18/02/2022
Bismillah
BID'AH MEMATIKAN SUNNAH
Ketika ada yang mengingatkan bahwa maulidan, tahlilan, yasinan, manaqiban, nyanyi-nyanyi setelah adzan, konser habib, dzikir sambil joget, sholawat diiringi musik, dll, semua itu adalah bid'ah
Mereka pun menjawab,
"ini kan baik, hasanah"
Namun, ketika ada yang menganjurkan berjenggot, tidak isbal, bercadar, dzikir pagi petang, puasa ayamul bidh, merapatkan shaff, dsb..
Mereka justru menjawab,
"halah.. ini kan cuma sunnah"
Ahmad bin Hambal rahimahullah sang imam ahlusunnah berkata,
“Tidaklah aku menulis sebuah hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kecuali aku telah mengamalkannya.. " [Dinukil oleh imam al-Khatib al-Baghdadi dalam kitab “al-Jaami’ li akhlaaqir raawi” (1/220)]
Hal ini sangat bertolak belakang dengan kenyataan pada mereka pelaku dan pengekor bid'ah
Sunnah bagi mereka hanya untuk ditinggalkan walaupun mereka tahu itu sunnah
Sebaliknya, bid'ah akan mereka amalkan dan mati-matian akan mereka bela walaupun mereka tahu itu amalan bid'ah
Maka benarlah perkataan para shahabat dan para ulama Ahlus Sunnah, bahwa bid'ah mematikan sunnah :
Dari Hasan bin Athiyah berkata,
“Tidaklah suatu kaum melakukan kebid’ahan dalam agamanya melainkan Allah akan mencabut Sunnah mereka yang semisalnya, kemudian Allah tidak mengembalikannya kepada mereka sampai hari kiamat” [Atsar Shahih dikeluarkan oleh ad-Darimi dalam musnad-nya 1/231-99, Ibnu Wadhah dalam Bida’ wa Nahyi ‘anha no.90, Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya 6/73, al-Lalikai dalam Syarh Ushul I’tiqad 1/104/129, Ibnu Baththah dalam al-Ibanah 1/351/328, al-Hawari dalam Dzammul Kalam 4/151/927, dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq 12/440 dari beberapa jalan dari al-Auza’i dan Hasan]
Berkata Ibnu Sirin Rahimahullah,
“Tidaklah seseorang itu melakukan kebid’ahan, melainkan sunnah akan hilang”(ad-Darimi 1/69)
Berkata Imam Al-Barbahari rahimahullah,
"Ketahuilah bahwa ketika manusia mengada-adakan suatu kebid'ahan pasti mereka meninggalkan sunnah yang serupa dengannya. Hati-hatilah dari setiap perkara yang di ada-adakan, karena setiap perkara yang diada-adakan adalah bid'ah dan setiap kebid'ahan adalah sesat, dan setiap
kesesatan dan pelakunya berada di Neraka" (Syarhus Sunnah : 6)
Ahlussnunnah adalah yang menghidupkan sunnah bukan menghidupkan bid'ah :
Banyak perkara bid'ah yg mematikan sunnah semisal :
🔹Mengkhususkan baca Yasin malam jum'at akan mematikan sunnah membaca Al Kahfi
🔹Shalawat berbagai model keluaran terbaru mematikan shalawat yang sesuai sunnah
🔹Dzikir-dzikir hasil mengarang bebas kaum sufi mematikan dzikir shahih yang diajarkan Nabi
dll.. masih banyaknya contoh lain..
Dari Ibnu ’Abbas radliyallaahu ’anhuma bahwasannya ia berkata,
"Tidaklah datang kepada manusia satu tahun kecuali mereka membuat-buat bid’ah dan mematikan sunnah di dalamnya. Hingga hiduplah bid’ah dan matilah sunnah" [Al-Haitsami berkata dalam Majma’uz-Zawaaid, 1/188, Bab Fil-Bida’i wal-Ahwaa’ : ”Diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam Al-Kabiir, dan rijalnya adalah terpercaya”. Diriwayatkan p**a oleh Ibnu Wadldlaah dalam Kitaabul-Bida’ hal. 39]
Hanya pada Allah kita mohon petunjuk dan hidayah.