PURNA PALAPA

PURNA PALAPA PURNAPALAPA adalah wadah sebagai saran pemersatu dari alumni PALAPA yang berkedudukan di SMA N 1 PANGANDARAN.

Selamat jumat semua,  untk purna palapa yg ada d pangandaran monggo merapat bagi yg ada waktu luang, undangan pelantikan...
12/05/2017

Selamat jumat semua, untk purna palapa yg ada d pangandaran monggo merapat bagi yg ada waktu luang, undangan pelantikan palapa. Surat baru saya terima siang ini
Untk perjlanan start finis d smansa

20/09/2015

undangan untuk seluruh anggota purna palapa di harapkan bisa hadir dalam acara temu purna,karna banyak hal" yg harus di bicarakan menyangkut kelanjutan purna palapa .
waktu nanti sore jm 4
bertempat di toko anajwa atau angkringan mas bagong sebelah barat samsat pangandaran
tolong beritahu anggota lainnya
trimakasih salam lestari

13/02/2015

PURNAPALAPA adalah wadah sebagai saran pemersatu dari alumni PALAPA yang berkedudukan di SMA N 1 PANGANDARAN.

30/01/2015

Sekbid HGC ikut berpartisipasi dalam penanaman mangrove.. kami bergabung bersama anggota PALAPA SMA N 1 Pangandaran..


http://purnapalapa.blogspot.com/2013/04/sekbid-hgc-mulai-turun-lapangan.html

PURNAPALAPA terbetuk sebagai wadah aspirasi anggota palapa SMA 1 Pangandaran yang telah berakhir masa keanggotaanya untuk berkomunisasi, konsultasi, koordinasi, dan membimbing anggota palapa serta masyarakat. Dimana PURNA PALAPA berpotensi dalam melestarikan alam.

Satu Kebanggaan KamiNilai plus buat kami.. baru terhitung beberap minggu kami terbentuk.. namun dari pihak karyawan Susi...
30/01/2015

Satu Kebanggaan Kami
Nilai plus buat kami.. baru terhitung beberap minggu kami terbentuk.. namun dari pihak karyawan Susi sudah mempercayai kami untuk mengantar mereka yang ingin ke curug Pananjung..

http://purnapalapa.blogspot.com/2013/04/satu-kebanggaan-kami.html

PURNAPALAPA terbetuk sebagai wadah aspirasi anggota palapa SMA 1 Pangandaran yang telah berakhir masa keanggotaanya untuk berkomunisasi, konsultasi, koordinasi, dan membimbing anggota palapa serta masyarakat. Dimana PURNA PALAPA berpotensi dalam melestarikan alam.

Tag :MENGENAL HIPOTERMIA (Understanding Hypothermia)Hipotermia Pembunuh Nomor Satu di GunungHipotermia adalah suatu kond...
30/01/2015

Tag :
MENGENAL HIPOTERMIA (Understanding Hypothermia)

Hipotermia Pembunuh Nomor Satu di Gunung
Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 °C. Tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetral, yaitu antara 36,5-37,5 °C. Di luar suhu tersebut, respon tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh.

Gejala hipotermia ringan adalah penderita berbicara melantur, kulit menjadi sedikit berwarna abu-abu, detak jantung melemah, tekanan darah menurun, dan terjadi kontraksi otot / menggigil sebagai usaha tubuh untuk menghasilkan panas. Pada penderita hipotermia moderat, detak jantung dan respirasi melemah hingga mencapai hanya 3-4 kali bernapas dalam satu menit. Pada penderita hipotermia parah, pasien tidak sadar diri, badan menjadi sangat kaku, pupil mengalami dilatasi (membesar), terjadi hipotensi akut, dan pernapasan sangat lambat hingga tidak kentara.
Hipotermi terjadi bila terjadi penurunan suhu inti tubuh dibawah 35°C (95°F). Pada suhu ini, mekanisme kompensasi fisiologis tubuh gagal untuk menjaga panas tubuh.
Hipotermi juga dapat diklasifikasikan berdasarkan temperature tubuh, yaitu :
- Ringan = 34-36°C
Kebanyakan orang bila berada pada suhu ini akan menggigil secara hebat, terutama di seluruh ekstremitas. Bila suhu tubuh lebih turun lagi, pasien mungkin akan mengalami amnesia dan disartria (susah bicara dengan jelas). Peningkatan kecepatan nafas juga mungkin terjadi.
- Sedang = 30–34°C
Terjadi penurunan konsumsi oksigen oleh sistem saraf secara besar yang mengakibatkan terjadinya hiporefleks (reflek melemah), hipoventilasi (kurang tarikan nafas), dan penurunan aliran darah ke ginjal. Bila suhu tubuh semakin menurun, kesadaran pasien bisa menjadi stupor (berkurangnya sensitivitas terhadap rangsang, hanya bereaksi oleh rangsang dasar seperti nyeri), tubuh kehilangan kemampuannya untuk menjaga suhu tubuh, dan adanya resiko timbul aritmia (gangguan irama jantung).
- Berat =

MENGENAL HIPOTERMIA (Understanding Hypothermia) Hipotermia Pembunuh Nomor Satu di Gunung Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suh...

KODE ETIK PECINTA ALAM INDONESIA dan PRINSIP PECINTA ALAMKode Etik Pecinta Alam Se- Indonesia adalah Pedoman Beretika at...
30/01/2015

KODE ETIK PECINTA ALAM INDONESIA dan PRINSIP PECINTA ALAM

Kode Etik Pecinta Alam Se- Indonesia adalah Pedoman Beretika atau berperilaku
para pengiat Alam Bebas di indonesia. Kode Etik Pecinta Alam Se- Indonesia merupakan
aturan bagi seluruh Pecinta Alam di Indonesia bagi yang mendedikasikan dirinya
sebagai Pecinta Alam yang benar-benar Pecinta Alam Sejati.



KODE ETIK PECINTA ALAM
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
Pecinta Alam Indonesia sebagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab terhadap Tuhan, bangsa, dan tanah air
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa segenap Pecinta Alam adalah saudara, sebagai makhluk yang mencintai alam anugerah Tuhan Yang Maha Esa

Sesuai dengan hakekat Kode Etik Pecinta Alam Se-Indonesia di atas
Maka kami dengan kesadaran menyatakan :

1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya
3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
7. Selesai.

sumber
http://hatinyapecintaalam.blogspot.com/2013/06/kode-etik-pecinta-alam-dan-prinsip.html

02/07/2013

udah banyak yang masukmakasih yahhh
tpi bloom updet lgi materi materi pencinta alam

03/06/2013

KEGIATAN LATIHAN GABUNGAN
SEGERA............!!!!!!!
22 - 23 JUNI 2013

09/03/2013

SAR
SEARCH AND RESCUE

Search and rescue (SAR) adalah kegiatan dan usaha mencari, menolong, dan
menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau dikhawatirkan hilang atau menghadapi
bahaya dalam musibah-musibah seperti pelayaran, penerbangan dan bencana . Istilah
SAR telah digunakan secara internasional tak heran jika sudah sangat mendunia sehingga
menjadi tidak asing bagi orang di belahan dunia manapun tidak terkecuali di Indonesia.
Operasi SAR dilaksanakan tidak hanya pada daerah dengan medan berat seperti di
laut, hutan, gurun pasir, tapi juga dilaksanakan di daerah perkotaan. Operasi SAR
seharusnya dilakuan oleh personal yang memiliki ketrampilan dan teknik untuk tidak
membahayakan tim penolongnya sendiri maupun korbannya. Operasi SAR dilaksanakan
terhadap musibah penerbangan seperti pesawat jatuh, mendarat darurat dan lain-lain,
sementara pada musibah pelayaran bila terjadi kapal tenggelam, terbakar, tabrakan,
kandas dan lain-lain. Demikian juga terhadal adanya musibah lainnya seperti kebakaran,
gedung runtuh, kecelakaan kereta api dan lain-lain.
Unsur-unsur SAR
Dalam kegiatan SAR ada 4 unsur yang bisa dijadikan penentu keterampilan yang
dibutuhkan sebagai penunjang suksesnya suatu tim sar dalam melakukan operasinya,
yaitu :
1. Lokasi : kemampuan untuk menentukan lokasi korban. Hal ini memerlukan
pengetahuan menangani data peristiwa, keadaan korban, keadaan medan dan
lainnya.
2. Mencapai : kemampuan untuk mencapai korban. Hal ii memerlukan keterampilan
mendaki gunung, rock climbing, cara hidup di alam bebas, peta, kompas,
membaca jejak, dan lainnya
3. Stabilisasi : kemampuan untuk menentramkan korban dalam hal ini mutlak
diperlukan pengetahuan P3K, gawat darurat dan lainnya.
4. Evakuasi : kemampuan membawa korban. Hal ini memerlukan keterampilan
seperti halnya “Mencapai”.
Tahapan SAR
Ada beberapa tahapan SAR, Yaitu :
1. tahapan keragu-raguan, sadar bahwa keadaan darurat telah terjadi.
2. tahapan kesiapan, melaksanakan segla sesuatunya sebagai tanggapan terhadap
suatu kecelakaan, termasuk juga menadpatkan segala informasi mengenai korban.
3. tahapan perencanaan, pembuatan rencana yang efektif dan segala koordinasi yang
diperlukan
4. tahapan operasi, seluruh unit bertugas hingga misi SAR dinyatakan selesai
5. tahapan laporan, terakhir membuat laporan mengenai misi SAR yang telah
dilaksanakan.
Pencarain pada perasi SAR
Berikut adalah beberapa pola teknis pencarian pada operasi SAR. Hanya sebagain teknik
yang dibahas di sini, yaitu :
1. Track (T)
• Pola ini dipakai jika orang yang dinyatakan hilang dari jalur perjalanan yang
direncanakan akan dilewatinya merupakan satu-satunya informasi yang ada.
• Selalu dianggap bahwa sasaran (korban) masih disekitar atau dekat dengan
garis rute
Pola Track
2. Paralel (P)
• Daerah pencarian cukup luas dan medannya cukup datar
• Hanya mempunyai posisi duga
• Sangat baik untuk daerah pencarian yang berbetuk segi empat.
Pola Paralel
3. Creeping (C)
• Daerah pencarian sempit, panjang dan kondisinya cukup rata serta datar.
• Kalau di pegunungan gunung, regu pencari dengan ola ini kan turun kejurangjurang
atau dataran yang lebih rendah.
Pola Creeping
4. Square (SQ)
• Biasanya digunakan pada daerah yang datar
• Dengan pola ini perhitungan posisi juga harus merupakan kemungkinan yang
tepat
• Pembelokan tidak sembarangan, tetapi dengan perhitungan
C
D
A B
Pola Square
5. Sector (S)
• Lokasi atau posisi diketahui
• Daerah yang disari tidak luas
• Daerah pencarian berbentuk lingkaran
• Rute regu pencarian berbentuk segitiga sama sisi
Pola Sector
6. Contour (CT)
• Digunakan di bukit-bukit.
• Pencarian selalu dimulai dari puncak tertinggi
7. Barrier (B)
• Digunakan dengan hanya menunggu atau mencegat dengan perhitungan yang
pasti bahwa survivor akan lewat dengan melihat keadaaan lingkungan.
• Digunakan jika regu pencari dan penyelamat tidak bisa mendekati tempat
yang terkena musibah
Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan pola pencarian
Dari sekian banyak pola pencarian, anda harus memilih yang paling tepat. Pemilihan
tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ;
• Ketepatan posisi survivor
• Luas dan bentuk daerah pencarian
• Jumlah dan jenis unit rescue yang tersedia
• Cuaca di dan ke daerah pencarian
• Jarak basecamp unit rescue ke lokasi musibah
• Kemampuan peralatan bantu navigasi di daerah kejadian
• Ukuran sukar dan mudahnya sasaran yang diketahui
• Keefektifan taktik yang dipilih
• Medan di daerah kejadian
• Dukungan logistik ke daerah pencarian
Taktik pencarian
Taktik pencarian dapat bervariasi, tergantung pada situasi tertentu. Secara umum hal itu
tercakup dalam lima metode pencarian, yaitu :
1. Taktik pendahuluan
Merupakan usaha-usaha untuk mendapatkan informasi awal, mengoordinir reguregu
pencari, membentuk pos pengendali, perencanaan, pencarian awal, dsb
2. Taktik Pembatasan
Menciptakan, membentuk garis lintas (perimeter) untuk mengurung korban dalam
area pencarian
3. Taktik Pendeteksian
Pemeriksaan terhadap tempat potensial dan juga menggunakan pencarian
potensial. Pada area tersebut diperhitungkan, ditemukannya korban ataupun jejak
atau segala sesuatu yang tercecer yang ditinggalkan korban
4. Taktik pelacakan
Melacak jejak atau sesuatu yang ditinggalkan korban, biasanya pelacakan ini
dilakukan dengan anjing pelacak atau orang yang terlatih mencari dan membaca
jejak
5. Taktik evakuasi
Memberikan perawatan dan membawa korban untuk perawatan yang lebih lanjut
jika diperlukan.

06/03/2013

Address

PANGANDARAN
Pangandaran
46396

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PURNA PALAPA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share