23/05/2024
Udah siap mati belum, nih?
Dear guys, bisanya kapan sih waktu yg pas buat kalian untuk mengingat kematian?
Kalo gue, biasanya inget mati kalo lagi berkendara! Makanya otak cukup mindfulness waktu bawa motor, apalagi kalo lagi perjalanan jauh. Rasanya tuh kayak lagi masuk ke mode anteng. Cuma ada gue dan Tuhan.
Sebelum berangkat biasanya melow, 'takut' gak bisa balik ke rumah/kosan. Khawatir tidak pulang dgn selamat, baik jiwa atau raganya. Makanya pas berangkat selalu doa, agak serius, semoga Tuhan menjaga kita dgn baik.
Kalau pun tidak, semoga semua perjalanan yg sudah ditempuh, masih bisa digolongkan sebagai perjalanan ibadah di jalan-Nya.
Buat gue, berkendara itu udah kayak healing. Momen yg pas untuk refleksi, mengenang sesuatu, memohon ampun, mensyukuri nikmat, dan memeluk diri sendiri.
Hidup emang ricuh banget kalo dipikir-pikir, banyak hal baik yg gak keliatan saking sibuknya, banyak hal buruk yg sebenarnya tidak se-tragis itu.
Selama ini, ternyata kita cuma kekurangan waktu. Untuk memproses informasi dan menerjemahkan makna yg ingin disampaikan Tuhan di setiap kejadian.
Ya, sebagaimana gue yg s**a inget mati kalo liat motor. Setiap orang ternyata punya imajinasi yg unik tentang kematian. Ibu Fulan, kadang² malah inget mati kalo lagi liat anaknya.
Beliau bahkan sudah merencanakan berbagai skenario setelah meninggal. Fulan, yg masih kelas 4 SD sudah diberikan tutorial:
"Kalau ibu meninggal, ayah kamu bisa menikah lagi. Kalau kamu tidak betah tinggal sama mereka, ibu sudah titipkan kamu ke tante A. Kamu bisa tinggal sama dia, ibu sudah siapkan semuanya."
Di lain hari, sambil ngopi Ibu ngasih wejangan:
"Teteh, setelah menikah nanti. Selain menyiapkan kematian kita, baik sebagai istri atau ibu, kamu juga harus sudah menyiapkan diri jika tiba-tiba Allah ambil suami di usia muda. Kamu harus sudah tau akan bertindak apa, biar gak kaget, karena pada dasarnya semua hanya titipan"
Wow, abis itu jleb. Dalem hati "iya juga ya...." 🥲
Mati kan bukan tentang siapa yang paling lama sakit, paling lama tinggal di bumi, atau paling serampangan gaya hidupnya. Mati mah qada', udah dicatet di lauhulmahfudz sedari dulu.
Gak ada yg tahu,
pertanyaannya "siap gak?"
08/05/2024
Mencari Makna 'Kaya'
Siang itu gue, Ratih, dan Kak Tia ngobrol sambil makan teobokki. Gue ngedumel soal penyajian Laws*n yang tidak konsisten. Kadang kue berasnya lembut, kadang alot, udah kayak hidup.
Sayang, gue s**a apes karena sering dapet yang alot, tapi aneh gak pernah kapok buat beli 🥲
Obrolan kami tiba-tiba jauh, dari obrolan tentang Tiktok hacks, pH air minum yg bisa kami toleransi, pembahasan tentang nasi berkat dan oleh-oleh dari ayah, sampai ke pencarian makna tentang 'kaya'.
Buat gue, proses perbaikan ekonomi ditandai oleh beberapa hal yg sederhana. Seperti:
Air minum di kulkas barisnya rapi, seragam, dikemas dengan tumbler beneran (bukan bekas botol mineral sekali pakai) 😂 Airnya jg bisa diminum dengan nikmat, tanpa aroma sabun colek atau apapun yg aneh
...dari sini, kita paham berarti yang punya rumah udh aware soal tanda segitiga di bawah botol, dan sudah bisa beli sabun cuci piring yg lebih affordable wkwk.
Momen ketika semua makanan dan minuman menjadi awam. Eh jangan salah, untuk beberapa orang mie instan bisa jadi barang mewah. Masak satu dibagi dua, atau masak dua dibagi tiga
...buat yang 'punya', bebas pilih mau mie rasa ayam, ayam geprek atau ayam bakar. Khas Aceh, Padang, atau Bandung.
Akses ke air bersih, TPA, dan MCK. Di kota² besar, orang miskin tidak punya akses ke air bersih yg layak pakai dan layak minum. Air bisa menjadi barang langka yg harus dibeli dgn keringat dan air mata. Di beberapa daerah, sungai masih jadi tempat favorit untuk membuang sampah.
...maklum, tidak ada TPA dan tdk tau cara pengolahan sampah yang ramah lingkungan. Sejak balita juga tdk diajarkan memilah sampai organik dan non-organik. Di sisi lain, MCK langka. Coba tebak, ada berapa rumah di desa yang punya MCK sendiri? Biasanya jongkok di sungai, atau di WC umum hasil patungan dan hibah.
Kaya juga tentang berbagi, tentang semua hal baik yg kita punya
...dari dulu, selama ngajar gue selalu nitip ke anak-anak. Hidup lah untuk orang lain, agar ketika kamu menyerah, kamu masih punya banyak alasan untuk hidup. Melacurkan diri kepada umat, menebar manfaat, lakukan dan lupakan.
Duit, ilmu, atau kekuasaan penting. Pilih yg masih bisa digapai ya nak 🐣
22/11/2021
Halo!
Kelas Kak Eca balik lagi 🎉
Akhir-akhir ini, menjelang tugas akhir, pekerjaan apapun seakan tidak pernah selesai. Kesehatan mental terganggu, ritme hidup kacau. Pengennya makan bakso aja terus --- yang super pedes, setiap hari, sepanjang hari.
Duh, apa adinda harus mulai main game online lagi, begadang semaleman cuma buat dubbing kata "victory" dan "defeat" 😂
Aku yakin, mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir pasti ngerasain hal yang sama wkwk. It's ok, akan ada masa dimana kita harus rajin bilang "gapapa" ke diri sendiri.
"Ya udah, gapapa." Kita selalu bisa mulai dari 0, bergerak ke angka 1, 2, lalu balik lagi ke 0. "Gapapa!" Kalau gak bisa lari, kita bisa mulai jalan, pelan-pelan. Kalau gak bisa jalan, kita masih bisa merangkak --- yang penting tetap bergerak.
Pun denganmu, adik-adik yang sedang galau mikirin 'tahun depan mau kuliah dimana?' atau 'gak tau mau nyicil belajar utbk dari mana'. Kita belajar bareng ya! Biar suatu saat nanti, kamu bisa ngerasain momen kacau kayak aku sekarang 😂
Ngerjain skripsi, tesis, atau disertasi sambil kalang kabut gak tau arah wkwk.
#2022
21/11/2021
Kelas Kak Eca balik lagi!
Walau day-1 nya dimulai tepat di jam rawan, deket ke angka 12. Momen ketika berbagai masalah hidup mulai berenang dan berisik di kepala.
It's ok, akan ada masa dimana kita harus rajin bilang "gapapa" ke diri sendiri.
Akhir-akhir ini, menjelang tugas akhir, pekerjaan apapun seakan tidak pernah selesai. Kesehatan mental terganggu, ritme hidup kacau. Duh, apa adinda harus mulai main game online lagi, begadang semaleman cuma buat dubbing kata "victory" dan "defeat" 😂
Ya udah, gapapa. Kita selalu bisa mulai dari 0, bergerak ke angka 1, 2, lalu balik lagi ke 0. Gapapa! Kalau gak bisa lari, kita bisa mulai jalan, pelan-pelan. Kalau gak bisa jalan, kita merangkak saja --- yang penting tetap bergerak.