05/06/2022
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Wahai saudaraku yang seiman, agama Islam telah memberi tuntunan penting agar kita berbakti terhadap ibu dan ayah, taat dan sayang kepada mereka berdua.
Firman Allah di dalam Alquran;
وقضى ربك ان لا تعبدوا الا اياه وبالوالدين احسانا
Dan telah memerintahkan oleh tuhanmu (الله سبحانه وتعالى) bahwa jangan kamu menyembah melainkannya, dan berbaktilah kamu terhadap ibu dan ayahmu.
(اما يبلغن عندك الكبر احدهما او كلاهما فلا تقل لهما اف ولا تنهرهما وقل لهما قولا كريما)
Jikalau salah satu dari mereka berdua atau keduanya telah lanjut usia di dalam memeliharamu maka jangan engkau berkata sesuatu yang menyakiti hati mereka, dan jangan sekali-kali engkau bercakap keras terhadap ibu dan ayahmu, dan ucapkanlah kata-kata lemah lembut terhadap mereka berdua.
Firman Allah dalam Alquran;
(واخفض لهما جناح الذل من الرحمه وقل رب ارحمهما كما ربياني صغيرا.)
Dan merendah diri engkau kepada mereka karena kasih sayang kepada mereka, Dan katakanlah waktu berdoa kepada Allah subhanahu wa ta'ala;
(WAHAI TUHANKU BERILAH RAHMAT KEPADA IBU DAN AYAHKU SEBAGAIMANA MEREKA BERDUA TELAH MEMELIHARA AKU SEJAK KECILKU).amin
Wahai saudaraku yang beriman!
Jawablah panggilan ibu atau ayahmu dengan sopan, seperti; saya ibu, saya ayah, dan yang sama dengan kata-kata itu.
Dan laksanakan pekerjaan yang mereka suruh dengan senang hati dan muka yang jernih, terutama mengurus mereka sewaktu sakit dan minta izin kepada mereka sebelum berpergian.
Dan sungguh-sungguhlah belajar agar engkau memperoleh ilmu pengetahuan dan mereka gembira.
Dan jikalau ibu atau ayah marah terhadapmu, maka tidak boleh engkau melawannya melainkan mesti engkau diam kemudian minta maaflah engkau atas kesalahanmu!.
Wahai saudaraku yang beriman.
Perhatikanlah selalu bagaimana sayang ibu dan ayahmu terhadapmu,demikianlah p**a keadaanmu waktu kecilmu, maka utamakan lah membantu ibu dan ayahmu daripada orang lain.
Nabi Muhammad Saw bersabda;
(رضا الله في رضا الوالدين وسخط الله في سخط الوالدين)
Keridhaan Allah adalah pada keridaan ayah dan Ibu, dan kemurkaan Allah pada kemurkaan ayah dan ibu.
Maka berbuatlah setiap apa yang menyenangkan hati ibu dan ayahmu, dan jangan kerjakan yang tidak disukai mereka berdua, pasti engkau selamat dunia akhirat.
Dan bacalah tiap selesai sembahyang yaitu;
(ربنا اغفر لنا ولوالدينا وارحمهما كما ربيانا صغيرا،وللمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات انك بنا رؤوف رحيم.)
_YA TUHAN KAMI MOHON KIRANYA BERI AMPUNAN KAMI DAN IBU SERTA AYAH KAMI DAN BERI RAHMAT KEDUANYA SEBAGAIMANA KAMI TELAH DIPELIHARA MEREKA SEJAK KECIL, DAN BERI KIRANYA KEAMPUNAN BAGI ORANG-ORANG ISLAM DAN ORANG-ORANG BERIMAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SESUNGGUHNYA ENGKAU KEPADA KAMI MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG.
Wahai saudaraku yang beriman!
Perhatikan yang berikut ini........
Di masa lalu ada tiga orang sahabat pergi musafir oleh karena ditimpa hujan yang lebat, mereka berlindung ke suatu gua, sedang mereka dalam gua tersebut sebuah batu besar bergulir lalu menutup pintu gua tersebut dan mereka tak dapat keluar maka mereka berdoa kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
pertama berdoa; ya Allah sungguh bagiku ibu dan ayah yang telah tua, sangat aku sayangi aku dan keluargaku tak pernah makan sebelum keduanya makan, pada suatu hari aku terlambat p**ang karena pergi jauh mencari nafkah setelah aku sampai di rumah aku mendapati mereka telah tertidur, sedangkan mereka belum makan malam. Aku menunggu mereka bangun dan anak-anakku telah menangis nangis kelaparan setelah mereka bangun mereka kuberi dahulu makan barulah aku serta keluargaku makan.
YA ALLAH KALAULAH YANG DEMIKIAN ADALAH AMAL YANG ENGKAU RIDHOI MAKA KAMI MOHON BERI KELAPANGAN DARI KESUSAHAN INI, MAKA BATU BESAR ITU BERGERAK AKAN TETAPI MEREKA BELUM BISA KELUAR.
kedua berdoa; ya Allah pada masa lalu, aku hampir mengerjakan pekerjaan terkutuk (keji), aku ingat kepadamu ya Allah maka aku tinggalkan perbuatan keji itu.
YA ALLAH KALAULAH YANG DEMIKIAN ITU AMALAN YANG ENGKAU RIBAI MAKA MOHONLAH KAMI DIBERI JALAN KELUAR!
Maka dengan izin Allah batu besar itu bergerak tetapi belum bisa mereka keluar.
ketiga ia juga berdoa; ya Allah pada masa lalu aku memberi upah pekerja-pekerja yang bekerja padaku. Dan salah seorang pekerja tidak mengambil upahnya, maka upah pekerja tersebut kupelihara dan hingga menjadi hewan yang banyak. Setelah beberapa waktu, ia datang lalu meminta upahnya, dan aku katakan padanya;
Ini semuanya adalah berasal dari upah mendahulu dan ia pun heran, kemudian di bawahnya sama sekali tak pun seekor tinggal padaku, aku ikhlas.
YA ALLAH KALAU PERBUATANKU ITU ENGKAU RIDHOI MOHON KAMI DIBERI JALAN KELUAR DARI DALAM GUA INI.
SUBHANALLAH DENGAN IZIN ALLAH BERGERAK P**A BATU BESAR ITU DAN DAPATLAH MEREKA KELUAR.
REFERENSI; KITAB NAHJUS SALAMAH ILAL AKHLAKUL HASANAH.
HALAMAN; 9-13.