MT Adz Dzikri

MT Adz Dzikri

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from MT Adz Dzikri, Ahsana Regency Kav. C9A, Jalan LA Sucipto Gang XII, Blimbing, Malang.

16/08/2022

Ketika diajak menjadi panitia kajian atau kegiatan dakwah lainnya,

Kadang seenaknya saja kita berkata,

"Afwan, saya sibuk banget"

Seolah kita mengira jalan dakwah ini hanya berisi para pengangguran.-

Barakallahu fiikum

◉◉═══ ༻❀○❁○❀༺═══ ◉◉

Graha Adz Dzikri Indonesia
Jl. R. Tumenggung Suryo No. 76 - D, Malang - Jawa Timur 65122

04/08/2022

.

Bersiap Menjadi Pendidik Anak

BANYAK orang tua yang memimpikan memilki anak yang shaleh. Namun ia sendiri terus melumuri dirinya dengan dosa. Bagaimana bisa kita mengharapkan buah yang bagus dari pohon yang buruk, bukankah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya?

Tidak sedikit ibu yang berharap anak putrinya berbusana muslimah, namun ia sendiri berpakaian yang ketat dan tidak patut dipandang. Ketahulilah wahai ibu, sesungguhnya kesalehanmu menular kepada putra putrimu.

Sesungguhnya kesalehan orang tua memilki pengaruh yang sangat besar untuk buah hatinya. Dalam surah Al Kahfi Allah berfirman; “Dan orang tua mereka berdua adalah orang shaleh.“ Ibnu Katsir meriwayatkan bahwa kakek ketujuh dari mereka adalah orang yang shaleh dan memberi manfaat bagi cucunya.

Masya Allah kalau kesalehan seorang kakek saja bermanfaat untuk cucunya, maka apalagi kesalehan ayah dan ibu.

Sa’id bin Al-Musayyib pernah berkata pada anaknya,
لَأَزِيْدَنَّ فِي صَلاَتِي مِنْ أَجْلِكَ

“Wahai anakku, sungguh aku terus menambah shalatku ini karenamu (agar kamu menjadi shalih, pen.).” (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1: 467)

Begitu juga dengan kemaksiatan yang di lakukan oleh ayah dan ibu, ia akan berdampak juga kepada kebaikan keluarga. Jangan harap anak-anak akan baik jika ayah dan ibunya hobi bermaksiat. Fudhail bin Iyadh berkata, “Sesungguhnya aku bermaksiat kepada Allah, lalu aku lihat pengaruhnya pada perilaku hewan tungganganku dan pembantuku.“

Barakallahu fiikum

Jazakumullahu Khayran

◉◉═══ ༻❀○❁○❀༺═══ ◉◉

Graha Adz Dzikri Indonesia
Jl. R. Tumenggung Suryo No. 76 - D, Malang - Jawa Timur 65122

02/08/2022

Kajian Kamis, 04 Agustus 2022

06/07/2022



*Keutamaan Beramal di Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijah*

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak p**a jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak p**a jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.“

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hadits ini menunjukkan bahwa amalan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari lainnya dan di sini tidak ada pengecualian. Jika dikatakan bahwa amalan di hari-hari tersebut lebih dicintai oleh Allah, itu menunjukkan bahwa beramal di waktu itu adalah sangat utama di sisi-Nya.”

Bahkan jika seseorang melakukan amalan yang mafdhul (kurang utama) di hari-hari tersebut, maka bisa jadi lebih utama daripada seseorang melakukan amalan yang utama di selain sepuluh hari awal bulan Dzulhijah. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya, “Tidak p**a jihad di jalan Allah?” Beliau pun menjawab, “Tidak p**a jihad di jalan Allah.” Lalu beliau memberi pengecualian yaitu jihad dengan mengorbankan jiwa raga. Padahal jihad sudah kita ketahui bahwa ia adalah amalan yang mulia dan utama. Namun amalan yang dilakukan di awal bulan Dzulhijah tidak kalah dibanding jihad, walaupun amalan tersebut adalah amalan mafdhul (yang kurang utama) dibanding jihad.

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hal ini menunjukkan bahwa amalan mafdhul (yang kurang utama) jika dilakukan di waktu afdhol (utama) untuk beramal, maka itu akan menyaingi amalan afdhol (amalan utama) di waktu-waktu lainnya. Amalan yang dilakukan di waktu afdhol untuk beramal akan memiliki pahala berlebih karena pahalanya yang akan dilipatgandakan.” Mujahid mengatakan, “Amalan di sepuluh hari pada awal bulan Dzulhijah akan dilipatgandakan.”

source : Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

◉◉═══ ༻❀○❁○❀༺═══ ◉◉

*Graha Adz Dzikri Indonesia*
Jl. R. Tumenggung Suryo No. 76 - D, Malang - Jawa Timur 65122

01/07/2022

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Ingatkah bagaimana persiapan ibadah kita saat memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadhan lalu..?

Saat ini telah tiba 10 hari awal Dzulhijjah..

Hari-hari yang lebih dahsyat nilai pahalanya dari 10 hari terakhir Ramadhan, karena ini adalah hari-hari dimana seluruh amal kebaikan lebih dicintai oleh Allah..


*Kajian Spesial MT ADZ DZIKRI*

▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️

Dengan Tema :

*AMALAN - AMALAN UTAMA BULAN DZULHIJJAH*

Insya Allah :
Sabtu , 2 Juli 2022
Pukul 06.30 - selesai

Bersama:
*_al-Ustadz Abu Ghozie as-Sundawie حفظه الله_*

🕌Masjid Al Mu'minun, Jl. Mahakam ( belakang RS Lavallet )

Cp : 082331120105

(Kajian Untuk Umum)

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

DUKUNG DAKWAH MT ADZ DZIKRI
🏧 BANK BSI
| Rekening : 20.22222.775
| Atas nama : Adz Dzikri Indonesia

Konfirmasi Donasi klik link: wa.me/6281393939282

Barakallahu fiikum
-Crew Kajian -

30/06/2022



Larangan Bagi yang Hendak Berqurban

Orang yang hendak berqurban dilarang memotong kuku dan memotong rambutnya (yaitu orang yang hendak qurban bukan hewan qurbannya).

Dari Ummu Salamah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Apabila engkau telah memasuki sepuluh hari pertama (bulan Dzulhijjah) sedangkan diantara kalian ingin berqurban maka janganlah dia menyentuh sedikitpun bagian dari rambut dan kulitnya.” (HR. Muslim).

Larangan tersebut berlaku untuk cara apapun dan untuk bagian manapun, mencakup larangan mencukur gundul atau sebagian saja, atau sekedar mencabutinya. Baik rambut itu tumbuh di kepala, kumis, sekitar kemaluan maupun di ketiak (lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/376).

Apakah larangan ini hanya berlaku untuk kepala keluarga ataukah berlaku juga untuk anggota keluarga shohibul qurban?

Jawab: Larangan ini hanya berlaku untuk kepala keluarga (shohibul qurban) dan tidak berlaku bagi anggota keluarganya . Karena 2 alasan:

1. Dlahir hadis menunjukkan bahwa larangan ini hanya berlaku untuk yang mau berqurban.
2. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sering berqurban untuk dirinya dan keluarganya. Namun belum ditemukan riwayat bahwasanya beliau menyuruh anggota keluarganya untuk tidak memotong kuku maupun rambutnya. (Syarhul Mumti’ 7/529)

source: Ustadz Ammi Nur Baits

◉◉═══ ༻❀○❁○❀༺═══ ◉◉

Graha Adz Dzikri Indonesia
Jl. R. Tumenggung Suryo No. 76 - D, Malang - Jawa Timur 65122

29/06/2022

Tak Kenal Maka Tak Sayang

"Barang siapa yang mengenal Rabb-nya, niscaya ia akan mencintai-Nya dan selalu menomorsatukan apa yang ada di sisi-Nya." (Hasan Al Bashri, Adabul Hasan Al Bashri: 66)

Sudahkah Anda mengenal nama, sifat dan segala kesempurnaan Penciptamu, saudaraku?

Sulit rasanya mencintai hal yang kita tidak tahu.

source : Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah

◉◉═══ ༻❀○❁○❀༺═══ ◉◉

Graha Adz Dzikri Indonesia
Jl. R. Tumenggung Suryo No. 76 - D, Malang - Jawa Timur 65122

Follow Instagram kami :
official
dzikri.aqiqoh

https://adz-dzikri.or.id
https://sedekahtotal.com

16/06/2022

.


BERBAGI HADIAH

“Berbagi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” – Hadits Hasan (Al-Albani): Hadits Riwayat Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad 594 (الأدب المفرد).

15/06/2022

.
Datang yuk...

11/06/2022



BEBERAPA KEKELIRUAN DALAM IBADAH QURBAN

1. Tidak memenuhi adab penyembelihan

Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَةَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

“Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat baik terhadap segala sesuatu. Jika kalian hendak membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian hendak menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan senangkanlah hewan yang akan disembelih.” (HR. Muslim, no. 1955,

Bab “Perintah untuk berbuat baik ketika menyembelih dan membunuh dan perintah untuk menajamkan pisau”).
Yang dimaksud menyenangkan hewan yang akan disembelih ada beberapa bentuk yang dicontohkan oleh Imam Nawawi rahimahullah:

a. Menajamkan pisau sehingga hewan cepat untuk menyembelih.
b. Dianjurkan tidak mengasah pisau di hadapan hewan yang akan disembelih.
c. Tidak boleh menyembelih hewan lantas ditonton oleh hewan lainnya.
d. Tidak boleh melewatkan hewan yang akan disembelih di tempat penyembelihannya. (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, 13:98)

_*2. Memanfaatkan hasil qurban untuk dijual dan sebagai upah bagi tukang jagal*_

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَاعَ جِلْدَ أُضْحِيَّتِهِ فَلاَ أُضْحِيَّةَ لَهُ

“Barangsiapa menjual kulit hasil sembelihan qurban, maka tidak ada qurban baginya.” (HR. Al-Hakim. Beliau mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 1088).

_*3. Orang yang berqurban dan yang menyembelih qurban tidak shalat.*_

Karena orang yang tidak shalat amalan qurbannya tidak diterima. Sedangkan untuk menyembelih qurban haruslah seorang muslim yang mengerjakan shalat.

Want your school to be the top-listed School/college in Malang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address

Ahsana Regency Kav. C9A, Jalan LA Sucipto Gang XII, Blimbing
Malang
65135

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00