SDS Kopisan Plus & SMPS Kopisan

SDS Kopisan Plus & SMPS Kopisan Jln. Tanjung Batu Dalam RT.012 / RW.03, Kel. Sedau, Kec. Singkawang Selatan, Kota Singkawang - Prov. Kalimantan Barat

Kapan nih murid di Kota SINGKAWANG, bisa belajar tatap muka kembali mengikuti jejak Kabupaten Sambas
12/09/2026

Kapan nih murid di Kota SINGKAWANG, bisa belajar tatap muka kembali mengikuti jejak Kabupaten Sambas

11/09/2026
MENTARI MERAH di BALIK KABUT ASAP (Singkawang, 2 September 2026)
02/09/2026

MENTARI MERAH di BALIK KABUT ASAP (Singkawang, 2 September 2026)

INI YANG HARUS DILAKUKAN GURU AGAR POSISINYA TIDAK DIGANTIKAN OLEH ROBOT AI Kalau Anda guru, lalu Anda berpikir bahwa ke...
29/08/2026

INI YANG HARUS DILAKUKAN GURU AGAR POSISINYA TIDAK DIGANTIKAN OLEH ROBOT AI

Kalau Anda guru, lalu Anda berpikir bahwa kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) itu cuma tren sesaat atau untuk gaya-gayaan saja, Anda salah besar!

Lihatlah Realitasnya saat ini.
AI sudah pelan-pelan menyapu berbagai profesi. Menggantikan tenaga kerja manusia di berbagai kini.

Kini bagian Customer service digantikan bot yang tidak pernah capek melayanai pelanggan 24 jam.

Mendesain sebuah grafis, video keren, atau arsitektur bangunan, kini bisa dikerjakan lewat perintah teks singkat, lalu dibuatkan dengan begitu bagus oleh AI.

Pencipta lagu, komposer musik, hingga penyanyi, siap-siap kehilangan karir, karena AI bisa melakukan semuanya.

Pelukis, fotografer, penulis, sudah mulai tak dibutuhkan lagi, karena AI lebih produktif dalam hal itu.

Nah, sekarang Pertanyaannya apakah pekerjaan sebagai guru, akan menjadi korban berikutnya tergusur oleh AI?

Jawabannya: bisa ya, bisa tidak. Tergantung si guru.

AI itu ibarat mesin pembuat kopi otomatis paling canggih di dunia.
Dia bisa menakar gramasi biji kopi dengan presisi mikro, menyeduh pada suhu ideal, dan menyajikan puluhan cangkir espresso dalam hitungan detik.

Tapi, ada satu kekurangannya.

Yaitu, mesin tidak akan pernah tahu rasanya menikmati kopi panas di sore hari yang hujan, apalagi mendengarkan curhat seseorang dengan penuh perasaan.

Nah, Guru yang hanya bertindak sebagai ‘mesin pembuat kopi’, yang hanya sekadar mentransfer rumus, menjejalkan materi, dan mengoreksi soal pilihan ganda, dipastikan pasti akan tergilas.

AI bisa melakukan semua itu jutaan kali lebih cepat dan tanpa pernah mengeluh.

Namun, guru yang memosisikan diri sebagai sosok yang merangkul, memahami, dan membimbing, tidak akan pernah bisa digantikan oleh kabel dan mikrochip robot.

Jadi, Agar tidak segera pensiun dini akibat ulah AI, inilah yang harus dilakukan guru:

1️⃣ Berhenti Jadi Gudang Data, Jadilah Kompas.

Siswa tidak lagi butuh guru yang sekadar hapal tanggal sejarah atau rumus-rumus fisika. Sebab Google dan ChatGPT punya semuanya.

Guru harus beralih peran menjadi kompas yang mengarahkan. Mengajari siswa cara berpikir kritis, memilah fakta dari hoaks, dan menggunakan informasi tersebut secara bijak.

2️⃣ Asah Empati.

AI bisa mendeteksi nilai matematika siswa yang anjlok, tapi AI tidak tahu bahwa anak itu tidak konsentrasi karena orang tuanya sedang bertengkar di rumah.

Sentuhan kemanusiaan, tepukan di bahu, dan kata-kata penyemangat adalah domain eksklusif manusia.
Maka guru harus mengambil perannya di bagian ini.

3️⃣ Ubah AI Jadi Asisten.

Jangan memusuhi teknologi.
Manfaatkan AI untuk membuat RPM atau Modul Ajar, menyusun ide kuis yang seru, atau membuat bahan ajar visual.

Ketika urusan administratif selesai dalam hitungan menit berkat AI, guru punya lebih banyak waktu untuk benar-benar terhubung secara emosi dan perasaan dengan para siswa.

4️⃣ Fokus Pada Menjadi Teladan Karakter, Bukan Sekadar Kognitif.

Kecerdasan otak bisa disimulasikan oleh mesin, tapi kecerdasan moral, etika, dan kebiasaan pantang menyerah hanya bisa ditularkan melalui teladan nyata. AI tidak bisa mengajarkan kejujuran dengan cara menjadi contoh atau teladan.

Dunia tidak sedang kekurangan sumber informasi, tapi dunia sedang krisis figur yang menginspirasi. Selama guru tetap menjadi manusia seutuhnya di depan kelas, kecerdasan buatan sampai kapan pun hanya akan menjadi penonton setia di bangku belakang.

Belajar DARING/ BDR adalah kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara online menggunakan jaringan internet, memanfa...
29/08/2026

Belajar DARING/ BDR adalah kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara online menggunakan jaringan internet, memanfaatkan aplikasi interaktif seperti Zoom, Google Meet, WAG atau portal e-learning.
Kebijakan pembelajaran jarak jauh yang mencakup metode Daring atau Belajar Dari Rumah ini, merupakan program atau kebijakan pendidikan dari Pemerintah, yang mengharuskan siswa belajar dari tempat tinggal masing-masing, tanpa tatap muka langsung di sekolah, dengan tujuan mengurangi dampak negatif bagi kesehatan Murid akibat KABUT ASAP.

17/08/2026

Upacara 17 Agustus 2026 di SEKOLAH KOPISAN - SINGKAWANG
Proklamasi Kemerdekaan menyatukan rakyat Indonesia dari berbagai suku, agama, dan latar belakang. Keberagaman yang dimiliki bangsa justru menjadi kekuatan, asalkan diikat oleh semangat persatuan. Makna ini mengajarkan pentingnya toleransi dan sikap saling menghormati. Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini dapat diwujudkan melalui kerja sama, saling membantu, dan menjaga kesatuan bangsa.

PENGUMUMAN kepada seluruh Siswa/ Siswi SDS KOPISAN PLUS dan SMPS KOPISAN beserta Guru dan Staf, untuk hadir dalam Upacar...
16/08/2026

PENGUMUMAN kepada seluruh Siswa/ Siswi SDS KOPISAN PLUS dan SMPS KOPISAN beserta Guru dan Staf, untuk hadir dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, di SEKOLAH KOPISAN - Singkawang.

15/08/2026

SEMARAK HUT RI ke 81
INDONESIA BERDAULAT, ADIL dan MAKMUR
https://www.youtube.com/
Belajar adalah salah satu cara Murid SMPS Kopisan melanjutkan perjuangan.
Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya pintar berbicara, tetapi berani bekerja.
Belajar, berkarya, berinovasi dan berkontribusi adalah cara Murid SMPS Kopisan merayakan kemerdekaan.
Generasi hebat tidak hanya bangga menjadi orang Indonesia, tetapi juga berusaha membuat Indonesia bangga.

Call now to connect with business.

14/08/2026

Lomba menyambut perayaan 17 Agustus di SDS KOPISAN PLUS

Address

Jln. Tanjung Batu Dalam RT. 012/RW. 03, Kel. Sedau, Kec. Singkawang Selatan
Singkawang
79163

Opening Hours

Monday 07:00 - 13:30
Tuesday 07:00 - 13:30
Wednesday 07:00 - 13:30
Thursday 07:00 - 13:30
Friday 07:00 - 13:30

Telephone

+82158720466

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SDS Kopisan Plus & SMPS Kopisan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to SDS Kopisan Plus & SMPS Kopisan:

Shortcuts

Share

Category