Pondok Maqom

Pondok Maqom "bocah pondok lulus pondok ora kudu dadi kyai, iso njogo sholat 5 wektu lan manfaati sekitare iku wis mbarokahi!". KH Ahmad Tholib
(1)

📚 𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘽𝙀𝙍𝙃𝙀𝙉𝙏𝙄 𝙈𝙀𝙉𝙔𝘼𝙈𝙋𝘼𝙄𝙆𝘼𝙉 𝙄𝙇𝙈𝙐“Untuk apa dinasihati? Dia juga belum tentu mengamalkan.”Justru karena belum mengamal...
11/08/2026

📚 𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘽𝙀𝙍𝙃𝙀𝙉𝙏𝙄 𝙈𝙀𝙉𝙔𝘼𝙈𝙋𝘼𝙄𝙆𝘼𝙉 𝙄𝙇𝙈𝙐

“Untuk apa dinasihati? Dia juga belum tentu mengamalkan.”

Justru karena belum mengamalkan, ia perlu terus diingatkan.

Setidaknya ia tahu:

Ini halal.
Ini haram.
Ini benar.
Ini salah.

Sebab, belum mampu meninggalkan yang haram tidak berarti boleh menganggapnya halal.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَا تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَٰذَا حَلَالٌ وَهَٰذَا حَرَامٌ لِتَفْتَرُوا عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ

“Janganlah kamu mengatakan dengan dusta yang diucapkan oleh lidahmu, ‘Ini halal dan ini haram,’ untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah.”

📖 QS. An-Naḥl: 116

Dan siapa tahu...

Nasihat yang hari ini hanya didengar,
besok direnungkan,
lusa disesali,
dan suatu hari diamalkan.

Nabi ﷺ bersabda:

«بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً»

“Sampaikanlah dariku meskipun hanya satu ayat.”

📚 HR. Al-Bukhari

Jangan menunggu orang menjadi baik untuk menasihatinya.

Nasihatilah agar ia menjadi lebih baik.

🌱 Kita hanya bertugas menanam benih ilmu. Allah yang menumbuhkan hidayah.

Yang hari ini belum mampu mengamalkan, jangan sampai besok kehilangan kesempatan untuk mengamalkan hanya karena tidak pernah tahu.

05/08/2026

🌿 𝙉𝙜𝙖𝙟𝙞 𝙃𝙞𝙠𝙢𝙖𝙝 | 𝙊𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙈𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣𝙢𝙪 𝘽𝙚𝙧𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙆𝙖𝙧𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙏𝙚𝙧𝙗𝙚𝙨𝙖𝙧

«مَنْ صَارَ سَبَبًا لِعَقْلِكَ، فَهُوَ أَعْظَمُ النَّاسِ بَرَكَةً عَلَيْكَ.»

"Siapa saja yang menjadi sebab bertambahnya akal dan kebijaksanaanmu, maka dialah *orang yang paling besar berkahnya bagimu."

📚 محاضرات الأدباء للراغب الأصفهاني
_______

Tidak semua orang yang membuat kita senang adalah orang yang paling berjasa. Terkadang, justru orang yang menasihati, mengoreksi kesalahan, meluruskan pemahaman, dan mengingatkan ketika kita lalai adalah orang yang paling besar keberkahannya dalam hidup kita.

Sebab, harta bisa habis, jabatan bisa hilang, tetapi akal yang lurus dan ilmu yang benar akan mengantarkan seseorang kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Karena itu, jangan menjauhi orang yang menegur dengan tulus. Bisa jadi, melalui lisannya Allah menyelamatkan kita dari kesalahan yang tidak kita sadari.

Allah Ta'ala berfirman:

﴿ فَذَكِّرْ إِنْ نَفَعَتِ الذِّكْرَى ﴾

"Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat."
(QS. Al-A‘lā: 9)

𝙉𝙜𝙖𝙟𝙞 𝙏𝙖𝙛𝙨𝙞𝙧 | 𝙆𝙚𝙢𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙠𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝘼𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙐𝙟𝙞𝙖𝙣, 𝘽𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙏𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙆𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙖𝙣Allah Ta'ala berfirman:وَتِلْكَ الْأَيَّامُ ن...
04/08/2026

𝙉𝙜𝙖𝙟𝙞 𝙏𝙖𝙛𝙨𝙞𝙧 | 𝙆𝙚𝙢𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙠𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝘼𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙐𝙟𝙞𝙖𝙣, 𝘽𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙏𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙆𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙖𝙣

Allah Ta'ala berfirman:

وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ

"Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia."
📖 (QS. Āli 'Imrān: 140)

Menafsirkan ayat ini, Imam Fakhruddin ar-Razi رحمه الله berkata:

وَاعْلَمْ أَنَّهُ لَيْسَ الْمُرَادُ مِنْ هَذِهِ الْمُدَاوَلَةِ أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى تَارَةً يَنْصُرُ الْمُؤْمِنِينَ وَأُخْرَى يَنْصُرُ الْكَافِرِينَ؛ لِأَنَّ نَصْرَ اللَّهِ مَنْصِبٌ شَرِيفٌ وَإِعْزَازٌ عَظِيمٌ، فَلَا يَلِيقُ بِالْكَافِرِ، بَلِ الْمُرَادُ أَنَّهُ تَارَةً يُشَدِّدُ الْمِحْنَةَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ، وَتَارَةً عَلَى الْكَافِرِينَ...

"Ketahuilah, yang dimaksud dengan pergiliran hari-hari itu bukanlah bahwa Allah terkadang menolong orang-orang beriman dan di waktu lain menolong orang-orang kafir. Sebab, pertolongan Allah adalah kedudukan yang sangat mulia dan bentuk pemuliaan yang agung, sehingga tidak layak diberikan kepada orang kafir. Akan tetapi, yang dimaksud adalah bahwa Allah terkadang memperberat ujian atas orang-orang beriman, dan pada waktu lain memperberat ujian atas orang-orang kafir."

Beliau kemudian menjelaskan salah satu hikmahnya:

لَوْ شَدَّدَ اللَّهُ الْمِحْنَةَ عَلَى الْكُفَّارِ دَائِمًا، وَرَفَعَهَا عَنِ الْمُؤْمِنِينَ دَائِمًا، لَعُلِمَ بِالضَّرُورَةِ أَنَّ الْإِيمَانَ هُوَ الْحَقُّ، وَبَطَلَ التَّكْلِيفُ وَالثَّوَابُ وَالْعِقَابُ...

"Seandainya Allah selalu menimpakan musibah kepada orang-orang kafir dan selalu menghindarkan orang-orang beriman darinya, niscaya setiap orang akan mengetahui secara pasti bahwa iman adalah kebenaran dan selainnya adalah kebatilan. Jika demikian, hilanglah makna ujian, taklif, pahala, dan hukuman."

Karena itu, Allah terkadang membiarkan orang beriman diuji dengan kekalahan, kesempitan, atau penderitaan; dan di waktu lain orang-orang kafir yang mengalaminya. Dengan demikian, manusia tetap dituntut menggunakan akal, merenungkan dalil-dalil kebenaran, lalu memilih jalan iman dengan kesadaran. Dari situlah pahala menjadi besar di sisi Allah.

📚 Referensi: Mafātīḥ al-Ghayb.

Keterangan foto : almaghfurlah romo KH Ahmad Tholib saat mauidhoh hasanah di acara haflah akhir sanah madrasah sekitar tahun 2003

02/08/2026

🌿 𝙉𝙜𝙖𝙟𝙞 𝙏𝙖𝙧𝙗𝙞𝙮𝙖𝙝 | 𝘿𝙤𝙖𝙠𝙖𝙣 𝘼𝙣𝙖𝙠, 𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙈𝙚𝙣𝙙𝙤𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙗𝙪𝙧𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠𝙣𝙮𝙖

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ يَشْكُو إِلَيْهِ عُقُوقَ وَلَدِهِ، فَقَالَ لَهُ ابْنُ الْمُبَارَكِ: «أَدَعَوْتَ عَلَيْهِ؟» قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: «اذْهَبْ، فَقَدْ أَفْسَدْتَهُ».

"Seorang lelaki datang kepada Abdullah bin al-Mubarak mengadukan kedurhakaan anaknya. Abdullah bin al-Mubarak bertanya, 'Apakah engkau pernah mendoakan keburukan untuknya?' Lelaki itu menjawab, 'Ya.' Beliau berkata, 'Pulanglah, engkau telah merusaknya.'

Dikisahkan p**a, ada seorang ayah yang dikaruniai anak-anak saleh. Ketika ditanya apa rahasianya, ia menjawab:

> «وَاللَّهِ لَا أَتْرُكُ الدُّعَاءَ لَهُمْ.»

"Demi Allah, aku tidak pernah berhenti mendoakan mereka."

Seorang anak tidak hanya dibesarkan dengan makanan dan pendidikan, tetapi juga dengan doa yang terus mengiringinya. Karena itu, jangan mudah melontarkan doa buruk ketika sedang marah. Bisa jadi doa itu bertepatan dengan waktu dikabulkannya doa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

> «لَا تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَوْلَادِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَمْوَالِكُمْ، لَا تُوَافِقُوا مِنَ اللَّهِ سَاعَةً يُسْأَلُ فِيهَا عَطَاءٌ، فَيَسْتَجِيبَ لَكُمْ.»

"Janganlah kalian mendoakan keburukan atas diri kalian, jangan p**a atas anak-anak kalian, dan jangan p**a atas harta kalian. Jangan sampai doa itu bertepatan dengan waktu Allah mengabulkan permohonan, sehingga doa tersebut dikabulkan."
📚 HR. Muslim

Semoga Allah menjadikan anak-anak kita sebagai penyejuk mata, memperbaiki akhlaknya, melapangkan dadanya untuk menerima hidayah, dan menghimpunkan kita bersama mereka dalam ketaatan kepada-Nya.

28/07/2026

Alhamdulillah, momen penuh berkah saat Bu Nyai Siti Nadhiroh menunaikan ibadah umroh bersama beberapa alumni PP Ulfatul Banat Rengel serta para jamaah lainnya. Semoga setiap langkah menjadi ibadah, setiap doa di Tanah Suci diijabah Allah SWT, dan perjalanan ini membawa keberkahan, kesehatan, serta menjadi umroh yang mabrurah. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. 🤲🕋

27/07/2026

𝑴𝒆𝒏𝒚𝒆𝒎𝒑𝒖𝒓𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏 𝑾𝒖𝒅𝒉𝒖 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑪𝒖𝒂𝒄𝒂 𝑫𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏 𝑫𝒂𝒏 𝑲𝒐𝒏𝒅𝒊𝒔𝒊 𝑩𝒆𝒓𝒂𝒕 𝑴𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝑷𝒆𝒏𝒈𝒉𝒂𝒑𝒖𝒔 𝑫𝒐𝒔𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒕 𝑫𝒆𝒓𝒂𝒋𝒂𝒕

قال رسولُ اللهِ ﷺ:

> «أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟»
قَالُوا:
> بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ.
قَالَ:
> «إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ.»

📚 HR. Muslim no. 251.

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Maukah aku tunjukkan kepada kalian amalan yang dengannya Allah menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajat?"

Para sahabat menjawab,
"Tentu, wahai Rasulullah."

Beliau bersabda:
"Menyempurnakan wudu meskipun dalam keadaan yang terasa berat, banyak melangkahkan kaki menuju masjid, dan menunggu datangnya salat setelah selesai salat. Itulah ribāṭ (amal yang pahalanya besar seperti berjaga di perbatasan)."

وقال الإمام النووي رحمه الله:
> «الْمَكَارِهُ تَكُونُ بِشِدَّةِ الْبَرْدِ، وَأَلَمِ الْجِسْمِ، وَنَحْوِ ذَلِكَ.»

"Yang dimaksud 'keadaan yang berat' adalah seperti cuaca yang sangat dingin, tubuh yang sedang terasa sakit, dan keadaan serupa lainnya."

📚 شرح صحيح مسلم (3/141).

وقال ابنُ رَجَبٍ رحمه الله:
> «إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ فِي شِدَّةِ الْبَرْدِ مِنْ أَعْلَى خِصَالِ الْإِيمَانِ.»

"Menyempurnakan wudu di tengah cuaca yang sangat dingin termasuk salah satu sifat keimanan yang paling tinggi."

📚 لطائف المعارف (hlm. 328).

Maka, ketika berwudu dalam keadaan dingin, lelah, atau berat, jangan hanya merasakan kesulitannya. Hadirkan dalam hati bahwa setiap tetes air yang mengalir dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa dan diangkatnya derajat di sisi Allah.

Kitabooka | Cari Baik Cara Baik.

𝑯𝒂𝒕𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒆𝒓𝒔𝒊𝒉 𝑺𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝑴𝒆𝒏𝒄𝒂𝒓𝒊 𝑼𝒛𝒖𝒓, 𝑩𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑨𝒊𝒃قال ابنُ حَجَرٍ الهَيْتَمِيُّ رحمه الله:وَكُلُّ مَنْ رَأَيْتَهُ سَيِّئَ ا...
27/07/2026

𝑯𝒂𝒕𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒆𝒓𝒔𝒊𝒉 𝑺𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝑴𝒆𝒏𝒄𝒂𝒓𝒊 𝑼𝒛𝒖𝒓, 𝑩𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑨𝒊𝒃

قال ابنُ حَجَرٍ الهَيْتَمِيُّ رحمه الله:
وَكُلُّ مَنْ رَأَيْتَهُ سَيِّئَ الظَّنِّ بِالنَّاسِ، طَالِبًا لِإِظْهَارِ مَعَايِبِهِمْ، فَاعْلَمْ أَنَّ ذَلِكَ لِخُبْثِ بَاطِنِهِ وَسُوءِ طَوِيَّتِهِ. فَإِنَّ الْمُؤْمِنَ يَطْلُبُ الْمَعَاذِيرَ لِسَلَامَةِ بَاطِنِهِ.

📚 الزواجر (1/143)

"Setiap kali engkau melihat seseorang yang selalu berburuk sangka kepada orang lain dan gemar mencari-cari serta menampakkan aib mereka, ketahuilah bahwa itu merupakan cerminan kotornya batin dan buruknya niat yang tersembunyi dalam dirinya. Sebab, seorang mukmin selalu berusaha mencari uzur bagi saudaranya karena bersihnya hati yang ia miliki."

Allah Ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ ۖ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, karena sebagian prasangka itu adalah dosa."

📖 QS. Al-Ḥujurāt: 12

Hati yang dipenuhi iman akan lebih sibuk mencari alasan untuk memaafkan daripada mencari celah untuk menyalahkan. Sebaliknya, hati yang rusak akan mudah menuduh, gemar membuka aib, dan merasa puas ketika kehormatan orang lain tercoreng. Maka, bersihkanlah batin, karena cara kita memandang orang lain sering kali merupakan pantulan dari keadaan hati kita sendiri.

> Kitabooka | Cari Baik Cara Baik

𝑳𝒆𝒃𝒊𝒉 𝑩𝒂𝒏𝒚𝒂𝒌 𝑴𝒆𝒏𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒓, 𝑳𝒆𝒃𝒊𝒉 𝑺𝒆𝒅𝒊𝒌𝒊𝒕 𝑩𝒆𝒓𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂قال الإمام الغزالي رحمه الله: «مِنْ فِتْنَةِ الْعَالِمِ أَنْ يَكُونَ الْك...
27/07/2026

𝑳𝒆𝒃𝒊𝒉 𝑩𝒂𝒏𝒚𝒂𝒌 𝑴𝒆𝒏𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒓, 𝑳𝒆𝒃𝒊𝒉 𝑺𝒆𝒅𝒊𝒌𝒊𝒕 𝑩𝒆𝒓𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂

قال الإمام الغزالي رحمه الله: «مِنْ فِتْنَةِ الْعَالِمِ أَنْ يَكُونَ الْكَلَامُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنَ الِاسْتِمَاعِ.

"Di antara fitnah yang dapat menimpa seorang alim adalah ketika berbicara lebih ia sukai daripada mendengarkan."

Pelajaran:
Semakin dalam ilmu seseorang, seharusnya semakin besar p**a kesediaannya untuk mendengar. Sebab, orang yang gemar mendengar akan terus belajar, sedangkan orang yang hanya ingin berbicara berisiko terhalang dari memperoleh ilmu yang belum ia ketahui.

Allah Ta'ala berfirman:
﴿فَبَشِّرْ عِبَادِ ۝ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْل فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ

"Maka sampaikanlah kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku, yaitu mereka yang mendengarkan setiap perkataan, lalu mengikuti yang terbaik di antaranya."
📖 QS. Az-Zumar: 17–18

Orang bijak tidak merasa harus selalu berbicara. Ia tahu bahwa mendengar dengan rendah hati sering kali lebih bermanfaat daripada berbicara tanpa henti. Sebab, dua telinga dan satu lisan adalah isyarat agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara.

𝑪𝒊𝒏𝒕𝒂 𝑺𝒆𝒋𝒂𝒕𝒊 𝑺𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝑴𝒆𝒏𝒈𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏𝒌𝒂𝒏 𝑲𝒆𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏 𝑨𝒌𝒉𝒊𝒓𝒂𝒕.  يَٰٓأَبَتِ إِنِّيٓ أَخَافُ أَن يَمَسَّكَ عَذَابٞ مِّنَ ٱلرَّحۡمَٰ...
26/07/2026

𝑪𝒊𝒏𝒕𝒂 𝑺𝒆𝒋𝒂𝒕𝒊 𝑺𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝑴𝒆𝒏𝒈𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏𝒌𝒂𝒏 𝑲𝒆𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏 𝑨𝒌𝒉𝒊𝒓𝒂𝒕.

يَٰٓأَبَتِ إِنِّيٓ أَخَافُ أَن يَمَسَّكَ عَذَابٞ مِّنَ ٱلرَّحۡمَٰنِ فَتَكُونَ لِلشَّيۡطَٰنِ وَلِيّٗا

Wahai Ayahku! Aku sungguh khawatir engkau akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pengasih, sehingga engkau menjadi teman bagi setan.”
📖 QS. Maryam: 45

Renungan:

Ucapan Nabi Ibrahim 'alaihissalam kepada ayahnya ini mengajarkan bahwa *cinta yang tulus bukan sekadar ingin melihat orang yang kita cintai bahagia di dunia, tetapi lebih dari itu, ingin melihatnya selamat di akhirat.

Orang yang benar-benar mencintaimu akan merasa gelisah ketika melihatmu mulai lalai dalam agama. Ia tidak akan membiarkanmu terus tenggelam dalam maksiat tanpa mengulurkan tangan nasihat, karena yang ia khawatirkan bukan sekadar hilangnya kebahagiaan dunia, melainkan datangnya murka Allah.

Sebaliknya, orang yang tidak peduli terhadap keselamatan akhiratmu, pada hakikatnya belum benar-benar peduli kepadamu.

Kaidah:

«مَنْ لَا يُبَالِي بِآخِرَتِكَ، لَا يُبَالِي بِكَ.»

"Siapa yang tidak peduli terhadap akhiratmu, sesungguhnya ia juga tidak benar-benar peduli kepadamu."

Karena itu, jangan tersinggung ketika dinasihati dengan penuh kasih sayang. Bisa jadi, nasihat yang terasa pahit hari ini adalah bukti cinta yang akan menyelamatkanmu pada hari ketika harta, kedudukan, dan persahabatan tidak lagi berguna.

Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda: «الدِّينُ النَّصِيحَةُ.»
"Agama adalah nasihat."
📚 HR. Muslim no. 55.

26/07/2026

Tidak ada perbedaan mutlak antara ilmu agama dan ilmu umum karena semua ilmu yang bermanfaat bersumber dari Allah. Belajar ilmu umum bernilai ibadah dan mendatangkan pahala jika diniatkan untuk kebaikan serta menunjang kemaslahatan umat, sementara ilmu agama seperti tauhid dan fiqih hukumnya wajib dipelajari untuk mengabsahkan akidah dan ibadah.

Address

Jalan A. Yani No. 53 Rt. 03 Rw. 03 Dusun Rahayu Lereng Kuning Desa Rengel Kecamatan Rengel
Rengel
62371

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok Maqom posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category