13/01/2026
ISTIGHFAR RAJAB
SAHABAT ABDULLOH BIN SULTHON
( Wali Rajab di Zaman Nabi SAW )
Hadits. Diceritakan Abdullah Bin Sulthon ra (seorang sahabat Nabi saw) membaca istighfar ini tiap malam di bulan Rojab. Ini terjadi pada zaman Rosulullah SAW, maka ketika Abdullah Bin Sulthon meninggal tidak seorangpun yang hadir untuk memandikan, menyolatkan dan melayat jenazahnya.
Maka turunlah malaikat Jibril kepada Rosulullah SAW dan berkata : “wahai Rosulullah Tuhanmu memberimu salam dan mengkhususkanmu dengan kehormatan dan kemuliaan serta Tuhanmu memerintahkanmu untuk pergi ke jenazahnya Abdullah Bin Sulthon, kemudian mandikanlah, kafanilah dan sholatilah”.
Dan kemudian berangkatlah Rosullah SAW, beliau berjalan dengan ujung jari-jari kakinya ketika sampai dikuburnya beliau tersenyum maka para shahabat kagum dengan sikap Rosulullah SAW tersebut, setelah semuanya kembali p**ang para sahabat bertanya kepada Rosulullah SAW : “kenapa engkau berjalan dengan ujung jari-jari kaki wahai Rosulullah?
”Beliau menjawab : “Sungguh aku melihat dari banyaknya malaikat yang sedang berkumpul sehingga hampir tidak ada tempat untuk meletakkan kakiku di tanah kecuali untuk ujung jari-jari kakiku”.
Kemudian para shahabat bertanya lagi : “Kenapa engkau tersenyum wahai Rosulullah?”.
Rosulullah menjawab “Sungguh aku telah melihat telaga dari surga ada di kuburnya dan dibelakang telaga datang bidadari cantik-cantik yang masing-masing membawa gelas yang penuh dengan air dari telaga Kautsar, dan masing-masing berebut untuk memberi minum kepadanya, karena itu aku tersenyum.
Kemudian Nabi mengajak para shahabat : “Marilah kita ke rumah Abdullah Bin Sulthon dan bertanya kepada istrinya tentang apa yang dikerjakan suaminy dimasa hidupnya”.
Sesampai didepan rumahnya yang dalam keadaan tertutup, mereka mengetuk pintu, maka istri Abdullah Bin Sulthon berkata.” Siapakah yang mengetuk pintu rumahnya orang fasik, pendusta?”.
Para shahabat berkata : “Wahai ibu yang baik, bukalah untuk imamnya para Rosul dan Nabi terakhir”.
Maka dibukalah pintu itu lalu ditanyakan pada istrinya tentang tingkah laku suaminya dan apa saja yang dikerjakan sewaktu hidupnya.
Perempuan itu menjawab. “Wahai Rosulullah saya tidak pernah melihat tapi saya melihat bila datang bulan Rojab dia membaca Istighfar, karena seringnya dia membaca istighfar ini saya menjadi hafal.
Nabi memerintahkan kepada Sayyidina ‘Ali karromallahu wajhah.
“Tulislah istighfar ini”.
Maka perempuan itu membaca dan Sayyidina ‘Ali menulis.
FADLILAH & KEMANFAATANNYA
Setelah ditulis maka Rosulullah SAW bersabda :
” Barang siapa membaca istighfar ini, dan meletakkan di rumahnya atau diletakkan di benda lainnya (picis, sabuk, baju) maka Allah SWT memberi pahala kepadanya seperti pahalanya 1.000 orang yang jujur, pahala 80.000 malaikat, pahala 80.000 syuhada’, pahalanya 80.000 haji, pahala 80.000 masjid, pahala 80.000 orang yang menjauhkan dirinya dari neraka, pahala 80.000 orang yang minum air dari telaga Kautsar, pahala 80.000 malaikat yang mulia, pahala 80.000 orang yang ahli ibadah, pahala 7 langit dan 7 bumi, pahala 8 pintu surga, pahala Arsy dan kursi, pahala lauh mahfud dan qolam dan pahala Nabi Nuh, Nabi Ibrohim, Nabi Musa, Nabi Isa bin Maryam dan Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Barang siapa membaca istighfar ini maka Allah SWT membangunkan untuknya 80.000 istana yang setiap kamarnya ada 80.000 bidadari yang cantik-cantik, diatas kepala bidadari ada pohon menaunginya selebar dunia seisinya.
Nabi Muhammad SAW bersabda :
Barang siapa membaca istighfar ini 4 kali selama hidupnya maka sesungguhnya Allah SWT memberikan pahala makkah, madinah dan baitul maqdis.
Apabila orang tersebut mati pada malam atau siang hari pada waktu membaca istighfar maka Allah SWT memerintahkan 80.000 malaikat untuk mengiringi jenazahnya dan memohonkan ampunan untuknya, dan Allah SWT akan memudahkannya dalam pertanyaan Mungkar dan Nakir.
Allah SWT membukakan didalam kuburnya pintu ke surga dan akan datang bidadari yang cantik dengan membawa mangkuk berisi air dari telaga Kautsar, maka tatkala bangun dari kubur pada hari kiamat wajahnya bersinar melebihi sinar bulan. Penduduk mahsyar berkata :”inikah Nabi, inikah rasul, inikah malaikat yang dengan Allah subhanahu wata’ala”. Maka diucapkanlah, “bukan ! ini adalah salah satu hamba Allah SWT dari bani Adam yang dimuliakan oleh Allah sebab barokah bacaan istighfar “. Kemudian di datangkanlah untuknya Buroq yang dinaikinya dan berjalan menuju pintu surga tanpa hisab.
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“ Barang siapa membaca istighfar ini tidak akan didekati ular, kalajengking, srigala dan sesuatu yang mencelakakannya dan selamat dari mati mendadak, selamat dari orang-orang dzalim, penipu/orang hasud, perbuatan ahli sihir, orang yang kejam dan fasiq. Allah akan melihatnya dengan pandangan rahmat dan selamat dari jin, orang durhaka, syethan-syethan dan seluruh hal yang membahayakan.”
Di Kutip dari Kitab Majmu'atul Mubarokah Halaman 11-20
Gus Iswahyudin
https://www.facebook.com/gus.iswahyudin
https://www.facebook.com/mtmuhyiddin
https://www.facebook.com/kehebatandoa
30/12/2025
30/12/2025
29/12/2025
20/12/2025
20/12/2025
20/12/2025
20/12/2025
20/12/2025
22/11/2025