Pengurus Besar Alkhairaat

Pengurus Besar Alkhairaat Akun Resmi Pengurus Besar Alkhairaat dikelola secara resmi oleh Tim Media, Komunikasi dan IT

Buat Ucapan Haul Guru Tua Ke 58 di Gemini AI1. Buka gemini 3https://gemini.google.com/2. Upload foto kamu, logo Haul dan...
29/03/2026

Buat Ucapan Haul Guru Tua Ke 58 di Gemini AI

1. Buka gemini 3
https://gemini.google.com/

2. Upload foto kamu, logo Haul dan logo organisasi atau majelis kamu

3. Masukkan prom berikut. (Jangan lupa ganti nama dalam prompt ini dengan nama kamu dan nama organisasi mu)

4. Lalu Generate dan lihat hasil nya. Jika belum cocok, Generate lagi.

PROMPT :

Design a 9:16 portrait flyer in a modern minimalist Islamic elegant style with a cinematic premium look.

Background:
A modern minimalist design using subtle Islamic patterns (arabesque/geometric), softly blurred. Apply a smooth gradient of emerald green + white with gold accents, depth of field, subtle glow, clean and uncluttered yet luxurious.

Layout:
Symmetrical and very clean composition.

Top Section (Header):
Place the Alkhairaat logo in a smaller size and the 58th Haul logo (based on the reference image) slightly larger above, neatly arranged and well-proportioned.

Middle Panel:
Use a premium glassmorphism panel (transparent blur with soft golden glow) as the container for the main text.

Subject (1 person):
A male or female from the reference image, with a face resembling the reference. Wearing elegant white Muslim attire, with a black kopiah (for male) or modest styling. Polite pose, positioned in the lower-center area, not dominant.

Text (keep in Indonesian, white & gold, centered, elegant):

“SUKSESKAN PELAKSANAAN
HAUL GURU TUA KE 58
Al Habib Idrus bin Salim Aljufri

RABU, 12 SYAWWAL 1447 H
01 APRIL 2026
Jam 07.00 - Selesai
Di Kompleks Alkhairaat Pusat”

Footer (small, elegant):
“Nama Kamu”
“Nama Organisasi atau Majelismu”

Lighting:
Cinematic lighting, soft shadows, depth of field, smooth bokeh.

Visual Style:
Ultra-realistic, elegant minimalism, clean, premium, not crowded, HDR, 8K/16K, sharp focus, photorealistic textures.

Dirgahayu ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah! 13 April 1964 – 13 April 2025Dengan semangat "Bersatu, Bangkit, dan Maju", mar...
13/04/2025

Dirgahayu ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah! 13 April 1964 – 13 April 2025

Dengan semangat "Bersatu, Bangkit, dan Maju", mari kita rayakan perjalanan panjang Sulawesi Tengah dalam membangun daerah yang lebih sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing.

Semoga Sulawesi Tengah terus maju dalam segala bidang, menjadi provinsi yang aman, damai, dan membanggakan seluruh masyarakatnya.

Selamat Ulang Tahun ke-61, Sulawesi Tengah! Sulteng Jaya, Indonesia Maju!

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,Saksikan Haul ke-57 Guru Tua Al Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri disiarka...
11/04/2025

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Saksikan Haul ke-57 Guru Tua Al Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri disiarkan langsung dari Halaman Komplek Pendidikan Alkhairaat Pusat jalan SIS Aljufri Palu.

Kerjasama Majelis Kominfo PB Alkhairaat, Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Kominfo Santik Kota Palu.
Supporting Starlink by : PT Telkom Palu, Kominfo Santik Sulteng dan Kominfo Santik Kota Palu

Laman Facebook :
https://www.facebook.com/events/1366372804431933/
Youtube :
https://youtube.com/live/TCRJKAVw1Ek?feature=share

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

11/04/2025

"Dalam keberagaman, kita temukan kekuatan. Dalam keteladanan, kita temukan arah."

Memperingati Haul ke-57 Al-Habib Idrus bin Salim Aljufri—Guru Tua, pendiri Alkhairaat—kami menyampaikan penghormatan yang tulus dari Walikota Kota Bitung, Bapak Hengky Honandar.

Kota Bitung dikenal sebagai kota yang kaya akan keberagaman. Di tengah perbedaan keyakinan dan budaya, ajaran dan keteladanan Guru Tua tetap diterima dengan hangat oleh masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai yang beliau wariskan—keikhlasan, toleransi, dan cinta kasih—mampu menyentuh hati siapa pun, tanpa mengenal batas.

Guru Tua adalah sosok pemersatu. Warisan perjuangannya bukan hanya untuk satu golongan, tapi untuk seluruh anak bangsa yang mencintai perdamaian dan persaudaraan.

Mari kita jadikan momen Haul ini sebagai pengingat, bahwa kebaikan akan selalu hidup dan mengakar di hati yang terbuka.

Selamat memperingati Haul ke-57 Guru Tua. Al-Fatihah.






09/04/2025

Nasyid yang terlupakan

"نحن تلاميذ مدرسة الخيرات"
"Kami adalah murid-murid Madrasah Alkhairaat."

Begitu bunyi sepenggal nasyid yang pernah mengalun indah di ruang-ruang belajar Madrasah Alkhairaat. Bait-bait sederhana yang mengandung kebanggaan, cinta, dan semangat menuntut ilmu.

Dulu, nasyid seperti ini adalah bagian dari kehidupan sehari-hari di madrasah. Suara para murid melantunkannya dengan penuh semangat, diajarkan langsung oleh para guru, termasuk oleh Guru Tua—pendiri Alkhairaat yang mulia. Namun hari ini, lantunan itu nyaris tak terdengar lagi.

Ketika ditanya kenapa, banyak yang hanya bisa menjawab pelan:
"Kami sudah tidak punya teksnya lagi..."

Sebuah warisan yang begitu berharga perlahan-lahan mulai terlupakan.

Melihat hal ini, Al-Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri tergerak hatinya. Dengan penuh kesabaran dan cinta, beliau menyusun kembali nasyid-nasyid itu, bait demi bait, kenangan demi kenangan. Lalu lahirlah sebuah kitab kecil yang beliau beri nama "Anasyid Madrasiah"—sebuah usaha untuk menjaga agar nyanyian hati itu tak benar-benar hilang.

Namun ternyata tantangannya belum selesai. Meski kitabnya sudah ada, irama nasyidnya sudah tak lagi diingat oleh banyak orang. Guru-guru bingung bagaimana cara mengajarkannya, dan murid-murid pun tak tahu harus melagukannya seperti apa.

Dari kegelisahan itulah, Ibu Syarifah Zahrah bin Yahya, istri dari Almarhum Habib Saggaf, mencoba mencarikan jalan. Beliau tahu, kalau hanya teks, itu belum cukup. Maka muncullah inisiatif untuk membuat versi musik dan teks yang bisa digunakan sebagai panduan.

Tujuannya sederhana: agar para guru mudah mengajarkan, dan murid-murid bisa kembali menyanyikannya dengan gembira.

Karena ini bukan hanya tentang lagu. Ini tentang warisan. Tentang identitas. Tentang rasa memiliki terhadap Alkhairaat.

Semoga dengan hadirnya irama dan suara, nasyid-nasyid Madrasiah kembali hidup. Kembali terdengar dari kelas-kelas kecil di pelosok, dari bibir-bibir mungil yang penuh semangat. Dan semoga, pelajaran An-Nagham kembali menjadi ruang di mana syair-syair penuh makna ini tumbuh subur dalam hati para murid Alkhairaat.

Aamiin.


Undangan terbuka untuk Abnaul Khairaat..
07/04/2025

Undangan terbuka untuk Abnaul Khairaat..





06/04/2025

GURU TUA, LENTERA YANG TAK PERNAH PADAM.
Ayo Hadiri Haul Guru Tua ke-57, Sabtu 12 April 2025 di Alkhairaat Pusat Palu, Jalan SIS Aljufri Palu Sulawesi Tengah




Merah Putih di Dadaku, Indonesia di Jiwaku"Tiap Bangsa memiliki Simbol Kemuliaan, dan Simbol Kemuliaan kami adalah 𝗠𝗲𝗿𝗮𝗵...
05/04/2025

Merah Putih di Dadaku, Indonesia di Jiwaku

"Tiap Bangsa memiliki Simbol Kemuliaan, dan Simbol Kemuliaan kami adalah 𝗠𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗣𝘂𝘁𝗶𝗵" [ Bait syair Guru Tua ]

Syair ini bukan sekadar untaian kata dari seorang ulama besar. Ia adalah gema dari hati seorang pejuang sejati—Guru Tua, Habib Idrus bin Salim Aljufri. Ulama yang tak hanya mengajarkan tauhid dan akhlak, tetapi juga menanamkan cinta tanah air dalam-dalam ke dada murid-muridnya.

Merah Putih—bukan hanya sehelai kain. Ia adalah darah dan tulang dari para pejuang. Ia adalah peluh petani, jerih payah nelayan, doa-doa ulama, dan tangis para ibu yang kehilangan anaknya demi merdeka.

Wahai anak anak Alkhairaat, bangkitlah!
Lihatlah ke langit dan saksikan Merah Putih berkibar. Di sanalah harga dirimu. Di sanalah semangat juangmu. Jangan pernah biarkan api nasionalisme itu padam, apalagi digantikan oleh egoisme, kebencian, atau perpecahan.

Guru Tua mengajarkan bahwa mencintai Indonesia adalah bagian dari iman. Negeri ini adalah amanah. Ia bukan hanya tempat tinggal kita—ia adalah rumah, kehormatan, dan masa depan.

Jangan kau tanya apa yang telah negeri ini berikan padamu. Tapi tanyakan, apa yang telah kau berikan untuk merah putih itu?

Ilmumu, baktimu, jiwamu—semua adalah bagian dari perjuangan. Tak harus mengangkat senjata, cukup dengan menjadi pemuda yang jujur, pekerja yang tangguh, guru yang sabar, pemimpin yang amanah.

Bangkitlah!
Bangun negeri ini bukan hanya dengan suara, tapi dengan karya.

Cintailah negeri ini bukan hanya dengan kata, tapi dengan kesetiaan.

Karena simbol kita adalah Merah Putih, dan Merah Putih akan terus berkibar selama semangat anak bangsa tetap berkobar.

[ Kominfo PB Alkhairaat ]

05/04/2025
Habib Idrus bin Salim Aljufri, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua, adalah ulama besar yang memiliki peran penting ...
04/04/2025

Habib Idrus bin Salim Aljufri, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua, adalah ulama besar yang memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya melalui pendidikan dan dakwah Islam. Beliau datang ke Palu pada tahun 1930-an dan mendirikan Madrasah Alkhairaat, yang kemudian berkembang menjadi jaringan pendidikan Islam terbesar di kawasan timur Indonesia.

Sebagai seorang pendidik dan pemimpin spiritual, Guru Tua tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, persaudaraan, dan cinta tanah air. Melalui pendidikan, beliau berusaha membangun generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki wawasan luas.

Julukan “Sang Fajar dari Timur” disematkan kepada beliau karena kehadirannya membawa cahaya perubahan dan kebangkitan bagi masyarakat Sulawesi Tengah dan sekitarnya, terutama dalam bidang pendidikan dan sosial keagamaan. Warisan beliau terus hidup hingga kini, dengan Alkhairaat menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka di Indonesia timur.





Address

Jalan Sis Aljufri
Palu
94221

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pengurus Besar Alkhairaat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share