Kamu Pasti Suka

Kamu Pasti Suka

Share

All about YPD

29/12/2025

Jempol anda tak terkendali?? Tikotokan terus?? Lupa waktu karena live shopaY?? Ataau, baca novel teruss?

Ternyata jempol kita punya pikiran gayss!

🫴 Kenapa Jempol Kita Punya "Pikiran Sendiri"?

​Pernah nggak, niatnya cuma cek jam, eh tiba-tiba sudah 30 menit berlalu sambil scroll video kucing atau gosip terbaru? Tenang, kamu nggak sendirian. Ini alasannya:

​1. Jebakan "Mesin Slot" di Kantongmu
Secara psikologi, media sosial itu mirip mesin judi. Setiap kali kamu scroll, kamu nggak tahu apa yang akan muncul berikutnya. Bisa jadi video lucu, berita sedih, atau tips berguna. Ketidakpastian ini bikin otak kamu penasaran: "Satu scroll lagi ah, siapa tahu ada yang lebih seru!"

​2. Hormon "Nagih" (Dopamin)
Setiap kali kamu melihat notifikasi atau konten yang kamu s**a, otak melepaskan sedikit Dopamin. Ini adalah hormon yang memberikan rasa senang instan. Masalahnya, efeknya cepat hilang, jadi otakmu minta "dosis" tambahan. Itulah kenapa satu video nggak pernah cukup.

​3. "Infinite Scroll" (Scroll Tanpa Ujung)
Dulu, baca koran ada halaman terakhirnya. Sekarang? Media sosial didesain tanpa tombol "Stop". Karena nggak ada jeda fisik untuk berhenti, otak kita jadi "lupa" kalau kita sudah terlalu lama di sana.

​Tips Biar Kamu Kembali "Berkuasa":

🍍​Warna Abu-Abu: Ubah layar HP-mu jadi hitam putih (Grayscale). Otak jadi kurang tertarik karena nggak ada warna-warna cerah yang menggoda.

🍒​Aturan 5 Menit: Kalau mau buka sosmed, pasang alarm. Begitu bunyi, langsung letakkan HP di ruangan lain.

🍌🍌​ 🥰🥰🥰
"Kalau kamu baca ini sampai habis, berarti kamu baru saja menang lawan algoritma!

​ **a








Photos from Kamu Pasti S**a's post 29/12/2025

Kenapa Kita Gak Pernah Cukup Makan SATU Nastar? ,🍍

​Ternyata ada alasan ilmiah dan sejarah di balik kue bulat mungil ini:

​1. Namanya Berasal dari Bahasa Belanda
Nastar adalah singkatan dari bahasa Belanda, yaitu "Ananas" (Nanas) dan "Taartjes" (Tart). Awalnya, orang Belanda di Indonesia ingin membuat pie apel, tapi karena apel sulit ditemukan saat itu, mereka menggantinya dengan selai nanas yang eksotis. Jadilah "Tart Nanas" alias Nastar!

​2. Efek Psikologi "Lumer di Mulut"
Tekstur nastar yang rapuh dan langsung hancur saat digigit memberikan sensasi sensory specific satiety yang rendah. Artinya, otak tidak merasa cepat kenyang karena teksturnya lembut, sehingga jempolmu otomatis ambil lagi, lagi, dan lagi.

​3. Simbol Keberuntungan (Hokki)
Dalam budaya Tionghoa, nastar disebut Ong Lai yang artinya "Nanas Datang", tapi pelafalannya mirip dengan kata yang berarti "Kemakmuran Datang". Makanya, nastar dianggap pembawa rezeki bagi yang menyajikannya.

​4. Rahasia Kilap yang Menggoda
Tahu gak kenapa nastar yang bagus itu mengkilap seperti emas? Rahasianya ada di olesan kuning telur yang dicampur sedikit madu atau susu cair. Secara psikologis, warna emas/kuning cerah memicu nafsu makan dan rasa bahagia.

​Tips "Kamu Pasti S**a":
🎍​Nastar Retak? Itu tandanya adonan terlalu kering atau suhu oven terlalu panas.
🎍​Nastar Glowing: Oleskan kuning telur saat kue sudah setengah matang (keluarkan sebentar dari oven, oles, lalu masukkan lagi).

​ **a

25/01/2023

Tidur itu, satu aktivitas berharga y ditunggu emak bapak ku, saat aku lagi asyiknya main di pagi buta
Yuni Ginting

Photos from Kamu Pasti S**a's post 22/03/2022

25/02/2022

Klw cmn berdua dirumah, adapun makanan pasti lupa makannya.
Tp ini, demi kebaikan.. wes harus ingat.

Want your school to be the top-listed School/college in Medan?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address

Jl. Balai Desa Sunggal
Medan