30/08/2025
Sahabat seperjuangan di pondok, hari ini engkau melangkah ke babak baru dalam hidupmu. Masih teringat jelas bagaimana kita dulu bersama-sama menempuh lelah, begadang menghafal, menahan rindu keluarga, bahkan meneteskan air mata di kala ujian datang. Semua itu menjadi kenangan indah yang tak akan pernah hilang.
Kini engkau memasuki perjalanan baru bernama rumah tangga. Jika dulu kita belajar sabar dengan kitab dan muroja’ah, kini engkau akan belajar sabar dengan pasangan dan keluarga. Jika dulu kita ditempa untuk taat kepada kiai dan guru, kini engkau akan ditempa untuk menjadi imam yang menuntun istri dan anak-anak menuju ridha Allah.
Doaku, semoga rumah tanggamu menjadi seperti pesantren kecil yang penuh cahaya ilmu, dzikir, dan kasih sayang. Semoga Allah jadikan pernikahanmu sebagai jalan menuju sakinah, mawaddah, wa rahmah. Semoga engkau dan pasanganmu senantiasa saling menguatkan, saling menuntun dalam taqwa, dan bersama-sama menggapai surga-Nya.
Ingatlah, sahabatku, sebagaimana kita dulu tak pernah menyerah dalam perjuangan mondok, semoga engkau juga tak pernah menyerah dalam membina rumah tangga. Jadikan cinta sebagai ibadah, dan jadikan rumah tangga sebagai ladang pahala."