di usia berapa Anda tahu kalau BPUPKI pernah mengusulkan 3 opsi wilayah Indonesia merdeka.
Kang Goeroe
KangGoeroe adalah halaman yang berisi informasi seputar dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan yang penting untuk dicermati oleh pemerhati di dunia pendidikan
07/05/2026
Total ada 4 orang remaja yang membantu saya memasang tali pembatas antara area yang boleh diakses dengan area yang tidak boleh diakses. Tiga dari mereka membantu saya memasang tali, salah satu bertugas mendokumentasikan proses pemasangan tali.
Kemarin sore seorang siswa saya yang masih duduk bangku kelas 7 mengirimkan video ini ke saya bersama pesan berikut "Selamat sore Pak saya mau ngirim Video cinematic pertama saya pak".
Bagi saya, ini pengalaman pertamanya yang perlu diapresiasi dan diingat. Jadi saya titipkan di sini
30/04/2026
Bangsa ini tidak jatuh dari langit. Ia dibayangkan.
Di tangan-tangan kecil ini, peta bukan sekadar gambar, melainkan jejak dari sebuah kesepakatan besar: bahwa ribuan pulau, ratusan bahasa, dan jutaan perbedaan dapat disebut dengan satu kata. Indonesia.
Seperti yang pernah disadari,kita tidak saling mengenal satu sama lain, namun tetap merasa terhubung.
Itulah bangsa: bukan karena kita sama, tetapi karena kita memilih untuk membayangkan diri sebagai satu.
Dan dari imajinasi itu, lahirlah kenyataan yang kita pijak hari ini.
29/04/2026
Di ruangan yang terang namun sunyi ini, kekuasaan tidak hadir sebagai teriakan—ia bekerja dalam diam. Ia menyusup melalui meja-meja yang tersusun rapi, melalui jarak antar tubuh yang diatur, melalui waktu yang dibatasi oleh detik yang tak terlihat namun terasa menekan. Setiap siswa duduk bukan hanya sebagai individu yang sedang menjawab soal, tetapi sebagai subjek yang sedang dibentuk—dilatih untuk patuh, untuk fokus, untuk menjadi “sesuai”.
Tidak ada pengawasan yang mencolok, namun setiap gerak seolah telah diperhitungkan. Kepala yang tertunduk, tangan yang bergerak di atas kertas atau layar, mata yang tak berani terlalu lama berpaling—semuanya adalah hasil dari mekanisme disiplin yang telah lama bekerja, jauh sebelum ujian ini dimulai. Di sinilah kekuasaan mencapai bentuknya yang paling halus: ketika ia tidak perlu memaksa, karena tubuh-tubuh sudah belajar untuk mengatur dirinya sendiri.
Ujian ini, yang tampak seperti sekadar evaluasi pengetahuan, sesungguhnya adalah ritual normalisasi. Ia tidak hanya mengukur apa yang diketahui, tetapi juga siapa yang layak dianggap “mampu”, siapa yang berada di dalam standar, dan siapa yang harus tersisih di pinggiran. Angka-angka yang akan lahir dari ruangan ini bukan sekadar nilai—mereka adalah label, klasifikasi, dan penempatan dalam tatanan sosial yang lebih luas.
Namun di balik keteraturan ini, selalu ada ketegangan yang tak terucap. Sebuah pertarungan diam antara kebebasan individu dan struktur yang membingkainya. Setiap siswa, dalam diamnya, sedang bernegosiasi: antara menjadi diri sendiri atau menjadi apa yang sistem harapkan.
Dan mungkin, justru di ruang yang paling terkontrol seperti inilah, kita perlu bertanya—apakah pendidikan membebaskan, atau justru menyempurnakan cara kita dikendalikan?
_
Editor: KangGoeroe
17/04/2026
Menolak lupa pada putra terbaik Biak yang namanya abadi dalam lini masa sejarah kita: Frans Kaisiepo. Perjuangannya adalah benang merah yang mengikat Papua kuat-kuat ke dalam pelukan NKRI.
Dari meja perundingan Konferensi Malino hingga masa-masa sulit Trikora dan Pepera, beliau tidak pernah gentar. Visi beliau jelas: Papua adalah bagian tak terpisahkan dari Indonesia. Dialah yang memprakarsai nama Irian (Ikut Republik Indonesia Anti-Nederland), sebuah simbol perlawanan dan cinta tanah air yang mendalam.
Hari ini, kita menikmati buah dari keberanian dan diplomasi beliau. Kehormatan setinggi-tingginya untuk Frans Kaisiepo. Perjuangan beliau adalah pengingat bahwa keutuhan bangsa ini diraih dengan air mata, darah, dan keteguhan hati para pendahulu kita.
Tugas kita sekarang adalah merawat dan memajukan apa yang telah beliau perjuangkan. hormat! 🇮🇩✨
___
Editor: KangGoeroe
17/04/2026
Sebuah coretan sederhana di papan tulis, tapi mewakili salah satu momen paling krusial bagi bangsa ini. Membahas "Deklarasi Djuanda" bukan sekadar menghafal tanggal atau nama tokoh untuk ujian. Di balik pertanyaan Mengapa, Kapan, dan Apa isinya, ada perjuangan luar biasa untuk menyatukan ribuan pulau kita.
Tanpa deklarasi ini, laut di antara pulau-pulau Indonesia adalah perairan internasional. Deklarasi inilah yang mengubah cara pandang kita: bahwa laut bukanlah pemisah, melainkan jembatan yang menyatukan Nusantara.
Poin nomor 5 tentang "Dampak" menjadi pengingat buat kita hari ini. Apakah kita sudah benar-benar merawat persatuan yang diwariskan oleh para pendahulu? 🇮🇩🌊
___
𝘌𝘥𝘪𝘵𝘰𝘳: 𝘒𝘢𝘯𝘨𝘎𝘰𝘦𝘳𝘰𝘦
06/03/2025
Komposting di SMPk St.Carolus - Surabaya
Kegiatan Komposting di SMP St. Carolus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Kegiatan komposting resmi berakhir ketika bel pergantian jam pelajaran berdering di pukul 07.40 WIB.
24/02/2025
Menulis Karya Sastra Jadi Pilihan Kegiatan Literasi Beragam tema muncul dalam kegitan menulis karya sastra pagi ini
23/02/2025
SMPk St.Carolus - Surabaya
Eco Print Jadi Pilihan Kegiatan P-5 di SMP St. Carolus Rangkaian kegiatan P-5 berakhir bersama dering bunyi bel pulang sekolah pada pukul 13.40 WIB
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Website
Address
Jambangan VII B, No. 4
Surabaya
60232