09/06/2026
Kami kira sudah selesai masalahnya, ternyata belum ya?
Kami di tuduh tidak amanah dalam menyampaikan ilmu. Kami baca kitab Syifaul Qulub yang mana? Beliau baca Sifaul Qulub yg mana? Sepertinya, beliau membaca Kitab Syifaul-Qulub yg berbeda dengan kami baca.
Kitab Syifaul Qulub yg kami baca adalah Kitab Syifaul Qulub yg berada pada Kitab Jamul Jawami', atau Ulama² Aceh menyebutkan Kitab Delapan.. 😃
Jadi, dalam penuqilan kami tidak ada merubah teks (ibarat) nya. Malah kami dituduh salah menerjemahkan atau tulisan itu adalah pemahaman kami sendiri 🤣.
Jelas tertulis di kitab Syifaul Qulub "Suatu Suap Nasi". Lalu di mana kami merubah teks (ibarat) - nya? Antum jangan langsung asal menuduh ☺
Seolah² antum menuduh kami kurang teliti atau tidak amanah menyampaikan ilmu. Padahal, yg kurang teliti dan tidak amanah adalah antum. Karena asal menuduh... ☺
Ya uda gak masalah sih...
Cuma masukan dari kami antum harus lebih teliti lagi sebelum menghujjah orang lain ☺😊
Dan tolong, itu bahasa di akhir tulisan antum di revisi... Kami gak ada kepentingan apapun. Jangan antum kira kami asal²an dalam menuqil karena sebatas untuk kepentingan pribadi. Wallahi, kalau antum berfikir begitu, kami tidak ridho dunia dan akhirat.
Dan jangan cepat² menuduh orang lain tidak amanah dalam menyampaikan ilmu. Padahal diri sendiri yg kurang teliti. Nanti, akhirnya jadi malah mempermalukan diri sendiri ☺
Itu saja ...
Ahmad Yusuf Fauzi ..
09/06/2026
04/06/2026