11/05/2023
𝗞𝗶𝘁𝗮 𝗔𝘁𝗮𝘂 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗟𝗮𝗶𝗻 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮 𝗡𝘆𝗮𝗺𝗮𝗻
Semua kita dan yang bernyawa pasti akan mengalami kematian, siapapun itu dan seperti apapun hebat, kaya, dan gantengnya..! Lalu, siapa yang akan merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan kematianmu kelak, engkau yang merasakannya ataukah orang-orang baik bahkan makhluk bernyawa lain yang akan merasakannya?!
Engkau bisa memilihnya, karena engkau memang diberi pilihan, dan seluruh pilihanmu itu diketahui dan berada dibawah kehendak-Nya. Allah tidak pernah menzalimi hamba-hamba-Nya sedikitpun.
Orang baik lagi beriman, akan mendapatkan kemenangan, kebahagiaan, ketenangan, dan kenyamanan dengan kematian dirinya, orang-orang baik serta makhluk disekitarnya akan merasakan kesedihan dan kerinduan mendalam karena kehilangan sosoknya di dunia.
Sebaliknya, orang yang buruk, dirinya akan merasakan penderitaan, kesedihan, dan kesengsaraan dengan kematiannya karena dia akan dihisab di alam kubur dan mempertanggungjawabkan seluruh perbuatan buruknya dihadapan Allah dan Para Malaikatnya. Dan orang-orang serta makhluk lainnya akan merasakan kebahagiaan dan ketenangan, merasa bersyukur dengan kematiannya.
Dunia ini bagi orang-orang sholih dan beriman adalah bagaikan penjara, karena senantiasa datang ujian dari Allah Ta'ala, nikmat adalah ujian yang dia tidak boleh sombong, ujub, bakhil, dan harus senantiasa berbuat kebaikan dan bersyukur dengan nikmat tersebut, dan itu berat, begitup**a musibah adalah ujian, musibah berupa kekurangan, bencana, sakit, gangguan dari orang lain dsb adalah ujian yang dia harus bersabar, ridho, tawakkal, tetap bersyukur, berbaik sangka, tidak iri-hasad, dan selalu berbuat baik sesuai dengan kemampuannya.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
Dari Abu Hurairah (W 59 H) radhiyallaahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir." (HR. Muslim 2956)
Dan tatkala kematian itu datang, Rasulullah ﷺ menggambarkan keadaan masing-masingnya, orang mukmin dan orang kafir ataupun fajir,
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ بْنِ رِبْعِيٍّ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّهُ كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرَّ عَلَيْهِ بِجِنَازَةٍ فَقَالَ مُسْتَرِيحٌ وَمُسْتَرَاحٌ مِنْهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الْمُسْتَرِيحُ وَالْمُسْتَرَاحُ مِنْهُ قَالَ الْعَبْدُ الْمُؤْمِنُ يَسْتَرِيحُ مِنْ نَصَبِ الدُّنْيَا وَأَذَاهَا إِلَى رَحْمَةِ الله وَالْعَبْدُ الْفَاجِرُ يَسْتَرِيحُ مِنْهُ الْعِبَادُ وَالْبِلَادُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ
Dari Abu Qatadah bin Rib'i Al Anshari (W 54 H) radhiyallaahu 'anhu, ia menceritakan bahwasanya Rasulullah ﷺ pernah dilewati jenazah, kemudian beliau bersabda, "Telah tiba gilirannya seorang mendapat kenyamanan atau yang lain menjadi nyaman." Para sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, apa maksud Anda ada orang mendapat kenyamanan atau yang lain menjadi nyaman?' Jawab Nabi, "Seorang hamba yang mukmin akan memperoleh kenyamanan dari kelelahan dunia dan kesulitan-kesulitannya menuju rahmat Allah, sebaliknya hamba yang jahat, manusia, negeri, pepohonan atau hewan menjadi nyaman karena kematiannya." (HR. Bukhari no. 6512 dan Muslim no. 950)
Kehidupan seperti apa yang kita inginkan, dan kematian seperti apa kelak yang akan kita alami..?! Sudah saatnya kita bertaubat dan menjadi lebih baik, siapapun dan seperti apapun kita saat ini, tentu kita ingin menjadi orang yang bahagia kelak di akhirat yang kekal, sungguh Allah Maha Penerima Taubat, Maha Pengasih, dan senang dengan hamba-hamba-Nya yang bertaubat, beriman, dan beramal sholih. Semoga Allah memberikan kehidupan yang baik untuk kita semua dan mewafatkan kita kelak dalam keadaan beriman dan husnul khotimah..
والله تعالى أعلم، وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه وسلم تسليما كثيرا.. اللهم آمين يا مجيب السائلين.
✍️ Abu Faiq Faisal Dee El-Bilbani hafizhahulláh