01/12/2020
Khadijah binti Qinnah
Wanita pers yg berasal dari Algeria (Aljazair) yg dulu sering tampil membawakan salah satu acara di Aljazeerah Chanel, menceritakan pengalamannya di sela sela kunjungannya ke Amerika Serikat, di saat dirinya berbelanja di salah satu super market besar di sana, di saat antri mau bayar barang belanjaannya di cashier, dia melihat seorang perempuan muslimah dengan pakaian rapi dan beljilbab datang ke cashier dengan membawa satu kardus besar yg agak berat yg berisi mesin potong rumput, dia tampak letih karena mendorong seorang diri tanpa ada yg mendampingi.
Dengan bahasa dan sikap penuh kesopanan perempuan muslimah itu memulai percakapan.
Muslimah:
Mohon maaf, saya kemaren beli mesin rumput di sini dengan harga 500 dollar.
Di sela sela kesibukan melayani para pembeli lain si cashier menjawab:
Apakah anda akan mengembalikannya, itu pasti karena anda menemukan harga yg lebih murah di toko lain?
Muslimah: Oh tidak..... Maksud saya....
Belum selesai si Muslimah bertutur, si cashier menambahkan perkataannya:
Ada cara utk mengembalikan barang anda, anda cukup tunjukkan di mana alamat toko yg menjual mesin ini dengan harga lebih murah, baru barang yg anda ingin kembalikan akan kami terima.
Muslimah:
Oh tidak.... Bukan begitu ..
Saya datang ke sini jauh jauh dari rumah saya sejauh perjalanan dua jam, bukan utk mengembalikan barang yg sudah saya beli, tapi setelah saya sampai di rumah dan saya cek kartu kredit kami dan ternyata harga mesin ini belum saya bayar karena lupa anda catat, saya datang ke sini dengan meninggalkan pekerjaan saya di kantor dan sudah ijin, karena saya tidak mau toko anda rugi, jadi kedatangan saya hanya ingin membayar mesin yg saya beli dari toko anda.
Si cashier tercengang mendengar perkataan perempuan muslimah itu, si cashier tertegun seribu bahasa, dengan pandangan yg berkaca kaca si casher memeluk perempuan muslimah itu dan berkata:
Maafkan saya..... Saya telah berburuk sangka kepada anda, anda jauh jauh datang ke sini hanya utk membayar mesin ini yg jelas ini adalah kesalahan saya, dan anda mendorongnya sendiri bahkan anda bolos kerja hanya karena mengantarkan ini...
Muslimah:
Dalam agama kami (Islam) ini namanya AMANAH yg wajib di tunaikan dan tidak boleh dilalaikan.
Kemudian perempuan muslimah itu menuturkan sedikit ttg arti sebuah amanah kepada si cashier di saksikan bbrp orang yg antri ingin membayar belanjaannya.
Lalu si cashier masuk ke ruang direktur dan melaporkan kejadian tersebut, sejenak para pimpinan perusahaan itu terpukau dengan penjelasan si cashier ttg sifat AMANAH si perempuan muslimah, lalu mereka memutuskan menghadiahkan mesin seharga 500 dolar itu kpd perempuan muslimah sebagai penghargaan ke AMANAHannya.
Tapi si perempuan muslimah tidak mau menerimanya.
Cashier:
Mengapa anda tidak mau menerimanya? Bukankan hadiah itu halal?
Muslimah:
Betul sekali bahwa hadiah itu halal, tapi kedatanganku ke sini bukan utk mengejar hadiah itu, kedatanganku kesini hanya semata ingin menunaikan AMANAH yg menjadi kewajiban kami sebagai ummat Islam, dan Allah SWT menjanjikan pahala yg sangat besar apabila amanah itu ditunaikan dengan baik, dan saya tidak mau pahala besar itu ditukar dengan hadiah mesin itu.
Seisi super market menjadi takjub dan terharu dengan sikap tegas, sopan dan kesantunan perempuan muslimah tersebut... Sehingga mereka semua menggeleng gelengkan kepala dan semuanya memuji setinggi langit.
Masya Allah...
Inilah agama kita, agama yg penuh AMANAH,
Semoga kita bisa lebih memegang amanah.
Anda s**a dengan tulisan ini, jangan lupa...
Sholluuu 'alaan Nabi Muhammad
اللهم صل وسلم على سيدنا ومولانا محمد