Institute for Integrated Urban Acceleration

Institute for Integrated Urban Acceleration Lembaga yang terpercaya dalam studi mengenai pemulihan ruang kemaritiman, kawasan perbatasan dan kawasan perdesaan di Indonesia.

Institut Pemulihan Ruang (Institute for Spatial Recovery/ISR) didedikasikan untuk menciptakan solusi yang inovatif dan efektif dalam menghadapi tantangan dan permasalahan spasial di Indonesia. Institut ini dibentuk dari adanya semangat pemulihan untuk mengembalikan kondisi spasial ke dalam kondisi yang ideal. ISR bergerak pada Perubahan Ruang yang berorientasi pada Manusia dan Lingkungan. Dalam me

ncapai Perubahan Ruang tersebut maka ISR melakukan kegiatan:
- Identifikasi dan Analisis Posisi Ruang
- Identifikasi dan Analisis Permasalahan Kondisi Ruang
- Identifikasi dan Analisis Kondisi Fungsi Ruang
- Perumusan Pemulihan visi
- Penyiapan Animasi Pemulihan Ruang
- Program Investasi Pemulihan Ruang. Untuk mengembalikan dan mewujudkan fungsi ruang yang optimal sebagai fungsi hunian, sosial-ekonomi dan konservasi maka sangat dibutuhkan rencana pemulihan ruang (spatial recovery plan). Riset yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan:
- Peningkatan Nilai Fungsi Ruang (NFR)
- Pemulihan Kegiatan Inti
- Pemulihan Sistem Keterkaitan
- Vitalitas Fungsi Ruang (VFR)

Pos penjaga perbatasan di Pos Perbatasan Laktutus berada di Pegunungan Laktutus yang terletak di Desa Fohoeka (Kecamatan...
14/01/2015

Pos penjaga perbatasan di Pos Perbatasan Laktutus berada di Pegunungan Laktutus yang terletak di Desa Fohoeka (Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, NTT). Pos Perbatasan Laktutus ini merupakan pos perbatasan terdekat dengan Distrik Cova-Lima, (Republic Democratic of Timor Leste) yang terdiri atas satu regu TNI yang berisi empat orang, serta satu regu Polisi Perbatasan yang berjumlah 10 orang.

Garis perbatasan di Pegunungan Laktutus dilewati oleh pengguna sepeda motor dan pejalan kaki. Jumlah pelintas batas yang melewati Pos Perbatasan Laktutus berjumlah 16-20 orang/hari dan prosedur yang ditetapkan bagi masyarakat yang ingin melintas cukup mudah. Masyarakat yang ingin menyeberang ke Distrik Cova-Lima tidak perlu menyerahkan paspor dan cukup menuliskan nama dan alamat pada lembar pelintas batas yang tersedia di pos perbatasan. Prosedur tersebut juga berlaku bagi masyarakat Distrik Cova-Lima (RDTL) yang ingin menyeberang ke Nanaet Dubesi.

Kegiatan yang diijinkan pada garis perbatasan adalah kunjungan untuk tujuan tradisional/adat ke Distrik Cova-Lima. Pelintas batas yang melewati Pos Perbatasan Laktutus ini tidak hanya masyarakat dari Kecamatan Nanaet Dubesi, tetapi juga masyarakat dari Kecamatan Tasifeto Barat dan Kecamatan Raimanuk. Terdapat juga kegiatan ilegal yang sempat terjadi di perbatasan yaitu penyelundupan BBM pada tahun 2013 dan penjualan motor curian pada tahun 2011.

Anak-anak sekolah yang sedang tersenyum di bawah langit yang biru dan indah ini tinggal di Kecamatan Nanaet Dubesi (Kabu...
09/01/2015

Anak-anak sekolah yang sedang tersenyum di bawah langit yang biru dan indah ini tinggal di Kecamatan Nanaet Dubesi (Kabupaten Belu, Provinsi NTT) yang berbatasan langsung dengan Distrik Cova-Lima (Republic Demokratic of Timor Leste). Luas kecamatan 60,25 Km2, jumlah penduduk 4.209 jiwa dan wilayahnya berupa daerah pegunungan dan berlereng dengan kemiringan 20-35%. Temperaturnya 24-31°C dan beriklim tropis dengan musim kemarau yang lebih dominan. Kondisi jalannya terjal, berbatu dan sedikit berpasir.

Jarak dari Jakarta ke Kupang 1900 Km menggunakan pesawat selama 4 jam dengan biaya Rp. 2.000.000,00. Jarak dari Bandara El Tari ke Nanaet Dubesi 253 Km selama 5 jam menggunakan mobil sewaan dengan biaya Rp. 900.000,00/hari.

Jadi untuk mendapatkan senyum ini kita harus menempuh jarak 2.153 Km dan waktu 9 jam dengan biaya Rp.3.800.000,00.

What an expensive smile! :)

Address

South Jakarta
12540

Telephone

(021) 78842083

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Institute for Integrated Urban Acceleration posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Institute for Integrated Urban Acceleration:

Shortcuts

Share