame, bahan presentasi, naskah pidato dan bahan-bahan penulisan ilmiah, semisal makalah atau tesis.

Apa saja tema yang biasanya ditulis seorang Ghostwriter?

Bermacam-macam, tergantung kemampuan dan tingkat pengetahuan masing-masing Ghostwriter. Seperti jasa yang saya tawarkan melalui blog ini, maka ada beberapa tema tulisan non fiksi sesuai pengalaman dan pengetahuan sebagai berikut; deskripsi produk atau surat-surat bisnis, artikel hukum baik untuk kepentingan opini hukum, litigasi maupun non litigasi, legal drafting (draft rancangan peraturan daerah), tema atau tagline produk atau jasa, konten web/blog, artikel populer, naskah pidato, siaran pers, analisis isi media dan advertorial politik, serta tulisan-tulisan bertema hukum, politik, pemerintahan, rohani Islam, dan biografi atau kisah nyata lainnya.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sebuah naskah?
Sangat relatif tergantung jumlah halaman, tingkat kesulitan, antrian order, dan beberapa kesepakatan di luar ketentuan yang muncul kemudian antara klien dan desainkata. Rentang waktu pada umumnya adalah 2 – 6 hari untuk naskah-naskah pendek, dan 15 – 100 hari untuk sebuah naskah tebal, seperti buku.

-http://desainkata.wordpress.com

desainkata menulis kehidupan

25/04/2014

Jasa Ghostwriting

Apa Itu Ghost Writing?

Ghost writing adalah teknik menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan dengan bantuan orang lain. Misalnya Anda punya gagasan tetapi tidak bisa atau tidak punya waktu untuk menulis, maka Anda bisa menyewa jasa seorang ghost-writer untuk membantu.

Kalau begitu, siapa yang berhak atas karya tulis tersebut?

Yang punya hak atas tulisan tersebut adalah yang mempunyai ide. Dalam Bahasa Inggris ada istilah yang lebih tepat dalam hal ini, yakni author. Yang berstatus sebagai author adalah yang memiliki ide. Sedangkan yang menuangkan gagasan disebut penulis.

Apakah setiap buku atau artikel ditulis dengan cara demikian?

Tentu saja tidak. Ada orang yang memiliki gagasan bagus sekaligus mempunyai kemampuan menulis yang baik. Sebagian besar buku dan artikel yang ada di toko buku dan perpustakaan ditulis olah mereka yang mempunyai kemampuan ganda ini.

Tetapi ada banyak orang yang memiliki banyak ide cemerlang, analisa yang tajam, dan pengalaman yang sangat berharga tetapi tidak bisa, tidak biasa, atau tidak punya waktu untuk menulis. Sebaliknya, ada orang-orang yang ahli menulis, tetapi gagasan, ilmu, analisa atau pengalaman hidupnya tidak sehebat orang-orang yang pertama. Dalam banyak kasus kerjasama yang baik antar mereka bisa membuahkan karya-karya yang baik p**a.

Siapa yang menggunakan jasa Ghost Writer?

Pendek kata siapa saja boleh. Tetapi dalam praktiknya orang yang menggunakan jasa Ghost Writer adalah mereka yang sungguh ingin membagikan ilmunya, analisanya, pengetahuannya, pengalaman hidupnya kepada masyarakat dalam bentuk tulisan, tetapi orang tersebut menghadapi satu atau beberapa kendala seperti: waktu yang terbatas, tidak biasa menulis, tidak bisa menulis, lebih mudah berbicara dibanding menulis dan sebagainya.

Apakah praktik seperti ini tidak melanggar etika?

Ini memang pertanyaan yang paling banyak diajukan. Tapi, omong-omong, etika mana yang Anda maksud?

Tapi oke, mari kita lihat contoh-contoh ini dulu. Kalau Titik Puspa mengarang lagu kemudian suaminya, Mus Mualim yang menuangkannya dalam partitur, dan orang lain lagi yang membuat aransemennya, pencipta lagu itu tetap Titik Puspa, bukan? Apakah itu berarti Titik Puspa dan Mus Mualim melanggar etika? Kalau seorang pematung merancang patung tembaga atau perunggu, kemudian orang lain yang mengecor logamnya, siapakah yang disebut pematungnya? Apakah ini juga melanggar etika?

Bagaimana dari sisi hukum? Apakah tidak ada pelanggaran?

Undang-Undang Hak Cipta menyatakan bahwa ketika satu karya dibuat atas pesanan dan untuk kepentingan satu pihak, maka karya tersebut menjadi milik pihak yang memesan, kecuali jika dinyatakan lain (melalui perjanjian).

- www.jurutulis.com-

25/04/2014

Ghostwriter adalah jasa legal. Gagasan yang tertuang di dalam naskah buku adalah gagasan milik klien. Klien juga menyiapkan setumpuk bahan dalam bentuk file, makalah, diktat yang kemudian diolah oleh ghostwriter menjadi buku yang menarik - Anang Y.B-

25/04/2014

A ghostwriter is a writer who writes books, articles, stories, reports, or other texts that are officially credited to another person - Wikipedia, 2014.

Want your school to be the top-listed School/college in Surabaya?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Jalan Siwalankero 143
Surabaya