27/06/2020
Anak usia dini adalah anak yang berusia 0-8 tahun. Dimana pada masa ini disebut dengan istilah "golden age" atau masa keemasan atau masa kritis.
Dimana setiap pertumbuhan dan perkembangan terjadi sangat pesat di masa ini. Baik itu fisik, sosial, bahasa, afeksi, kognitif maupun seni. Pesat jika di stimulasi dengan baik.
Di sekolah kami anak usia dini diberi stimulasi pertumbuhan dan perkembangan nya sesuai tahap perkembangan. Bukan hanya satu aspek saja melainkan semua aspek.
Kemandiriannya kami stimulasi dengan menumbuhkan rasa percaya terhadap lingkungan dan guru, sehingga tidak ada satu anak pun yang ditunggu oleh orangtuanya.
Fisiknya diberi stimulasi dengan makanan yang bergizi seimbang, dengan menu nasi merah, lauk dan sayur yang proses pengolahannya tanpa digoreng tanpa penguat rasa dan tanpa gula putih loh, fresh dan bergizi tentunya.
Jadi bukan hanya dari aspek perkembangan saja yang kami stimulasi melainkan dari nutrisi juga yang merupakan elemen penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Lalu bagaimana dengan proses belajarnya?
Oh tentu dikemas dengan menyenangkan. Kami memegang prinsip pembelajaran anak usia dini bahwa "bermain sambil belajar" dan belajar seraya bermain". Bukan belajar, belajar dan terus belajar yaa.
Karena secara psikologis dan perkembangan anak usia dini itu belajar melalu bermain dan dengan konsep yang konkret. Jadi ketika kami mengenalkan calistung tentu dengan media beragam dan berwarna serta menarik bukan dengan majalah, buku dan pensil ya
Walaupun kegiatan sekolah fullday tapi anak-anak tetap happy, sebab mereka belajar dengan suasana yang menyenangkan. Tidak disuruh, dipaksa, dilarang, mereka boleh mengeksplor apapun yang mereka inginkan dan temui.
Sebab pada dasarnya setiap apa yang anak lakukan adalah belajar, ketika mereka mengeksplor sesuatu maka itu adalah proses belajar bagi mereka.
Maka keliru jika anak usia dini serba dilarang dan dibatasi, secara tidak langsung kita menutup kesempatan bagi anak untuk belajar
Yuk gabung di Kober Inklusi Bukit Pelangi😊