Ponpes Ibrohimiyyah Brumbung

Ponpes Ibrohimiyyah Brumbung Lembaga Yayasan Pondok Pesantren tertua di wilayah mranggen yang didirikan oleh Syeh KH. Ibrohim Yahya

29/12/2022

Terima kasih banyak untuk orang yang baru-baru ini berinteraksi dengan saya. Jangan lupa share agar konten-konten baik semakin tersebar ๐Ÿ™๐Ÿป

Mas Had, Tomo Jayaa, Udin, Ahmad Zaini, Sak Karepmu Karepmu, Sahal Arifin, Muhammad Tibul, Septyan Awal, Ahmad Taufik, Madu Hutan/Madu Sarang, Syahrull Muwwafidd, Muhamad Aqil, Nurul Azkiyah, Ahmad Rekhann, Mazt Dimas, Hasan Mahmod, Kres Na, Nauval Dwi, Ali Shodikin Shodikin, Cholis Abdurrahman, Saeroni Saeroni, Rusman Bin Raden, Alan Maulana, Umi Kulsum, Taufikri Marko, เธฃเธฒเธŸเธฅเธต, Ghazali Afiff, Zada, Shofwan, Nu, Yuris Yuris, Fia Na, Surwandi Mbilo Kaleh, Muhammad Alif, ุฎูŠุฑ ุงู„ู‡ุฏู‰, Jackko Jackko, Lutfi Kutil, Achmad Mustain, Luthfisahal, Yazid Arzaq, Ahmad Hanif, Ahmad S, Alby Lutfi, Nur Khafidzin, Pptq Khidmah Qur An, Angel Arrusdy, Nastainu Tainu, Huda Alam, Martono, Aisyah Azzahra

27/12/2022

JANGAN MENJADIKAN ORANG FASIK SEBAGAI SAKSI PERNIKAHAN | RESEP MENYELENGGARAKAN PESTA PERNIKASHAN

Cuplikan kajian al-ibriz yang menerangkan tentang tingkatan-tingkatan orang fasik. Diantara keterangan disebutkan bahwa : sebaiknya mengundang tamu banyak sebagai saksi pernikahan agar pernikahan tersebut terhindar dari saksi yang fasik. Simak kajian lengkapnya : https://youtu.be/teiUupI1-WE

25/12/2022

KELICIKAN KAUM YAHUDI | KELAKUAN ORANG JAWA YANG MENYERUPAI KAUM YAHUDI | Tafsir al-Ibriz
_____
Adalah cuplikan kajian ahad pagi tentang kelicikan kaum yahudi yang mencoba memalsukan Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai bahan candaan. Ironisnya hal tersebut justru ditiru oleh orang jawa pada masa sekarang. naudzubillah min dzalik.

Full Live kajian : https://youtu.be/66H4tuDpj1U

23/12/2022

Kendalikan NAFSUMU!!! | Ihya' Ulumuddin | KH. Imam Suyuti

Manusia kalau syahwatnya sudah menguasai, maka setengah akalnya akan dikuasai nafsu!!! Hati-hati, jangan pernah mendekati zina!!!

Kutipan pengajian ihya' ulumuddin : https://youtu.be/NhECtJ9-xvk

โ€ขโ€ขโ€ขุนู† ุฃุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠูŽู‚ููˆู„ู:((ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุจู’ุณูŽ...
05/05/2022

โ€ขโ€ขโ€ข
ุนู† ุฃุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠูŽู‚ููˆู„ู:((ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุจู’ุณูŽุทูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูููŠ ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ูŠูู†ู’ุณูŽุฃูŽ ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุฃูŽุซูŽุฑูู‡ู ููŽู„ู’ูŠูŽุตูู„ู’ ุฑูŽุญูู…ูŽู‡ู))ุŒ ุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ.

Dari Abu Hurairah radiyallahu โ€˜anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œSiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaknya ia menyambung silaturrahminya (dengan kerabat).โ€

Hadis ini dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari (5985), dan al-Baihaqi dalam Syuโ€™abul Iman (7571). Selain diriwayatkan oleh Abu Hurairah, hadis ini juga diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik, yang dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari (2067) dan Imam Muslim (2557), Abu Dawud (1695), dan Ibnu Hibban (439).

Hadis ini memaparkan tentang anjuran untuk melakukan silaturrahmi dan secara spesifik membahas terkait keutamaan menyambung tali silaturrahmi, yaitu dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan usianya.

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ุฃูŽู†ู’ ูŠูุจู’ุณูŽุทูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูููŠ ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ู

โ€œDilapangkan rezekinya.โ€

Secara eksplisit, maknanya adalah dilapangkan rezekinya secara hakiki. Maksudnya, rezeki yang sedikit, akan diperbanyak, rezeki yang sempit akan diperluas. Dengan demikian, makna โ€˜dilapangkanโ€™ disini adalah secara kuantitas. Sebagian ulama menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan โ€˜dilapangkan rezekinyaโ€™ adalah โ€˜diberkahiโ€™. Sebab sejatinya, yang terpenting bukan banyaknya rezeki yang dianugerahkan kepada seseorang semata, namun yang terpenting adalah kecukupan harta tersebut bagi seorang hamba, dan manfaat serta kebaikan dari rezeki tersebut.

28/09/2021

Kitab karangan Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz Yaman, tentan do'a dan dzikir yang biasa di wiridkan oleh habaib marga Ba Alawi Jual Khulasoh Al Madad An Nabawi Do'a dan Dzikir Keseharian Marga Ba Alawi

10/12/2019
โ€ข โ€ข โ€ข โ€ข โ€ข โ€ขAda beberapa ulama yang memilih untuk tidak memiliki keturunan berupa putra atau putri biologis, tapi putra-p...
05/10/2019

โ€ข โ€ข โ€ข โ€ข โ€ข โ€ข
Ada beberapa ulama yang memilih untuk tidak memiliki keturunan berupa putra atau putri biologis, tapi putra-putri ideologis.

Salah satu ulama yang masuk dalam golongan ini adalah Abu Ali al-Farisi. Nama lengkapnya Hasan Abu Ali bin Ahmad al-Farisi al-Fasawi. Beliau dilahirkan di negri Persia pada tahun 288 H. Kemudian melakukan rihlah ke kota Baghdad untuk belajar di sana pada tahun 307 H. Kemudian beliau keliling ke negara-negara lain untuk melanjutkan rihlahnya. Salah satunya adalah Syam.

Selama rihlah beliau banyak belajar kepada para ulamaโ€™, mengajar dan menjawab masalah-masalah agama. Bahkan beliau mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam sebuah kitab yang diberi nama sesuai dengan tempatnya. Seperti al-Baghdadiyat, yakni kitab yang berisi jawaban untuk pertanyaan penduduk Baghdad, al-Bashriyat, al-Halbiyat, as-Syiraziyat dan lain-lain.

Beliau hidup selama sembilan puluh tahun dan banyak menghabiskan umurnya untuk belajar dan berkarya. Karya-karya beliau dari berbagai bidang, salah satunya Ilmu Al-Quran dan ilmu bahasa Arab. Beliau tidak menikah dan tidak memiliki keturunan. Anak-cucunya hanyalah karya-karya yang mencapai 25 kitab dan sampai di tangan kita hingga sekarang. Di antaranya, al-Hujjah fi Ilalil Qiraah as-Sabโ€™u, Jawahirun Nahwu. Al-Idhah fin Nahwu, Syarh Abyatil Idhah dan lain sebagainya.

Kisah Abu Ali al-Farisi ini bukan dimaknai sebagai ajaran untuk melajang selamanya, melainkan anjuran untuk selalu berjibaku dengan keilmuan, buku-buku, karya, dan belajar dan mendahulukannya dari hal apapun. Namun ini bisa tergantung dengan kondisi dan situasi masing-masing. Jika memungkinkan untuk menikah, berkeluarga dan tetap berinteraksi dengan keilmuan, tentu ini lebih baik, bukan?
Sumber: Islami.co

Address

Mranggen

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ponpes Ibrohimiyyah Brumbung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share