ahmad syahuri SELAYANG PANDANG
PONPES MUHAMMAD AL-FATIH
YAYASAN NURU DHUHAA
A. Santri diberi pembekalan ilmu agama, pendidikan umum dan keterampilan hidup. B. D.
ataran produktifitas alumninya, yakni belum tuntasnya pembekalan santri baik pada sisi mental spiritual maupun life skills yang bersentuhan langsung dengan eksistensi dan tuntutan kehidupan santri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Berangkat dari hal tersebut di atas dan didasari keprihatinan terhadap kerusakan mental dan moral yang menimpa generasi muda (Islam) khususnya, maka diperlukan langkah baru dalam dunia kepesantrenan dengan mendirikan sebuah lembaga yang menyelenggarakan berbagai pembekalan lebih lanjut kepada alumni-alumni santri dengan berbagai kompetensi spiritual dan life skills, dengan harapan muncul kader-kader dakwah yang betul-betul siap terjun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara lebih maksimal dengan berbagai daya dukung kapasitas ekonomi/kewirausahaan, pendidikan dan politik mumpuni. Pada akhirnya dengan filosofi “Muhammad al-Fatih” akan lahir generasi-generasi pemimpin muda yang siap untuk mengelola masyarakat dan negara sesuai dengan AL-QUR’AN dan AS-SUNAH sebagaimana termaktub dalam dasar ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu PANCASILA, serta memiliki kemampuan dan semangat juang menaklukan berbagai problematika dan tantangan umat. V I S I
Menjadi Lembaga Pendidikan Independen berbasis Pesantren Islam yang mampu Melahirkan Generasi Islam Indonesia Bersyariat, Bermartabat dan Bermanfaat Bagi Umat
C. M I S I
1. Menjadi Pusat Pengkajian Al-Qur’an dan As-Sunnah berbasis aktualisasi.
2. Menjadi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Potensi (Centre for Islamic Potential Human Resource, Development and Empowerment).
3. Menjadi Pusat Dakwah berbasis Pemberdayaan Potensi Umat. TUJUAN KEBERADAAN LEMBAGA
1. Mencetak kader-kader dakwah yang berkapasitas mumpuni dalam memahami (bercara hidup) Al-Qur’an dan As-Sunah, sebagai upaya membumikan Al-Qur’an dan As-Sunah.
2. Mencetak kader-kader dakwah bermental kepribadian Al-Qur’an dan As-Sunah yang mumpuni dalam 3 (tiga) wilayah utama, yaitu; ekonomi/ kewirausahaan, sosial politik dan pendidikan.
3. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ekonomi produktif berupa unit-unit usaha sektor-sektor riil yang memberi upaya akses pemberdayaan umat. E. TARGET LULUSAN
1. Hafidz Al-Qur’an 6 Juz sampai 30 Juz
2. Menguasai minimal 2 (dua) bahasa asing (Arab dan Inggris) dan atau 3 (tiga) bahasa asing (Arab, Inggris dan Jepang).
3. Menjadi kader-kader/ da’I dakwah di 3 (tiga) wilayah/lini kehidupan utama; ekonomi, sosial politik dan pendidikan.
4. Melahirkan 1 (satu) unit usaha rintisan/produktif berbasis ekonomi syariah. F. STRUKTUR ORGANISASI
DEWAN PEMBINA : Bp. H. Soegondho
DEWAN PENASEHAT
1. Bidang Pendidikan : Ustd. Dr. Imam Sukardi M. Ag
2. Bidang Ekonomi Syariah: Bp. Adib Susetyatmoko. SE.
3. Bidang SDM : Bp. Mudo Suryono, SH.
4. Bidang Managament : Bp. Haris, SE
: Bp. Agus Purnomo
DEWAN SYARIAH : 1. Ustd. Ali Ridho, Lc
2. Ilyas Hasan, Lc, MPd
3. Ustd, Ahmad Fauzi Al Fth
DEWAN PIMPINAN PESANTREN : Heru Utomo, S.Pd.I M.Pd
KETUA I : Ahmad Syahuri, Amd
KETUA II : Dwi Widodo, S.Pd.I
G. PROGRAM – PROGRAM PENDIDIKAN
• REGULER (KHUSUS – ASRAMA)
Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Purna Santri 3 (tiga) Tahun. Materi atau kompetensi ;
a). Al-Islam : Amalatul Qur’an dan Hadits
: Akidah, Fiqih, Tafsir/hadits, dan Tsaqofah
San Mo De (Santri Moro Dewe)
San Mo San No (Santri Moco Santri Ngrungokno)
b). Bahasa : Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang/Cina
c). Islamic Leadership and Followership
d). Islamic Economic/Entrepreneurship (Produksi, Marketing dan Usaha Dagang)
Jenjang Pendidikan/Karir
a) Tahun ke-1 Santri Diklat, diedukasi dengan materi/ kompetensi
b) Tahun ke-2 s/d 5 Santri Magang di unit-unit usaha produktif
(Santri studi Strata 1/ S1 di Perguruan Tinggi target 4 Tahun lulus)
c) Tahun ke-6 Santri Mandiri, memiliki usaha produktif sebagai Mitra Lembaga
• NON REGULER (UMUM – NON ASRAMA)
1. Pendirian Madrasah Universal (ULA, WUSTHO, ALI, MAHAD)
2. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bersifat layanan umum, dengan pola tematik – spesifik – segmentatif melalui berbagai program-program insidental maupun insentif dalam berbagai pola penyelenggaraan, yaitu;
Training, Motivasi, Workshop, Seminar, Lokakarya, Pendampingan, Short Course, Konsultasi.