22/05/2026
AI bukan lagi tools yang hanya bisa diakses perusahaan besar.
Anthropic baru saja meluncurkan “Claude for Small Business”, AI yang dirancang untuk membantu UMKM bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih adaptif di tengah era yang penuh uncertainty.
Menariknya, Claude tidak hanya hadir sebagai chatbot. AI ini bisa langsung terhubung dengan tools yang sudah sering digunakan bisnis sehari-hari, seperti Canva, Google Workspace, dan masih banyak lagi.
Claude juga dilengkapi dengan:
* 15 workflow siap pakai
* 15 skill khusus untuk UMKM
* workflow untuk finance, marketing, operasional, HR, customer service, dan lainnya
Mulai dari memantau cash flow, membuat laporan bulanan, menganalisis bisnis, sampai membantu campaign marketing — semuanya bisa dibantu dengan AI.
Ini menunjukkan satu hal penting, yaitu di era sekarang, keunggulan bisnis bukan lagi hanya tentang siapa yang punya resource terbesar. Tapi siapa yang paling cepat belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi.
Karena bisnis masa depan bukan hanya soal bekerja lebih keras, tapi bekerja lebih cerdas dengan teknologi.
Sudah siap mulai adaptasi AI dalam bisnismu?
Ikuti Jagoan Data untuk insight dan analisis singkat seputar ekonomi data teknologi dan AI.
12/05/2026
Akses informasi yang cepat dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat di lapangan.
Melihat tantangan aksesibilitas informasi yang masih dihadapi petugas lapangan pertanian di Kabupaten Ngawi,
Kabupaten Ngawi berkolaborasi dengan Jagoan Indonesia mengembangkan SIKETAN (Sistem Informasi Kegiatan Penyuluhan Pertanian) di platform aplikasi mobile untuk mempermudah akses data dan informasi pertanian.
Mulai dari informasi kegiatan, data pertanian, hingga berita lapangan kini dapat diakses lebih praktis melalui satu aplikasi.
Dengan pengalaman penggunaan yang lebih sederhana dan ramah pengguna, segala informasi dalam SIKETAN diharapkan dapat mendukung aktivitas penyuluh agar lebih efektif dan efisien di lapangan.
Swipe to explore the platform 👆
Ikuti Jagoan Data untuk insight dan analisis singkat seputar ekonomi data teknologi dan AI.
30/04/2026
Pengelolaan data yang masih terfragmentasi sering kali membuat pengambilan keputusan dan penanganan di lapangan menjadi lambat serta kurang akurat.
Berdasarkan kajian yang dilakukan Jagoan Indonesia memberikan solusi kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi atas kebutuhan data terintegrasi di data Infrastruktur daerah. Jagoan Indonesia menghadirkan solusi Formulir Pelaporan Infrastruktur Kabupaten Ngawi yang terintegrasi dengan Dashboard Kepala Daerah. Data distandardisasi melalu input data yang terpusat satu pintu. Integrasi seluruh jenis data tiap bagian Infrastruktur daerah.
Solusi ini menciptakan sistem terpadu yang mengintegrasikan data kondisi lapangan secara real-time ke dalam satu sistem terpusat.
Kini informasi teknis beserta titik koordinat tidak lagi sekadar menjadi arsip laporan melainkan menjadi instrumen strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih presisi terukur dan berdampak.
Ikuti Jagoan Data untuk insight dan analisis singkat seputar ekonomi, data, teknologi dan insight inovasi lainnya.
04/03/2026
Data IMDI Jawa Timur 2024 menunjukkan capaian pilar yang variatif: Infrastruktur dan Ekosistem (75.8), Keterampilan Digital (63.4), Pemberdayaan (31.4), dan Pekerjaan (49.1).
Distribusi kategori wilayah didominasi oleh 21 daerah "Sangat Tinggi" dan 12 daerah "Tinggi", dengan Kota Malang mencatatkan pertumbuhan tren yang positif.
Secara teoritis, kondisi ini selaras dengan Teori Human Capital, yang menyatakan bahwa investasi pada keterampilan digital dan infrastruktur merupakan penggerak utama produktivitas ekonomi di era informasi.
Dashboard ini memberikan manfaat strategis bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai instrumen Evidence-Based Policy.
Data ini memungkinkan pemerintah melakukan pemetaan wilayah secara presisi untuk mengatasi ketimpangan digital (digital divide), khususnya pada pilar Pemberdayaan yang masih rendah.
Dengan visualisasi real-time ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat mengalokasikan anggaran dan program literasi digital secara lebih tepat sasaran guna mempercepat transformasi ekonomi digital di seluruh kabupaten/kota.
Ikuti Jagoan Data untuk insight dan analisis singkat seputar ekonomi, data, teknologi, dan AI.
27/01/2026
Bank Indonesia kini tak lagi sekadar penjaga inflasi. Lewat QRIS dan BI-FAST, jutaan pelaku ekonomi informal berhasil masuk ke sistem keuangan formal. Hasilnya, stabilitas makro tetap terjaga, sementara inklusi keuangan tumbuh hingga ke akar rumput.
Dalam kajian ekonomi kelembagaan, kunci kemajuan ada pada institutional credibility: independen, tapi mampu berkoordinasi.
Di titik ini, penunjukan Thomas Djiwandono bisa menjadi momentum, yakni dimana kedekatan dengan pemerintah harus memperkuat koordinasi, tanpa mengorbankan prinsip kebijakan yang berbasis aturan.
Arah ke Depan:
BI perlu semakin percaya diri memperkuat forward guidance. Komunikasi kebijakan yang jernih, terukur, dan konsisten adalah kunci untuk meredam spekulasi pasar sebelum gejolak muncul. Di saat yang sama, pengelolaan cadangan devisa harus terus disiplin sebagai strategic buffer menghadapi ketidakpastian global.
Dengan langkah-langkah ini, BI bukan hanya menjaga stabilitas hari ini, tetapi juga membangun fondasi kepercayaan jangka panjang, agar sistem keuangan Indonesia tetap tangguh, inklusif, dan relevan di tengah perubahan dunia yang cepat.
Ikuti Jagoan Data untuk insight dan analisis singkat seputar data, teknologi, dan AI.
Referensi: Medium - Menjaga Irama di Tengah Badai: Harapan pada Thomas Djiwandono dan Independensi Bank Indonesia (Dias satria, PhD - Universitas Brawijaya)
23/01/2026
Di panggung global dalam agenda World Economic Forum 2026,
Elon Musk dan Donald Trump sama-sama berbicara tentang masa depan.
Namun, yang mereka maksud dengan “masa depan” tidak sepenuhnya sama.
Musk melihat teknologi sebagai alat untuk memperluas kemungkinan umat manusia:
dari energi berlimpah, otomatisasi kerja, hingga masa depan lintas planet.
Trump memandang negara sebagai benteng utama:
pelindung kepentingan nasional, stabilitas ekonomi, dan kekuatan geopolitik hari ini.
Menariknya, ada juga titik temu di antara keduanya:
AI sebagai aset strategis, energi sebagai infrastruktur kekuasaan, dan keyakinan bahwa regulasi berlebihan dapat menghambat daya saing.
Perbedaannya bukan soal siapa yang benar.
Melainkan soal titik berangkat dan arah.
Apakah masa depan lebih dibentuk oleh kolaborasi teknologi global,
atau oleh kompetisi geopolitik antarnegara?
Dan di tengah dua visi besar ini,
di mana posisi publik dan masyarakat global?
Diskusi ini bukan hanya tentang Amerika.
Ini tentang model masa depan dunia yang sedang kita bangun bersama.
Pendapat Anda ada di titik yang manakah?
Sumber:
1. LIVE: Elon Musk speaks at World Economic Forum 2026 in Davos - Youtube AssociatedPress
2. LIVE: Trump speaks at World Economic Forum 2026 in Davos (full speech) - Youtube AssociatedPress
17/12/2025
Kamis, 17 Desember 2025 - Telah dilaksanakan Paparan Satu Data Kabupaten Ngawi bersama Bupati Ngawi dan jajaran, membahas pemanfaatan data terpadu untuk mendukung pengambilan kebijakan daerah.
Agenda ini menyoroti penyajian data kemiskinan, infrastruktur, dan pertanian sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih terarah.
Melalui inisiatif Satu Data, Pemerintah Kabupaten Ngawi saat ini mendorong koordinasi lintas sektor berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas kebijakan dan layanan publik Kabupaten Ngawi.
24/11/2025
Pada hari Jumat, 21 November 2025, telah dilaksanakan kegiatan Paparan Laporan Akhir Roadmap Ekonomi Kreatif Kabupaten Pasuruan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan arah pengembangan ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pandangan berbagai pihak terkait dalam memperkuat fondasi pengembangan ekonomi kreatif Kabupaten Pasuruan ke depan.
Dalam sesi pemaparan, disampaikan garis besar hasil akhir penyusunan roadmap yang menegaskan pentingnya penguatan potensi kreatif lokal, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif.
Dalam forum paparan juga menyoroti perlunya integrasi program, penguatan data, serta sinergi antar-pemangku kepentingan agar pengembangan ekonomi kreatif Kabupaten Pasuruan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
04/11/2025
Selasa, 4 November 2025 — Bappelitbangda Kabupaten Pasuruan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor dalam pembahasan Laporan Antara Kajian Roadmap Ekonomi Kreatif.
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk memperkuat arah pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal daerah.
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kominfo, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Bidang Kebudayaan).
Partisipasi lintas OPD ini menunjukkan komitmen bersama untuk mengorkestrasi potensi ekonomi kreatif dalam satu visi pembangunan daerah.
Tidak kalah penting, hadir p**a perwakilan Komunitas Pasuruan Creative Network sebagai representasi pelaku kreatif daerah.
Sinergi antara pemerintah dan komunitas menjadi langkah strategis untuk memastikan roadmap ini tidak hanya berbasis kebijakan, tetapi juga berpijak pada realitas ekosistem kreatif yang tumbuh di antara masyarakat Kabupaten Pasuruan.